Breaking News
light_mode

Kalbar Terapkan Pidana Kerja Sosial, Bupati Mempawah Teken MoU dengan Kejati

  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah resmi mendukung penerapan pidana kerja sosial sebagai bentuk pemidanaan yang lebih humanis. Dukungan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar di Aula Kejati Kalbar, Pontianak, Kamis (4/12/2025).

Bupati Mempawah, Erlina, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menandatangani dokumen kerja sama sebagai wujud komitmen daerah dalam mendukung reformasi sistem pemidanaan yang berorientasi pada keadilan restoratif dan kemanusiaan.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa MoU dan PKS ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis dalam mengimplementasikan paradigma baru Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang menekankan pemulihan, bukan semata-mata pemenjaraan.

“Paradigma pemidanaan kini bergeser ke arah keadilan yang lebih humanis dan berorientasi pemulihan. Kalimantan Barat berpotensi menjadi contoh nasional dalam penerapan pidana kerja sosial,” tegas Ria Norsan.

Ia menambahkan, kerja sama ini harus dijalankan secara konsisten berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) dengan pendekatan pembinaan yang memulihkan pelaku sekaligus melindungi kepentingan masyarakat.

“Hukum harus ditegakkan secara tegas, tetapi tetap humanis. Ini demi kepentingan masyarakat Kalimantan Barat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah Erlina menyatakan apresiasi dan dukungan penuh atas terobosan hukum tersebut. Menurutnya, pendekatan pidana kerja sosial sangat relevan untuk penanganan tindak pidana ringan agar lebih berkeadilan dan bermartabat.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik kolaborasi ini. Hukum tidak hanya menghukum, tetapi juga memulihkan korban dan membina pelaku agar kembali produktif bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Bupati Erlina.

Bupati Erlina menegaskan, Pemkab Mempawah siap mendukung penuh implementasi pidana kerja sosial, termasuk dalam aspek pengawasan, pembinaan, dan penyediaan ruang kerja sosial bagi pelaku tindak pidana.

Selain itu, Pemkab Mempawah juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kejaksaan dalam mewujudkan penegakan hukum yang responsif, inklusif, dan berkeadilan.

“Dengan konsep pengawasan dan kerja sosial yang lebih humanis, kebijakan ini diharapkan membawa kebaikan bagi pelaku tindak pidana maupun masyarakat,” pungkas Bupati Erlina. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkades e-Voting Sukses Dilaksanakan, Sekda Mempawah Ucapkan Terima Kasihnya untuk Semua Pihak

    Pilkades e-Voting Sukses Dilaksanakan, Sekda Mempawah Ucapkan Terima Kasihnya untuk Semua Pihak

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, H Ismail mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh lapisan masyarakat dan semua pihak yang sudah mendukung serta mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2020 dengan sistem e-Voting. “Alhamdulillah, Pilkades e-voting kita sudah selesai dan sukses dilaksanakan, bahkan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,” ujar H Ismail usai […]

  • Kecamatan dan Kelurahan Jaga Keharmonisan RT/RW

    Kecamatan dan Kelurahan Jaga Keharmonisan RT/RW

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peran perangkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) sangat penting dalam pemberdayaan masyarakat karena RT/RW ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat di tataran RT dan RW, perlu dilakukan bimbingan dan pembinaan kepada pengurus RT/RW. […]

  • Sintang Stok 600 Ekor Sapi, Kondisinya Sehat dan Layak jadi Hewan Kurban

    Sintang Stok 600 Ekor Sapi, Kondisinya Sehat dan Layak jadi Hewan Kurban

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Eka Dahliana menegaskan ditengah adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ketersediaan stok hewan kurban untuk perayaan Idul Adha tahun 2022 masih tergolong aman. Artinya dari sisi ketersediaan sapi masih dikategorikan cukup walaupun lalu lintas hewan ternak sedikit terganggu guna […]

  • Desa Harus Mampu Bersaing

    Desa Harus Mampu Bersaing

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tiap desa diminta agar mampu bersaing, karena sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri. Sebab desa pada akhirnya menjadi ujung tombak dalam proses mendorong pertumbuhan ekonomi, oleh karena itu agar dana desa dapat benar-benar mampu memutar perekonomian desa, membangun desa dan memberdayakan masyarakat desa. “Saya juga berpesan agar seluruh […]

  • Duka Warga Toho di Tengah Banjir, Pj Bupati Ismail Salurkan Bantuan

    Duka Warga Toho di Tengah Banjir, Pj Bupati Ismail Salurkan Bantuan

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Banjir yang melanda Kecamatan Toho telah meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Akses terhadap kebutuhan pokok terputus, sementara air yang belum surut semakin memperparah penderitaan warga. Dalam kondisi yang penuh keprihatinan ini, Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail hadir menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, Minggu (26/1/2025). Bantuan berupa beras dan mi instan disalurkan di dua […]

  • Yasser Optimis 100 Persen Dana Desa Tahap I Cair Tepat Waktu
    OPD

    Yasser Optimis 100 Persen Dana Desa Tahap I Cair Tepat Waktu

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang menargetkan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap I tahun 2025 dapat rampung 100 persen sebelum batas waktu yang ditentukan, yaitu 15 Juni 2025. Kepala DPMPD Sintang, Syarif Yasser Arafat mengatakan saat ini progres pencairan telah mencapai sekitar 90 persen, meskipun masih ada beberapa desa […]

expand_less