Breaking News
light_mode

Kaca Mobil Dipecah, Uang Kecamatan Serawai Rp66 Juta Raib

  • calendar_month Sel, 11 Des 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kasus pencurian uang dengan modus memecahkan kaca mobil terjadi di Desa Baning, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang. Tepatnya di halaman kantor Disdukcapil Sintang, Selasa (11/12/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Peristiwa tersebut menimpa Joni Sandi, seorang bendahara Kecamatan Serawai. Musibah tersebut terjadi setelah korban melakukan pencairan uang di Bank Kalbar. Karena ada urusan pribadi, korban pergi ke Kantor Disdukcapil Sintang untuk mengambil Kartu Keluarga (KK).

Selesai mengurus KK. Korban ingin melanjutkan perjalanan pulang kerumahnya. Tetapi, ketika tiba dimana mobilnya terparkir. Korban sontak terkejut. Pasalnya, kaca mobilnya telah pecah.

Akibatnya, uang kegiatan rutin milik Kecamatan Serawai sebesar Rp66 juta pun raib. Tidak diketahui bagaimana peristiwa tersebut terjadi. Padahal, korban mengurus KK di Disdukcapil tidak membutuhkan waktu lama. Hanya 10 menit saja.

” Ya benar kejadiannya. Kalau menurut laporan bendahara saya seperti itu. Kaca mobilnya hancur dipecah oleh orang tak dikenal. Uang sebesar Rp66 Juta pun hilang didalam mobilnya,” kata Camat Serawai, Oktavianus saat dihubungi Lensakalbar.com melalui pesan singkat WhatsAppnya, Selasa (11/12/2018).

Menurut Camat Serawai, uang sebesar Rp66 Juta yang raib itu adalah uang untuk kegiatan rutin Kecamatan Serawai. Seperti, honor staf, biaya listrik, perjalanan dinas, dan biaya pajak dari kegiatan rutin.

“Bendahara kita habis melakukan pencairan di Bank Kalbar. Setelah itu pergi ke kantor Disdukcapil Sintang. Saat ingin pulang.kaca mobil bendahara kita sudah pecah,” kata Camat Serawai.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto membenarkan peristiwa tersebut. Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil.

“Masih dalam penyelidikan. Kita juga sudah melakukan olah TKP. Korbannya adalah seorang bendahara Kecamatan Serawai,” ujarnya.

Dari pengakuan korban, kata Kasat, mobil tersebut telah dibobol kacanya, dan uang tersebut disimpan dalam laci mobil.

” Waktu kejadian korban tidak ditempat. Jadi kaca mobil itu dipecahkan, uangnya pun diambil. Tidak ada saksi dalam peristiwa ini. Total kerugian sebesar Rp66 juta,” katanya.

Dalam kasus tersebut, tambah Kasat, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Bahkan kita tidak tahu apakah ini murni tindak pidana pencurian atau rekayasa.

“Ini masih butuh pendalaman lagi. Nanti kalau sudah ada datanya akan kita sampaikan,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Remehkan Covid-19!

    Jangan Remehkan Covid-19!

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Forkopimda, TNI/Polri, petugas pemadam kebakaran (damkar) dan relawan melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum di Kota Pontianak. Seluruh petugas yang terlibat dalam penyemprotan itu menyebar ke lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono ikut melakukan penyemprotan […]

  • Berakhir di Desa Anjungan Dalam,  Bupati Erlina Ajak Rakyatnya Terapkan Pola Hidup Sehat dengan Germas

    Berakhir di Desa Anjungan Dalam, Bupati Erlina Ajak Rakyatnya Terapkan Pola Hidup Sehat dengan Germas

    • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sosialisasi dan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) berakhir di Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjongan, Selasa (1/11/2022). Kegiatan tersebut ditutup Bupati Mempawah, Hj Erlina usai melakukan senam sehat bersama masyarakat desa dan kecamatan setempat. Germas, kata Bupati Erlina, adalah sebuah ajakan agar masyarakat dapat menerapkan atau mengamalkan perilaku hidup sehat dalam kesehariannya, Germas […]

  • Edi Terima Kunjungan Komisi IX DPR

    Edi Terima Kunjungan Komisi IX DPR

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalbar I, Alifudin di ruang tamu VIP Wali Kota Pontianak, Jumat (10/1/2020). Kunjungan Rombongan Komisi IX DPR RI ke Kota Pontianak ini dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat. Edi menyambut baik kedatangan legislator DPR RI asal Kota Pontianak ini […]

  • Lantik 8 Pejabat Baru, Bupati Minta Selesaikan Kewajiban Target Kerja

    Lantik 8 Pejabat Baru, Bupati Minta Selesaikan Kewajiban Target Kerja

    • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah melaksanakan rolling jabatan. Sebanyak delapan pejabat pimpinan tinggi pratama dimutasi dan menempati posisi baru. Pelantikan dan pengukuhan jabatan dipimpin langsung Bupati Mempawah, Hj  Erlina, Jumat (4/6/2021) di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah. Adapun delapan pejabat tersebut, yakni; Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, Drs Suharjo Lie menempati jabatan baru […]

  • Puskesmas Jasa untuk Warga Perbatasan

    Puskesmas Jasa untuk Warga Perbatasan

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puskesmas Jasa adalah bangunan yang ke 22 yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Sintang. Puskesmas inipun dibangun dua lantai. Letaknya di Desa Jasa, Kecamatan Ketungau Hulu. Puskesmas Jasa diyakini mampu memberikan pelayanan kesehatan yang intens kepada masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan. Fasilitas yang disipakan pun dipastikan lengkap. Apalagi, puskesmas tersebut juga menyediakan rawat inap, tenaga […]

  • Pleno PPK dan Kabupaten Sintang Selesai, Hazizah: Tinggal Pleno Tingkat Provinsi Kalbar

    Pleno PPK dan Kabupaten Sintang Selesai, Hazizah: Tinggal Pleno Tingkat Provinsi Kalbar

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kendati ada yang mengatakan  terjadinya riak-riak keributan dan kecurangan pada rekapitulasi suara tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang. Namun, ihwal tersebut tidak menganggu jalannya proses rekapitulasi, bahkan peserta pemilu menyampaikan keluhan dan pendapatnya sesuai prosedur yang ada. Begitu juga dengan penyelenggara pemilu mulai dari KPPS, PPK, dan KPU […]

expand_less