Breaking News
light_mode

Agustus 2019, Pendopo Bupati Sintang Dipastikan Rampung, Ini 5 Poin Rekomendasi BPCB Kaltim

  • calendar_month Kam, 17 Jan 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Balai Pelestarian dan Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Timur merekomendasikan 5 poin penting yang harus dilakukan dalam melakukan pembangunan eks residence Pendopo Bupati Sintang.

Berikut 5 poin rekomendasi Balai Pelestarian dan Cagar Budaya Kalimantan Timur:

  • Keaslian Bahan
  • Bentuk
  • Tata Letak
  • Gaya Arsitektur
  • Teknologi Pengerjaan

“Bahan dan tata letaknya harus sesuai dengan asalnya. Pentingnya adalah bentuk. Karena wajib kembali ke bentuk asalnya, atau bentuk pertama kali didirikan tahun 1823 silam,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Wilayah Permukiman Sintang, Zulkarnaen saat ditemui Lensakalbar.com, diruang kerjanya, Kamis (17/1/2019).

Kendalanya hanya bahan material bangunan itu. Karena harus menggunakan kayu jenis Belian. Sementara kayu tersebut dilindungi oleh Undang-undang.

“Di Sintang masih banyak kayu Belian. Tapi tidak boleh sembarangan menebangnya. Makanya kita juga sudah melakukan koordinasi secara intens dengan kepolisian terkait bahan material bangunan eks residence Pendopo Bupati Sintang itu,” katanya.

Selain itu. Zulkarnaen mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Sintang sedang melakukan proses lelang. Pagu yang disediakan sebesar Rp4,950 Miliar bersumber dari Dana Alokasi Umum  (DAU). Ditargetkan bulan Agustus 2019 proses pengerjaan bangunan itu rampung 100 persen dibangun.

“Instruksi Bupati bulan Agustus harus selesai bangunan utamanya. Sehingga segala kegiatan kenegaraan dapat dilaksanakan di bangunan tersebut,” tuturnya.

Seperti diketahui, bangunan eks residence Pendopo Bupati Sintang didirikan sejak tahun 1823 silam. Tidak ada perubahan dari pertama kali didirikan hingga sesudah terbakar.  Olehkarenanya, Bupati Sintang juga bertekad mengembalikan bangunan itu ke bentuk asalnya.  Sehingga tidak menghilangkan bangunan bersejarah yang ada di Bumi Senentang.

“Itu adalah salah satu bagunan cagar budaya yang ada di Sintang,” ucap Zulkarnaen. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Resmikan 24 Ruas Jalan di Kalbar

    Presiden Jokowi Resmikan 24 Ruas Jalan di Kalbar

    • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Presiden Joko Widodo meresmikan 24 ruas jalan di Provinsi Kalimantan Barat yang dipusatkan di Kabupaten Mempawah, Rabu (20/3/2024). Jalan- jalan tersebut merupakan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Kalimantan Barat saya nyatakan telah […]

  • Lim Hie Soen Komitmen Jaga Amanah Rakyat

    Lim Hie Soen Komitmen Jaga Amanah Rakyat

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, resmi dilantik. Salah satu anggota DPRD yang dilantik yakni Lim Hie Soen. Pelantikan berlangsung pada Senin (9/9/2019) di Ruang Rapat Gedung DPRD Kabupaten Sintang. Usai dilantik, politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Sintang, khususnya Dapil Sintang […]

  • Pelayanan Publik di Sintang Masuk Zona Merah

    Pelayanan Publik di Sintang Masuk Zona Merah

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Kalbar menilai, pelayanan publik di Kabupaten Sintang masuk Zona Merah. Dari 13 dinas, hanya satu dinas yang masuk Zona Kuning, yakni Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). “Prouk pelayanan publik yang dinilai terdiri atas 50 iten. Nilai rata-ratanya 39,28,” kata Asisten Muda Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan […]

  • KB 1 E Lewati Jembatan Darurat yang Memprihatinkan

    KB 1 E Lewati Jembatan Darurat yang Memprihatinkan

    • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi persoalan utama yang harus diatasi selama masa pemerintahan Bupati Sintang, Jarot Winarno dan Wakil Bupati Sintang, Askiman. Persoalan itu bukan baru kali pertama datangnya. Tapi sudah dari pemerintahan sebelumnya. Sayangnya belum dapat diatasi secara maksimal. Harapan masyarakat ingin memiliki infrastruktur jalan dan jembatan yang representatif seakan tidak […]

  • Mempawah Gelar Gerakan Pangan Murah, Harga Beras 5 Kg Rp63 Ribu

    Mempawah Gelar Gerakan Pangan Murah, Harga Beras 5 Kg Rp63 Ribu

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman DPKPP, Sabtu (30/8/2025), sebagai upaya menjaga stabilisasi harga dan pasokan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat. Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional serentak di 7.825 kecamatan se-Indonesia, yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Di […]

  • Siap Amankan Kedatangan Jokowi di Bumi Galaherang

    Siap Amankan Kedatangan Jokowi di Bumi Galaherang

    • calendar_month Rab, 4 Okt 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Persiapan penyambutan kedatatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Bumi Galaherang (Kabupaten  Mempawah-red) terus dilakukan aparat hukum. Agendanya, melakukan ground breaking Pelabuhan Internasional Kijing disertai peringatan Hari Pangan Sedunia. Komandan Kodim 1201/Mpw, Letkol Infantri Win Nindar menjelaskan, personelnya telah siap melakukan pengamanan terhadap kunjungan Presiden Jokowi ke Kabupaten Mempawah yang dijadwalkan pada 19 […]

expand_less