Breaking News
light_mode

Jalan Ketungau Terabaikan, Jimi Manopo Sentil Pemerintah Jangan Fokus pada yang Viral Saja

  • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Jimi Manopo, meminta kepada pemerintah agar tidak tebang pilih dalam menangani infrastruktur jalan. Ia meminta agar perhatian tidak hanya terfokus pada perbaikan Jalan Bedayan di Kecamatan Sepauk, tetapi juga segera menyentuh Jalan Sintang–Ketungau yang disebutnya telah lama rusak parah tanpa penanganan berarti.

Desakan itu muncul di tengah sorotan publik terhadap Jalan Bedayan yang viral di media sosial. Namun, menurut Jimi Manopo, ada persoalan yang jauh lebih lama dan lebih berdampak luas, yakni kondisi Jalan Sintang–Ketungau yang selama puluhan tahun nyaris luput dari perhatian serius pemerintah.

“Jangan hanya Jalan Bedayan saja yang direncanakan diperbaiki melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), tetapi Jalan Sintang–Ketungau juga harus menjadi perhatian serius, karena kalau mengharapkan dari APBD kita sepertinya sulit,” tegas Jimi Manopo.

Politisi Partai PDI Perjuangan menilai, ketimpangan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur justru berpotensi memperlebar kesenjangan antarwilayah, khususnya bagi masyarakat di daerah pedalaman seperti Ketungau. Padahal, jalan tersebut merupakan urat nadi mobilitas warga yang menopang berbagai aktivitas vital sehari-hari.

Kondisi jalan yang rusak berat disebut telah berdampak langsung terhadap roda perekonomian masyarakat. Distribusi hasil pertanian tersendat, biaya logistik melonjak, hingga akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan menjadi semakin sulit dijangkau.

Jimi Manopo menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa terus dibiarkan berlarut-larut. Ia mendorong langkah konkret dari pemerintah daerah, khususnya Bupati Sintang, untuk segera mengusulkan penanganan Jalan Sintang–Ketungau kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat agar dapat masuk dalam skema pembiayaan pusat melalui program Inpres Jalan Daerah.

“Kita minta Bupati Sintang bisa mengusulkan langsung ke Kepala Balai Jalan Nasional Kalbar agar jalan Ketungau ini bisa segera ditangani dan dianggarkan melalui dana Inpres Jalan Daerah,” ujar Jimi Manopo.

Menurut Jimi Manopo, mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semata bukanlah solusi realistis untuk proyek infrastruktur berskala besar seperti ini. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci utama dalam mempercepat perbaikan.

Lebih jauh, Jimi Manopo mengungkapkan fakta di lapangan yang mencerminkan betapa buruknya kondisi akses tersebut. Untuk mencapai wilayah Senaning di Ketungau Hulu, masyarakat bahkan harus memutar melalui Kabupaten Sanggau karena jalan utama tidak dapat dilalui secara optimal.

Situasi ini, kata dia, tidak hanya membuang waktu, tetapi juga meningkatkan beban biaya transportasi masyarakat secara signifikan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi kawasan dan memperlambat pemerataan pembangunan.

Olehkarenanya, Jimi Manopo mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur seharusnya tidak bersifat reaktif semata karena viral di media sosial, melainkan harus berbasis pada kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Sementara itu, Jalan Bedayan yang kini menjadi prioritas penanganan sebelumnya memang menuai perhatian luas setelah kondisinya yang rusak parah tersebar di berbagai platform digital. Pemerintah daerah telah merespons dengan rencana perbaikan melalui program Inpres Jalan Daerah.

Walau demikian, Jimi Manopo meminta pemerintah tidak boleh berhenti pada satu titik persoalan saja. Ia berharap momentum perhatian terhadap infrastruktur ini bisa diperluas untuk menjangkau wilayah lain yang kondisinya tak kalah memprihatinkan.

“Jangan sampai ada kesan pembangunan hanya bergerak ketika sesuatu itu viral. Jalan Ketungau ini sudah terlalu lama menunggu,” pungkas Jimi Manopo. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edi Motivasi Siswa Lewat Program Kemenkeu Mengajar

    Edi Motivasi Siswa Lewat Program Kemenkeu Mengajar

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Program Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mengajar yang digagas oleh Kemenkeu RI sudah berjalan untuk ketujuh kalinya. Tahun 2022 ini, Kemenkeu Mengajar di Kota Pontianak digelar di SDN 34 Pontianak Kota. Kemenkeu Mengajar merupakan sebuah program kegiatan mengajar selama satu hari di sekolah-sekolah oleh para relawan dari Kemenkeu. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara […]

  • Bupati dan Sekda Serahkan LKPD ke BPK RI

    Bupati dan Sekda Serahkan LKPD ke BPK RI

    • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Ismail melakukan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2022 Unaudited kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Kalbar, Jumat (17/3/2023). Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina berharap hasil pemeriksaan LKPD Kabupaten Mempawah TA 2022 […]

  • Puskesmas Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    Puskesmas Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Garda terdepan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat berada di Puskesmas. Supaya dapat berfungsi optimal, perlu dikelola dengan baik. Mulai kinerja, proses pelayanan hingga sumber daya yang digunakan. Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana mengatakan, masyarakat menghendaki pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu. Karena itu, upaya peningkatan mutu, manajemen risiko, dan keselamatan pasien perlu diterapkan […]

  • Kaban Kesbangpol Sintang jadi Narasumber  Penanganan Konflik Sosial
    OPD

    Kaban Kesbangpol Sintang jadi Narasumber Penanganan Konflik Sosial

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang Kusnidar menjadi narasumber pada rapat koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Se Kalimantan Barat di Kota Singkawang, Selasa (14/11/2023). Rakor Timdu PKS se Kalimantan Barat tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat. Hadir memberikan araahan pada Rakor tersebut Manto Kepala Badan […]

  • Bahasan Jawab PU Fraksi DPRD Kota Pontianak

    Bahasan Jawab PU Fraksi DPRD Kota Pontianak

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kota Pontianak tahun 2020. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menuturkan, pada prinsipnya fraksi-fraksi meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk menuntaskan infrastruktur di Kota Pontianak. “Karena infrastruktur itu menyentuh langsung ke masyarakat sehingga perlu direalisasikan supaya pemanfaatannya bisa dirasakan langsung dan […]

  • 10 Peserta Sayembara Desain Monumen Garuda Gugur
    OPD

    10 Peserta Sayembara Desain Monumen Garuda Gugur

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang menyelenggarakan Sayembara Penyusunan Desain Monumen Garuda di Eks Bandara Susilo. Ketua Panitia Sayembara Desain Monumen Garuda Kabupaten Sintang, Merlia Sari menjelaskan, bahwa 21 peserta yang mengikuti sayembara ini diberikan kesempatan menyusun desain monumen Garuda selama 46 hari. Haailnya, lanjut Merlia Sari, dari […]

expand_less