Breaking News
light_mode

RAPBD, KPK Ingatkan 14 Kabupaten/Kota di Kalbar Tepat Waktu dan Sesuai Aturan

  • calendar_month Sen, 15 Jul 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Perwakilan Tim Korsupgah KPK RI, Tri Budi Rochmanto mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban untuk melaksanakan rencana aksi di 8 fokus area antara lain, terkait perencanaan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, tata kelola dana desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah.

Ihwal tersebut sebagai bentuk  tindaklanjut komitmen awal Pemerintah Daerah se-Provinsi Kalbar pada tanggal 8 Maret 2018.

“Program pencegahan korupsi ini tidak akan terlaksana dengan optimal tanpa adanya kerjasama dan komitmen yang kuat dari para pimpinan daerah. Kami meyakini Pemerintah Kabupaten Mempawah sangat serius dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi,” ujarnya, Senin (15/7/2019).

Budi menyampaikan beberapa hal yang terkait dengan pencegahan korupsi misalnya, dalam proses penganggaran APBD, harus sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan. Contoh hal-hal yang sering dilakukan oleh pemerintah daerah baik eksekutif maupun legislatif, bahwa pokok pikiran DPRD bukan tidak boleh, tetapi harus sesuai dengan jadwal yang harus disampaikan kepada pemerintah daerah sebelum RAPBD terbentuk.

“Ini yang menjadi persentase kami, karena ada beberapa pemerintah daerah kami monitoring prosesnya terlambat dan menurut peraturan itu tidak boleh, tentunya di Kabupaten Mempawah ini kami yakin Ketua DPRD beserta anggotanya melaksanakan aturan sesuai dengan perundang-undangan,” harapnya.

Budi meyakini seluruh pejabat daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah telah membentuk komitmen tersebut. Namun, menurutnya tetap dibutuhkan profesionalisme dari ASN dan integritas dari sistem dalam pelaksanaannya.

“Integritas dari sistem tidak hanya berbentuk aplikasi semata, melainkan dapat diterapkan pada seluruh aturan-aturan yang ada secara berintegritas tanpa negoisasi. Partisipasi dari masyarakat juga sangat diperlukan sebagai masukan yang harus dipandang positif,” pungkasnya. (Syf/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga dan Lindungi Anak-anak dari Narkoba

    Jaga dan Lindungi Anak-anak dari Narkoba

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 di Kabupaten Mempawah dipusatkan di Aula Kantor Bupati Mempawah, Rabu (26/6/2019) pagi. Dihadiri Bupati Mempawah, Hj Erlina, Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad pagi, Kepala BNN Kabupaten Mempawah, A H Daulay, forkopimda, kepala SKPD serta tamu undangan. Erlina mengungkapkan, hingga saat ini praktek peredaran dan penyalahgunaan narkotika […]

  • Ini Tiga Zona Penanganan Rabies di Sintang…

    Ini Tiga Zona Penanganan Rabies di Sintang…

    • calendar_month Rab, 5 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan Kabupaten Sintang membagi tiga zona dalam penanganan kasus rabies. Ketiga zona tersebut adalah: Zona Tertular Zona Terancam Dan, Zona Bebas “Desa yang kita indikasikan tertular itu desa yang positif. penangannya tim kita langsung bergerak ke lapangan, targetnya 100 persen harus divaksin,” kata Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Dinas Pertanian […]

  • Ini Bagian Terpenting dari Konsep Desa Mandiri

    Ini Bagian Terpenting dari Konsep Desa Mandiri

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Indikator Desa Mandiri mencapai 68 item. Apapun itu, terpenting bagaimana agar program ini dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat di desa bersangkutan. “Tujuan utama dari Desa Mandiri itu bisa berdiri di atas kakinya sendiri,” kata Abdul Razak, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senin (1/4/2019). Konsep Desa Mandiri, di antaranya mesti memiliki Badan Usaha […]

  • PMI untuk Kemanusiaan

    PMI untuk Kemanusiaan

    • calendar_month Kam, 15 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan suatu organisasi tertua di Indonesia. Kiprahnya, tidak tidak melibatkan diri atau berpihak pada golongan politik, ras, suku ataupun agama tertentu. Dalam pelaksanaannya tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya. Organisasi yang netral dan independent ini, melakukan kegiatannya demi kemanusiaan, kesukarelaan, […]

  • Bupati Erlina Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Beras di Kecamatan Toho

    Bupati Erlina Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Beras di Kecamatan Toho

    • calendar_month Kam, 29 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina kembali menyerahkan Bantuan Cadangan Pangan Beras Pemerintah Tahun 2024 untuk masyarakat di Kecamatan Toho, Kamis (29/2/2024). Bupati Erlina mengatakan bahwa, bantuan berupa beras 10kg yang diserahkan merupakan upaya pemerintah dalam membantu masyarakat ditengah kondisi kenaikan harga barang pokok terutama beras karena terdampak inflasi. “Penyerahan bantuan pangan ini merupakan antisipasi […]

  • Gelar Rapat Paripurna, 8 Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2021

    Gelar Rapat Paripurna, 8 Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2021

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang menggelar Rapat Paripurna ke-5 Masa Sidang II dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Sintang Terhadap Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2021, Rabu (6/7/2022). Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sintang inipun dipimpin Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Heri Jambri dan […]

expand_less