Breaking News
light_mode

PSL Dimulai, 41 Pemilih di TPS 01 Nanga Payak Golput

  • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar –  Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) untuk surat suara Pilpres sudah dilaksanakan di empat TPS  yang berada di Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, Kamis (25/4/2019).

Berdasarkan informasi yang diterima Lensakalbar.com, bahwa TPS 03 dan 04 Desa Jaya Sakit yang berada di Kayan Hilir, berlangsung aman tanpa ada hambatan. Begitu juga dengan TPS 01 Desa Nanga Payak dan TPS 03 Desa Nanga Tonggoi Kecamatan Kayan Hulu.

Komisioner Bawaslu Sintang, Romadhon yang hadir langsung di Kecamatan Kayan Hilir untuk memantau pemilihan lanjutan tersebut mengatakan, bahwa pemungutan lanjutan dimulai pada pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 13.00 WIB.

“Kita tetap sesuai dengan prosedurnya. Selesai pemungutan suara langsung dilakukan penghitungan surat suara,” ujarnya.

Romadhon juga mengatakan, bahwa semua proses pemilihan lanjutan berjalan aman dan damai sesuai yang diharapkan. “Tak ada kendala yang berarti dihadapi saat pencoblosan berlangsung,” ujarnya.

Tak hanya itu, Romadhan juga mengakui, bahwa partisipasi masyarakat cukup tinggi di pemilihan lanjutan ini. Meski ada beberapa yang tak datang untuk mencoblos.

“Untuk di TPS 03 sesuai yang di DPT yakni 100 datang semua memberikan hak suaranya. Sementara untuk TPS 04, ada 141 DPT. Tapi ada tiga orang yang tidak datang. Itu pun dikarenakan pemilih sudah pindah,” jelasnya.

Dengang tingginya antusias di pemilihan lanjutan ini pula, Romdahon menilai bahwa partisipasi masyarakat sangat baik.

“Tentu kita apresisasi dengan antusias masyarakat di sini. Meski ini pemilihan lanjutan, semangat mereka untuk memberikan hak suaranya tak sedikitpun berkurang,” pungkasnya.

Terpisah, Komisioner KPU Sintang, Edy Susanto mengatakan PSL di Kecamatan Kayan Hulu berjalan aman dan damai.“Antusias masyarakat juga sama tingginya waktu Pemilu 17 April lalu. Masayarakat setempat tidak mempersoalkan PSL ini,” ujarnya.

Hanya saja, untuk di TPS 01 Nanga Payak Kecamatan Kayan Hulu ini, masyarakat yang tak mengunakan hak pilihnya lebih banyak dibandingkan di Kayah Hilir, yakni sekitar 41 orang.

“DPT di TPS 01 Nanga Payak ada 175 terdiri dari perempuan 89, laki-laki 86. Yang mengunakan hak pilihnya hanya berjumlah 134. Yang tak mengunakan hak suaranya informasi dari masyarakat, mereka tak ada di tempat,” jelasnya.

Sementara untuk TPS 03 Desa Nanga Tonggoi, Kecamatan Kayan Hulu diakui Edy, 100 persen mengunakan hak pilih mereka. “DPT 116, semuanya memberikan hak suara mereka,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Pemkab Mempawah Gelar Operasi Pasar di Desa Bukit Batu

    Sambut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Pemkab Mempawah Gelar Operasi Pasar di Desa Bukit Batu

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam upaya mengendalikan inflasi menjelang perayaan Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama Kejaksaan Negeri Mempawah menggelar Operasi Pasar di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Senin (16/12/2024). Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa operasi pasar ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada […]

  • 50 Warga Sintang Dirawat di RSJ Singkawang

    50 Warga Sintang Dirawat di RSJ Singkawang

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Sosial Kabupaten Sintang meminta masyarakat tidak segan untuk membawa berobat kerabat atau siapa saja yang mengalami gangguan jiwa. Sebab tidak perlu khawatir, karena biaya perawatan maupun perobatannya akan ditanggung Negara maupun Daerah. Asalkan memiliki dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga. “Biayanya gratis,” kata Plt Kepala Dinas Sosial Sintang, Henri Harahap, Jumat […]

  • Pembelajaran Tatap Muka di Kelas Bisa di Rumah

    Pembelajaran Tatap Muka di Kelas Bisa di Rumah

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meskipun belum secara keseluruhan, proses pembelajaran tatap muka di kelas untuk tingkat SD dan SMP di Kota Pontianak masih berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Siswa yang hadir juga dibatasi jumlahnya. Kegiatan pembelajaran di kelas juga disiarkan secara daring atau online melalui perangkat agar bisa diikuti siswa yang memilih belajar dari rumah. […]

  • Kalimantan Dipersatukan dengan Udara

    Kalimantan Dipersatukan dengan Udara

    • calendar_month Sel, 19 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Salah satu Nawacita Presiden – Wakil Presiden RI, Joko Widodo – Jusuf Kalla adalah konektivitas. Olehkarenannya, Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi berkomitmen untuk menghubungkan satu daerah ke daerah lainnya. Salah satunya melalui transportasi udara. “Saya sebagai pembantunya Presiden RI harus bisa menghubungkan satu daerah ke daerah lain,” kata Budi Karya ketika meninjau […]

  • Kasus Ujaran Kebencian di Sintang, YR Divonis 10 Bulan Penjara

    Kasus Ujaran Kebencian di Sintang, YR Divonis 10 Bulan Penjara

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – YR, terdakwa perkara ujaran kebencian melalui media sosial divonis 10 bulan dan denda Rp10 juta subsidair 2 bulan kurungan oleh Pengadilan Negeri (PN) Sintang. Vonis tersebut dua bulan lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Sintang yang menuntut satu tahun penjara. “Ya, terdakwa sudah divonis dan dikenakan UU ITE tentang […]

  • Midji Minta KPH Bijak Manfaatkan Hutan di Kalbar

    Midji Minta KPH Bijak Manfaatkan Hutan di Kalbar

    • calendar_month Sel, 10 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji meminta kepada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) memanfaatkan hutan secara bijak. Langkah itu dinilainya penting untuk dilakukan, agar masyarakat desa tidak lagi menebang hutan dan membuka lahan dengan cara membakar yang sering melanda Provinsi Kalbar. “Dengan memanfaatkan hutan secara bijak dan diolah menjadi ekonomi seperti madu, kopi, tepung okap, pisang, […]

expand_less