Breaking News
light_mode

Genjot PAD, Timbangan dan Take Over Sawit Bakal Ditarik Retribusi

  • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang dan DPRD mulai mengincar sektor kelapa sawit sebagai sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui rencana penarikan dua jenis retribusi baru, yakni timbangan di pabrik dan mekanisme take over.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Sintang, Toni, mengungkapkan langkah ini sedang dimatangkan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Retribusi baru ini fokus pada timbangan di pabrik kelapa sawit dan juga take over. Ini yang sedang kami bahas sekaligus akan disosialisasikan ke pihak perusahaan,” ungkap  Toni saat memimpin jalannya rapat kerja Pansus 1 di Ruang Paripurna DPRD Sintang, Selasa (7/4/2026).

Menurut Toni, dua skema retribusi tersebut dinilai strategis karena langsung menyasar aktivitas inti industri sawit yang selama ini belum tergarap optimal sebagai sumber PAD.

“Jadi ada dua yang akan kita dorong jadi Perda, yakni retribusi timbangan dan take over. Ini bentuk keseriusan daerah dalam menggali potensi pendapatan,” ujar Toni.

Langkah ini, kata Toni, merupakan respons atas dorongan pemerintah pusat agar daerah lebih kreatif dan mandiri dalam meningkatkan pendapatan.

“Arahan pemerintah pusat jelas, daerah harus inovatif mencari sumber PAD. Sintang punya potensi kuat sektor perkebunan sawit, jadi kita maksimalkan itu,” kata Toni.

Walau demikian, DPRD mengakui pembahasan masih terbatas pada sektor perkebunan. Wacana pengembangan sumber PAD dari sektor lain seperti pertambangan belum masuk dalam agenda pembahasan saat ini.

Toni menambahkan, pembahasan Raperda ini juga akan diikuti dengan proses sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan perkebunan agar tidak menimbulkan resistensi di lapangan.

DPRD, lanjut Toni, ingin memastikan kebijakan yang dihasilkan tetap berimbang antara kepentingan daerah dan dunia usaha. “Kita tidak ingin kebijakan ini memberatkan, tapi juga tidak boleh kehilangan peluang. Makanya kita bahas secara komprehensif dan akan kita komunikasikan dengan pelaku usaha,” pungkas Toni. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momentum Bangun Kembali Kebersamaan di Tengah Pandemi Covid-19
    OPD

    Momentum Bangun Kembali Kebersamaan di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sintang menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk membangun kembali kebersamaan, gotong royong, dan optimisme rasa kebangsaan di tengah pandemi Covid-19. “Gotong royong dan optimisme rasa kebangsaan di tengah pandemi covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan akan membawa Sintang […]

  • Dewan Nilai UMKM Mampu Dongkrak Ekonomi Masyarakat

    Dewan Nilai UMKM Mampu Dongkrak Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, ZenoZavri Wahyu mendorong pemerintah daerah agar lebih memperhatikan dan memberikan dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sintang. Menurut ZenoZavri Wahyu, para pelaku UMKM di Kabupaten Sintanf memiliki potensi besar untuk tumbuh dan bersaing di pasar yang lebih luas. Untuk mewujudkannya […]

  • Menteri Sandiaga Uno akan Berkunjung ke Kampung Wisata BML

    Menteri Sandiaga Uno akan Berkunjung ke Kampung Wisata BML

    • calendar_month Sen, 4 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengabarkan bahwa dalam waktu dekat Kota Pontianak akan menerima kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Kunjungan tersebut dalam rangka penilaian Kampung Wisata Kelurahan Benua Melayu Laut (BML) Kecamatan Pontianak Selatan yang masuk sebagai salah satu dari 50 destinasi desa wisata se-Indonesia yang akan meraih […]

  • Polda Ungkap Masih Ada Kalangan TNI,Polri, ASN dan Masyarakat Umum Tak Percaya Covid-19

    Polda Ungkap Masih Ada Kalangan TNI,Polri, ASN dan Masyarakat Umum Tak Percaya Covid-19

    • calendar_month Kam, 17 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Tim Asistensi Polda Kalbar, Andi Arsito mengatakan sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak percaya dengan Covid-19. Bukan hanya masyarakat umum, bahkan dari kalangan tertentu seperti ASN, TNI, Polri sendiri masih ada yang tidak percaya dengan virus corona. “Baik dikalangan kita sendiri atau masyarakat umumnya banyak yang meragukan Covid-19. Padahal, sudah […]

  • 70 Persen Perusahaan di Sintang Sudah Sediakan Tanah Kas Desa
    OPD

    70 Persen Perusahaan di Sintang Sudah Sediakan Tanah Kas Desa

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang menyebutkan bahwa hampir 70 persen perusahaan perkebunan di wilayah tersebut telah merealisasikan penyediaan tanah kas desa. Namun, masih terdapat sejumlah perusahaan yang belum memenuhi kewajiban tersebut karena berbagai kendala. Kepala Bidang Pengembangan Perkebunan Distanbun Sintang, Arif Setya Budi, mengungkapkan bahwa meskipun belum hafal jumlah pasti desa […]

  • Mendaki Ramadhan, Bupati Jarot Ajak Raih Kemenangan Bersama

    Mendaki Ramadhan, Bupati Jarot Ajak Raih Kemenangan Bersama

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam di Kabupaten Sintang membaur menjadi satu dalam rangkaian kegiatan Syiar Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah. Ada beberapa ormas yang terlibat dalam kegiatan tersebut seperti, MUI, DMI, PHBI, IPHI, ICMI, BKPRMI, BKMT, POM, MABM dan lain-lainnya. Dalam event tersebut, telah beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan seperti, Pawai ta’aruf, Kajian […]

expand_less