Toko Modern Harus jadi Mitra Strategis UMKM Sintang
- calendar_month Kam, 19 Mar 2026
- comment 0 komentar

Sandan, Wakil Ketua II DPRD Sintang
LensaKalbar – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Sandan, meminta seluruh toko modern yang beroperasi di Bumi Senentang agar tidak hanya menjual produk pabrikan, tetapi juga membuka ruang bagi produk makanan hasil pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) lokal.
Sandan menilai, langkah tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing produk daerah.
Menurut Sandan, keberadaan toko modern di Sintang sejatinya tidak boleh mematikan usaha kecil, melainkan harus menjadi mitra strategis dalam memperluas akses pasar.
“Toko modern harus punya komitmen nyata untuk menampung produk lokal. Jangan hanya jadi etalase produk luar, sementara hasil karya masyarakat kita tersisih,” tegas Sandan.
Sandan menekankan bahwa banyak produk makanan olahan UKM Sintang yang memiliki kualitas baik dan layak bersaing, baik dari segi rasa maupun kemasan. Namun, keterbatasan akses distribusi membuat produk tersebut sulit menembus pasar yang lebih luas.
“Persoalannya bukan pada kualitas, tetapi pada akses. Di sinilah peran toko modern sangat dibutuhkan. Kalau mereka mau membuka ruang, saya yakin produk lokal kita bisa berkembang pesat,” ujar Sandan.
Lebih lanjut, Sandan meminta pemerintah daerah untuk tidak tinggal diam. Ia mendorong adanya regulasi atau kebijakan yang mengatur kewajiban toko modern dalam menyediakan rak khusus bagi produk lokal, sehingga keberpihakan terhadap pelaku UMKM tidak hanya sebatas imbauan.
“Harus ada keberanian dari pemerintah daerah untuk membuat aturan yang jelas. Jangan sampai pelaku usaha kecil kita hanya jadi penonton di daerah sendiri,” kata Sandan.
Selain itu, Sandan juga mengingatkan bahwa penguatan UMKM merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama di tengah tantangan ekonomi yang tidak menentu. Dengan dukungan distribusi yang lebih luas, pelaku usaha kecil diyakini mampu meningkatkan produksi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Kalau UMKM bergerak, ekonomi daerah ikut bergerak. Ini bukan hanya soal bisnis, tapi soal keberpihakan kepada masyarakat,” pungkas Sandan. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar