Breaking News
light_mode

Kepala Daerah Mau Ikut Kampanye? Ini Aturannya …

  • calendar_month Rab, 26 Sep 2018
  • comment 0 komentar
Jarot: Kalau Dimintai Ikut, Saya Akan Ikut Kampanye

LensaKalbar – Bagi kepala daerah yang ingin ikut berkampanye mendukung salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden agar mengajukan cuti. Pasalnya, hal tersebut diatur dalam Pasal 35, Pasal 36, Pasal 38 PP No. 32/2018.

“Sebelum turun kampanye Bupati atau Wakil Bupati harus mengajukan cuti terlebih dahulu,” kata Koordinator Peindakan Pelanggaran, Bawaslu Kabupaten Sintang, Ahmad Syabirin, Rabu (26/09/2018).

Berdasarkan aturan dari Kemendagri, kata Syabirin, cuti kampanye yang diajukan hanya diberikan satu hari untuk satu pekan. Sementara itu, untuk hari libur tak ada ketentuan harus mengambil cuti bagi para kepala daerah itu.

“Artinya, bebas berkampanye untuk  Pilpres 2019,” ujarnya.

Meskipun kepala daerah diperbolehkan untuk ikut berkampanye, kata Syabirin, tentu ada aturan-aturan yang harus dipatuhi. Contohnya, kepala daerah tidak diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas negara ketika ikut berkampanye.

“Apabila diketemukan atau dibuktikan seseorang kepala daerah sudah cuti menggunakan fasilitas negara maka ada sanksinya berupa administratif ataupun pidana,” tegasnya.

Apalagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tambah Syabirin, sama sekali tidak diperbolehkan untuk ikut politik praktis pada masa kampanye Pemilu 2019.

” Aturannya sudah jelas. ASN harus netral. Jika melanggar ada sanksi. Sanksi ringan berupa penundaan kenaikan pangkat, penundaan kenaikan gaji berkala, dan teguran. Ada juga sanksi yang berat berupa pemecatan,” tuturnya.

Menurut Syabirin, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor B/71/M.SM.00.00/2017 tentang Pelaksanaan Netralitas bagi ASN pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018, Pemilihan Legislatif Tahun 2019, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.

“Surat  ini berisi apa-apa saja yang tidak boleh dilakukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam masa tersebut. Kalau dilihat pada Pasal 2 huruf F Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara tertulis bahwa penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada asas netralitas. Dalam penjelasan pasal itu diperjelas lagi bahwa yang dimaksud dengan netralitas adalah bebas dari pengaruh partai politik,” jelas Syabirin.

Olehkarenanya, ASN di Kabupaten Sintang diminta untuk mematuhi aturan yang sudah dikeluarkan oleh KemenPAN-RB.

Terpisah, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengaku tidak akan mengajukan cuti kampanye pada Pemilu 2019. Tetapi, orang nomor satu di bumi Senentang itupun akan memanfaatkan waktu hari libur untuk turun berkampanye.

“Saya dalam tim telah dimasukan sebagai penasehat. Kalau dimintai ikut, ya… saya akan ikut kampanye. Saya NasDem dari timnya Jokowi,” ucap Jarot sembari tertawa, saat ditemui di Mapolres Sintang usai melakukan video konference bersama Kapolri, Panglima TNI, Kemendagri, dan Kemenkopolhukam, Senin (24/09/2018).

Jarot memastikan dirinya tidak akan menggunakan fasilitas negara apapun itu bentuknya. Sebab hal tersebut telah dilarang.
“Fasilitas negara jelas tidak boleh kita gunakan. Itu ada aturannya,” katanya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demonstran di PN Sintang Berakhir Kondusif, Kapolres: Terimakasih

    Demonstran di PN Sintang Berakhir Kondusif, Kapolres: Terimakasih

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Situasi di Kabupaten Sintang, tampak-nya sudah kondusif setelah sempat panas akibat pascapenerobosan demonstran di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sintang pada Selasa (19/11/2019) lalu. Kamis (21/11/2019), masyarakat Dewan Adat Daya (DAD), Aliansi Solidaritas Anak Peladang (ASAP) kembali menggelar demonstran. Namun aksi ini dipastikan berjalan damai. Sebab massa demonstran ingin mengawal langsung jalannya  proses […]

  • Jelang Akhir Tahun, Sekda Ismail Perintahkan OPD Perketat Kendali Inflasi

    Jelang Akhir Tahun, Sekda Ismail Perintahkan OPD Perketat Kendali Inflasi

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, Ismail, menegaskan pentingnya pengendalian harga komoditas pangan strategis menjelang akhir tahun dan awal tahun baru. Penegasan itu disampaikannya saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual di Balai Patih, Kantor Bupati Mempawah, Senin (15/12/2025). Rakor yang diikuti OPD teknis […]

  • Alunan Musik Lesung Hiasi Lomba Numbuk Padi

    Alunan Musik Lesung Hiasi Lomba Numbuk Padi

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bunyi alu bertalu-talu di halaman Indoor Apang Semangai di komplek Stadion Baning Sintang, Rabu (10/07/2019). Terlihat, para wanita menggunakan berbagai ragam baju adat Dayak berkumpul untuk menumbuk dan menampik padi. Ternyata, mereka sedang mengikuti lomba menumbuk padi pada pelaksanaan Pekan Gawai Dayak ke VIII. Wajah-wajah antusias para wanita Dayak terpancar lewat senyum sumringah […]

  • Komitmen Wujudkan BLUD

    Komitmen Wujudkan BLUD

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail membuka Sosialisasi dan Pendampingan BLUD Puskesmas se-Kabupaten Mempawah di Wisma Chandramidi, Kamis (6/6/2024). Pj Bupati Ismail mengatakan, di Kalimantan Barat, Kabupaten Mempawah tertinggal dalam melaksanakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dibanding kabupaten lainnya di Kalimantan Barat, sehingga perlu difokuskan komitmen bersama untuk mewujudkan BLUD di seluruh puskesmas yang […]

  • Festival Melayu Khatulistiwa 2025, Bahasan: Budaya Adalah Jiwa Kota Pontianak

    Festival Melayu Khatulistiwa 2025, Bahasan: Budaya Adalah Jiwa Kota Pontianak

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Suara tabuhan kompang menggema di Taman Alun Kapuas, membuka meriah Festival Melayu Khatulistiwa 2025 yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak. Di tengah semarak warna dan lantunan musik tradisional, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyerukan pesan mendalam “Cintai dan lestarikan budaya Melayu, karena di sanalah jati diri kita berpijak.” Menurutnya, […]

  • Halal Bihalal Muslimat NU Diharapkan jadi Momen Memperbaik Diri

    Halal Bihalal Muslimat NU Diharapkan jadi Momen Memperbaik Diri

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Halal Bihalal pada perayaan Idul Fitri 1444 H yang digelar Muslimat NU Kecamatan Toho, Sadaniang, dan Anjongan di Masjid Nurul Islam, Desa Toho Ilir, Kecamatan Toho diharapkan menjadi momentum bagi  semua dalam upaya memperbaiki diri. “Semoga kita kembali fitri dan suci bagaikan bayi yang baru lahir setelah sebulan melaksanakan berbagai amal ibadah Ramadan,” […]

expand_less