Breaking News
light_mode

Kasus Au, Edi Ajak Semua Pihak Menahan Diri

  • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak terpancing dengan hasutan-hasutan maupun informasi yang justru memperkeruh suasana terkait kasus penganiayaan terhadap siswi SMP, Au yang dilakukan oleh tiga tersangka siswi SMA di Pontianak.

“Saya minta semua untuk menahan diri, baik pihak yang bertikai maupun keluarganya serta pihak-pihak lain supaya tidak memperkeruh keadaan. Kan kasihan mereka-mereka ini masih di bawah umur, baik korban maupun pelaku,” ujarnya usai rapat koordinasi (rakor) dengan pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) di Aula Wali Kota Pontianak, Sabtu (13/4/2019).

Dijelaskannya, rakor yang digelar ini untuk membahas kasus yang menimpa Au sebagai korban bullying serta langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pihak terkait. Hasil rakor, semua pihak menyepakati untuk menyelamatkan anak-anak ini, baik korban maupun pelaku.

“Kita akan lakukan upaya-upaya penyelesaian humanis berdasarkan perundang-undangan untuk bisa melindungi anak-anak di Kota Pontianak ini karena mereka semuanya masih di bawah umur,” tuturnya.

Edi juga menyebut, dirinya sudah memerintahkan kepada Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar, Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalbar beserta aparat penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan.

Ia meminta KPPAD untuk terus memantau sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam melindungi anak. Pihaknya berupaya melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait supaya kasus ini cepat selesai.

“Tidak hanya kita mencari siapa yang dihukum karena mereka semua masih di bawah umur dan UU sudah cukup jelas mengaturnya,” ungkap dia.

Edi menjelaskan, Pemerintah Kota Pontianak juga sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Perda ini mengadopsi dari Undang-undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Produk hukum (perda) itu pula yang mengantarkan Pontianak sebagai Kota Layak Anak.

“Dalam perda itu peran pemerintah daerah sangat penting untuk bagaimana hak-hak anak bisa terpenuhi,” pungkasnya. (Nrt/Hms)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Puasa Bersama di Mempawah: Sinergi Pemerintah dan Tokoh Masyarakat untuk Pembangunan Daerah

    Buka Puasa Bersama di Mempawah: Sinergi Pemerintah dan Tokoh Masyarakat untuk Pembangunan Daerah

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar buka puasa bersama dengan penyuluh agama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Rumah Dinas Bupati Mempawah, Jumat (21/3/2025). Acara ini menjadi ajang silaturahmi serta sarana diskusi untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah. Bupati Erlina, didampingi Wakil Bupati Juli Suryadi dan Sekda Ismail, mengajak para tokoh untuk berperan aktif dalam […]

  • Guru Harus Paham IT

    Guru Harus Paham IT

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di era globalisasi, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai, sudah sepatutnya tenaga pendidik menguasai teknologi informasi (IT) maupun kondisi di luar lingkungan sekolah. Saat ini, mindset (pola pikir) anak-anak serba praktis dengan pemanfaatan perangkat IT, di mana arus informasi begitu derasnya dan tak terbendung. “Oleh sebab itu, sudah sepatutnya kita juga menciptakan […]

  • Semua Pihak Bertanggung Jawab Atasi Karhutla

    Semua Pihak Bertanggung Jawab Atasi Karhutla

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Semua pihak dinilai harus bertanggungjawab soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kabupaten Sintang. Celakanya, dampak yang ditimbulkan sudah sangat meresahkan dan menganggu kesehatan masyarakat. Olehkarenanya, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Sintang, Elisa Gultom mengatakan, perlu adanya langkah konkrit untuk meminimalisir bencana kabut asap yang disebabkan oleh karhutla. “Celakanya ini terulang terus […]

  • Samakan Presepsi untuk Tangani Karhutla
    OPD

    Samakan Presepsi untuk Tangani Karhutla

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Polres Sintang menggelar rapat koordinasi terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sesuai dengan peraturan Gubernur Kalbar Nomor 103 Tahun 2020 tentang pembukaan areal lahan pertanian berbasis kearifan lokal. Rakor berlangsung di Aula Mapolres Sintang, Kamis (11/3/2021). Rapat dipimpin Karo Ops Polda Kalbar, Kombes Pol Suyanto didampingi Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak […]

  • Bazar Murah dan Kesehatan Gratis, Kasrem: Ini Bukan Kegiatan Pemilu!

    Bazar Murah dan Kesehatan Gratis, Kasrem: Ini Bukan Kegiatan Pemilu!

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Korem 121/Abw melaksanakan bazar paket pangan murah dan pengecekan kesehatan gratis, Rabu ( 10/4). Kegiatan yang berlangsung di lapangan Korem 121/Abw dibuka Kepala Staf Korem 121/Abw Kolonel Inf Acmad Solihin. Kegiatan digelar dalam rangka menyambut HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana dan HUT BUMN RI ke-21 tahun 2019. Dikesempatan itu, Kasrem 121/Abw didampingi […]

  • Apel Perdana, Inilah 3 Atensi Kapolres Sintang yang Baru

    Apel Perdana, Inilah 3 Atensi Kapolres Sintang yang Baru

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak menekankan tiga poin penting yang harus dilakukan jajarannya. Pertama persoalan Covid-19. Kedua, Pilkada 2020. Dan yang ketiga adalah Karhutla. Ihwal tersebut disampaikan Kapolres saat memimpin apel perdananya di halaman Mapolres Sintang, Senin (26/10/2020). “Soal covid-19 saya minta kepada seluruh jajaran di Polres maupun Polsek agar tidak henti-hentinya […]

expand_less