Breaking News
light_mode

Yohanes Rumpak: Operasi Pasar Kunci Lindungi Masyarakat dari Gejolak Harga

  • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Tak ingin masyarakat terbebani di momen penting keagamaan, legislatif mendesak pemerintah daerah segera menyiapkan langkah intervensi nyata, mulai dari operasi pasar hingga pasar murah.

Wakil Ketua DPRD Sintang, Yohanes Rumpak, menegaskan bahwa pengawasan saja tidak cukup untuk menahan gejolak harga. Diperlukan aksi cepat dan terukur agar stabilitas pasar tetap terjaga, terutama saat permintaan mulai meningkat tajam menjelang Lebaran.

“Kalau hanya mengandalkan pengawasan tanpa intervensi, itu tidak akan cukup. Operasi pasar dan pasar murah harus disiapkan sejak dini sebagai langkah penyeimbang,” tegas Yohanes Rumpak.

Menurut Yohanes Rumpak, waktu menjadi faktor krusial dalam pengendalian harga. Pemerintah daerah diminta tidak menunggu hingga harga melonjak tinggi baru bertindak. Keterlambatan respons justru berpotensi memperparah situasi dan membuat harga semakin sulit dikendalikan.

Karena itu, Yohanes Rumpak memperingatkan, setiap tahun pola kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan hampir selalu berulang. Tanpa kesiapan yang matang, kondisi tersebut bisa kembali menekan daya beli masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah.

“Antisipasi harus dilakukan sebelum puncak permintaan terjadi. Kalau terlambat, dampaknya akan lebih luas dan masyarakat kecil yang paling merasakan,” ujar Yohanes Rumpak.

DPRD juga menilai bahwa kebijakan operasi pasar terbukti efektif dalam menekan harga dan menjaga ketersediaan barang di pasaran. Selain itu, pasar murah dinilai mampu menjadi solusi langsung bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Olehkarenanya, Yohanes Rumpak menekankan pentingnya keseriusan dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi kenaikan harga ini.

“Kami berharap seluruh instansi terkait dapat bergerak cepat dan terkoordinasi, sehingga stabilitas harga tetap terjaga sepanjang Ramadan hingga Idul Fitri,” kata Yohanes Rumpak.

“Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Jangan sampai suasana Ramadan dan Lebaran justru dibayangi keresahan karena harga yang melambung,” tambahnya.

Olehkarenanya, DPRD memastikan akan terus mengawal kebijakan pengendalian harga tersebut agar berjalan efektif di lapangan. Dengan kombinasi pengawasan ketat dan intervensi strategis, stabilitas harga diyakini bisa dipertahankan.

“Dengan langkah yang tepat dan cepat, kita bisa menjaga harga tetap stabil. Harapannya, masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan tenang dan penuh kebahagiaan, tanpa tekanan ekonomi,” pungkas Yohanes Rumpak. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seni dan Budaya Adalah Jati Diri Bangsa

    Seni dan Budaya Adalah Jati Diri Bangsa

    • calendar_month Sab, 29 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ribuan peserta Kirab Budaya dengan berbagai pakaian adat berparade di sepanjang jalan protokol Kota Pontianak, Sabtu (29/9/2018). Iring-iringan kirab budaya ini menarik perhatian warga yang melintas di jalan-jalan yang dilalui peserta dengan ciri khas masing-masing etnis dan budaya. Pawai kirab budaya ini melalui rute, start di depan Gedung Graha Pena Jalan Gajah Mada, […]

  • Jarot Nilai Ensaid Panjang Layak Didukung UNDP dan Raih Equator Prize

    Jarot Nilai Ensaid Panjang Layak Didukung UNDP dan Raih Equator Prize

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kawasan hutan yang tersisa di Kabupaten Sintang tinggal 61.980 hektar. Pengelolaan areal hutan di luar kawasan hutan yang terletak di Ensaid Panjang sebanyak tiga lokasi telah ditetapkan dengan SK Ekobudaya dari Bupati Sintang. Dua areal berhutan lainnya akan ditetapkan kemudian dikelola oleh masyarakat Ensaid Panjang. Olehkarenanya, Bupati Sintang, Jarot Winarno menilai Desa Ensaid […]

  • Kota Pontianak Siap Terapkan Transaksi Non Tunai untuk BBM

    Kota Pontianak Siap Terapkan Transaksi Non Tunai untuk BBM

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak segera menerapkan Program ‘Pontianak Go Cashless’ terutama untuk pembelian semua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebelumnya, penerapan elektronifikasi pembelian BBM baru sebatas bahan bakar jenis premium. “Kita akan gencar mensosialisasikannya secara masif, baik melalui media massa, media sosial maupun secara langsung,” kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat konferensi pers […]

  • Sintang Ibarat Motor Bandong, Bala-Ronny Siap Pegang Kendali

    Sintang Ibarat Motor Bandong, Bala-Ronny Siap Pegang Kendali

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Senin sore, 3 Maret 2025, di Pendopo Bupati Sintang, Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar acara pisah sambut kepemimpinan, melepas H. Jarot Winarno-Melkianus dan menyambut Gregorius Herkulanus Bala-Florensius Ronny sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sintang periode 2025-2030. Acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga momentum refleksi dan harapan bagi masa depan Sintang. Dihadiri oleh Forkopimda, […]

  • Penertiban PETI Bikin Hidup Keluarga Pekerjanya Makin Susah

    Penertiban PETI Bikin Hidup Keluarga Pekerjanya Makin Susah

    • calendar_month Jum, 20 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lantaran semakin banyak warga yang diamankan pihak berwajib karena kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), para Kepala Desa (Kades) pun menemui Bupati Sintang, Jarot Winarno. Mereka minta dicarikan solusi atas permasalahan tersebut. Para Kades yang datang bersama warganya ke Pendopo Bupati Sintang, Jumat (20/4) itu di antaranya, Kades Jerora, Martiguna, Baning Kota dan […]

  • BPBD Sintang Pastikan Dana Hibah Rp10 Miliar dari BNPB Tak Terdampak Efisiensi
    OPD

    BPBD Sintang Pastikan Dana Hibah Rp10 Miliar dari BNPB Tak Terdampak Efisiensi

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, menegaskan bahwa dana hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp10 miliar untuk perbaikan 12 titik jembatan di wilayah Sintang tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Dana tersebut dipastikan tetap utuh dan akan digunakan sepenuhnya untuk pembangunan fisik sesuai amanat […]

expand_less