PAD Minim, DPRD Sintang Minta Masyarakat Bersabar di Tengah Efisiensi Anggaran
- calendar_month Ming, 12 Apr 2026
- comment 0 komentar

Sandan, Wakil Ketua DPRD Sintang
LensaKalbar – Wakil Ketua DPRD Sintang, Sandan, menegaskan bahwa keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pembangunan di Kabupaten Sintang.
Kondisi ini membuat pemerintah daerah masih sangat bergantung pada transfer dana dari pemerintah pusat untuk menjalankan berbagai program, termasuk pembangunan infrastruktur.
Menurut Sandan, situasi tersebut perlu dipahami oleh masyarakat secara luas agar tidak menimbulkan persepsi keliru terhadap kinerja pemerintah daerah. Ia menyebut bahwa minimnya PAD bukan hanya terjadi di Sintang, tetapi juga dialami oleh banyak daerah lain di Indonesia, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.
“PAD kita ini kan masih minim. Kalau tidak mengandalkan transfer dana dari pusat, lalu dari mana lagi sumber pembiayaan pembangunan kita,” ujar Sandan.
Sandan menjelaskan, kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan saat ini merupakan kebijakan nasional yang berdampak secara menyeluruh, tidak hanya pada satu daerah saja. Karena itu, kondisi keterbatasan anggaran yang dirasakan di Sintang sejatinya juga dialami oleh pemerintah daerah lain di berbagai wilayah Indonesia.
Sandan menilai, penting bagi masyarakat untuk mengetahui dan memahami kondisi fiskal daerah tersebut agar dapat melihat persoalan secara lebih objektif. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya maksimal dalam menjalankan pembangunan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Olehkarenanya, Sandan mengajak masyarakat untuk bersabar dan tetap mendukung program-program pemerintah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan dapat terus berjalan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
“Kami harap masyarakat bisa bersabar. Kondisi ini bukan hanya terjadi di Sintang, tetapi di seluruh daerah di Indonesia. Pemerintah tetap berupaya semaksimal mungkin,” tambahnya.
Di sisi lain, DPRD Sintang juga terus mendorong pemerintah daerah untuk menggali potensi-potensi baru guna meningkatkan PAD. Upaya tersebut dinilai penting agar ketergantungan terhadap dana transfer pusat dapat dikurangi secara bertahap di masa mendatang.
Dengan kondisi yang ada saat ini, Sandan memastikan bahwa pemerintah daerah akan tetap memprioritaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, meskipun harus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar