Jelang Idulfitri 1447 H, DPRD Minta Operasi Pasar Digelar Masif hingga Daerah Terpencil
- calendar_month Sel, 17 Mar 2026
- comment 0 komentar

Sebastian Jaba, Anggota DPRD Sintang
LensaKalbar – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, mendesak pemerintah daerah untuk segera menggelar operasi pasar secara masif hingga ke tingkat kecamatan. Langkah ini dinilai krusial untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan.
Sebastian Jaba menegaskan, momentum hari besar keagamaan seperti Idulfitri selalu diiringi dengan tren kenaikan harga bahan pokok. Jika tidak diantisipasi sejak dini, kondisi ini berpotensi membebani masyarakat, terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah.
“Operasi pasar harus dilakukan secara merata, jangan hanya terpusat di kota. Kecamatan juga harus disentuh agar masyarakat di wilayah pinggiran bisa merasakan langsung manfaatnya,” tegas Sebastian Jaba.
Menurut politisi Partai PDIP tersebut, distribusi bahan pokok yang tidak merata kerap menjadi salah satu pemicu disparitas harga antarwilayah. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk tidak hanya fokus pada ketersediaan stok, tetapi juga memastikan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Sebastian Jaba juga menilai bahwa operasi pasar merupakan langkah konkret dan efektif dalam mengintervensi harga di pasaran. Dengan menghadirkan bahan pokok bersubsidi atau berharga lebih rendah, pemerintah dapat menciptakan keseimbangan harga sekaligus menekan praktik spekulasi oleh oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab.
“Ini bukan hanya soal ketersediaan barang, tetapi bagaimana negara hadir memastikan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan menjelang hari raya,” ujar Sebastian Jaba.
Lebih lanjut, Sebastian Jaba meminta agar pelaksanaan operasi pasar dirancang secara terjadwal dan terkoordinasi dengan baik, termasuk melibatkan pemerintah kecamatan, aparat desa, hingga pihak distributor. Hal ini penting agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, Sebastian Jaba juga mengingatkan agar pengawasan selama operasi pasar diperketat guna mencegah adanya penyimpangan, seperti penimbunan atau pembelian dalam jumlah besar oleh pihak tertentu yang dapat merugikan masyarakat luas.
Selain operasi pasar, Sebastian Jaba turut mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan harga secara berkala di pasar tradisional maupun modern. Dengan data yang akurat dan terkini, kebijakan intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
“Jangan sampai kita terlambat bertindak ketika harga sudah terlanjur melonjak tinggi. Antisipasi harus dilakukan sekarang,” ungkapnya.
Sebastian Jaba berharap, dengan langkah proaktif dari pemerintah daerah, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terjaga dengan baik hingga Idulfitri tiba. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengendalian harga tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga menciptakan rasa tenang dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut hari kemenangan.
“Idulfitri seharusnya menjadi momen kebahagiaan, bukan beban karena harga kebutuhan yang melonjak. Di sinilah peran pemerintah sangat dibutuhkan,” pungkas Sebastian Jaba. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar