Breaking News
light_mode

DPRD Sintang Minta Jalan Provinsi jadi Fokus Utama Pembangunan

  • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Nikodemus meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan yang menjadi kewenangan provinsi.

Harapan ini disampaikannya usai menghadiri Musrenbang Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (9/4/2026).

Menurut Nikodemus, masih banyaknya ruas jalan di wilayah Sintang yang membutuhkan perhatian serius, terutama kondisi infrastruktur jalan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Sebab, sangat berpengaruh terhadap konektivitas antarwilayah serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, politisi Partai Hanura menegaskan pentingnya fokus pembangunan dari pemerintah provinsi agar permasalahan tersebut dapat segera diatasi.

“Dan kita berharap juga infrastruktur yang memang menjadi kewenangan pemerintah provinsi Kalbar dapat menjadi fokus, terutama infrastruktur jalan,” ujar Nikodemus.

Nikodemus menjelaskan bahwa perbaikan dan peningkatan kualitas jalan sangat mendesak, mengingat sejumlah ruas jalan masih dalam kondisi rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada distribusi barang dan jasa.

Lebih lanjut, Nikodemus menilai bahwa sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat diperlukan dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Untuk itu, Nikodemus juga menekankan bahwa perhatian terhadap infrastruktur jalan tidak hanya soal pembangunan fisik semata, tetapi juga menyangkut peningkatan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur yang baik diyakini mampu membuka akses daerah terpencil, memperlancar arus ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Di sisi lain, masyarakat di berbagai wilayah di Kabupaten Sintang selama ini terus menyuarakan harapan agar pemerintah segera melakukan perbaikan jalan yang rusak.

Aspirasi tersebut, menurut Nikodemus, menjadi perhatian serius DPRD untuk terus diperjuangkan. “Dengan adanya dorongan ini, DPRD Sintang berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dapat menjadikan pembangunan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan ke depan, sehingga pemerataan pembangunan dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman,” pungkas Nikodemus. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPP Pontianak Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini

    MPP Pontianak Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini

    • calendar_month Sel, 11 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – 30 tahun lebih Gedung Kapuas Indah yang berlokasi di Jalan Kapten Marsan Kelurahan Darat Sekip Kecamatan Pontianak Kota tidak pernah mendapat sentuhan pembangunan. Sejalan dengan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam meningkatkan pelayanan publik, Gedung Kapuas Indah menjadi lokasi dibangunnya Mal Pelayanan Publik (MPP) yang terintegrasi dengan kawasan perdagangan. Wali Kota Pontianak Edi […]

  • HUT Bhayangkara ke-76, Polres Mempawah Gelar Grasstrack Championship 2022

    HUT Bhayangkara ke-76, Polres Mempawah Gelar Grasstrack Championship 2022

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-76, Polres Mempawah menggelar kegiatan “Bhayangkara IMI Grasstrack Championship 2022” di Sirkuit Opu Daeng Menambon, Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur, Minggu (3/7/2022). Ketua Panitia Wendri Fachrizal mengatakan, bahwa kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-76. Kegiatan ini diikuti sebanyak 70 kroser yang berasal dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan […]

  • Kusnadi Minta Desa Maksimalkan Potensi SDA

    Kusnadi Minta Desa Maksimalkan Potensi SDA

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi berharap pemerintah desa dapat memaksimalkan potensi sumber daya alam (SDA), pariwisata, dan kearifan lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, sektor-sektor tersebut, kalau dilihat memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk pertumbuhan ekonomi daerah. “Kalau kita lihat […]

  • Januari hingga 12 Agustus 2023, DBD di Pontianak Capai 65 Kasus

    Januari hingga 12 Agustus 2023, DBD di Pontianak Capai 65 Kasus

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pontianak mengalami lonjakan. Menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak, mulai dari Januari 2023 hingga saat ini tercatat 65 kasus DBD di Kota Pontianak. Dari data tersebut, kasus DBD terbanyak ada di wilayah Kecamatan Pontianak Kota. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono sudah menginstruksikan Kepala Dinkes […]

  • Kesbangpol Akui Banyak Hoaks dan Politik Identitas di Pilkada 2024
    OPD

    Kesbangpol Akui Banyak Hoaks dan Politik Identitas di Pilkada 2024

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Kusnidar tak membantah bahwa berita bohong atau hoaks dan politik identitas terkait Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalbar serta Bupati dan Wakil Bupati Sintang masih marak terjadi. “Jadi berita hoaks memang ada, tapi kita harus cerdas dalam menerima segala informasi, terutama pada tahun […]

  • Edi Klaim Kualitas Udara di Pontianak Baik

    Edi Klaim Kualitas Udara di Pontianak Baik

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono tidak meyakini jika kualitas udara Kota Pontianak terburuk sebagaimana yang dirilis sebuah lembaga, IQAir. Dalam rilis yang dikeluarkan lembaga tersebut, menempatkan Pontianak peringkat keempat kualitas udara terburuk se-Indonesia. Menurut Edi, masih ada daerah lain seperti DKI Jakarta yang tingkat polusinya jauh lebih besar akibat jumlah kendaraan dan […]

expand_less