Breaking News
light_mode

RDTR Kawasan Perkotaan Sungai Pinyuh Bermanfaat untuk Masa Depan Mempawah

  • calendar_month Kam, 19 Sep 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pj Bupati Mempawah, Ismail menghadiri Ekspose Akhir Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Penjaminan Kualitas Kajian Lingkuhan Hidup Strategis (KLHS) RDTR Kawasan Perkotaan Sungai Pinyuh Tahun 2024 di Aula Wisata Nusantara, Kamis (19/9/2024).

Pj Bupati Ismail menyampaikan kegiatan hari ini adalah langkah awal bagi Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk kembali berjuang di tingkat kementerian/ lembaga, dengan cara menggiring substansi RDTR Kawasan Perkotaan Sungai Pinyuh ini dalam Pembasahan Lintas Sektor hingga terbitnya Persetujuan Substansi yang nanti akan difasilitasi kembali oleh Kementerian ATR/BPN di Jakarta.

“Sehingga pada akhirnya akan kita tetapkan legalitas RDTR ini dalam sebuah produk hukum berupa Peraturan Bupati Mempawah yang kita harapkan dapat ditetapkan dalam Tahun 2024 ini,” ujar Pj Bupati Ismail.

Pj Bupati Ismail berharap apa yang disusun bersama ini telah mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat beserta kearifan lokal yang berlaku di tengah masyarakat Kecamatan Sungai Pinyuh, namun dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan kawalan substansi dari kementerian/ lembaga di tingkat pemerintah pusat, Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, serta Perangkat Daerah Kabupaten Mempawah.

“RDTR Kawasan Perkotaan Sungai Pinyuh yang akan kita rampungkan ini diharapkan akan menjadi pedoman dalam pemberian konfirmasi kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang untuk menunjang pelaksanaan investasi melalui OSS RBA,” jelas Pj Bupati Ismail.

Selain itu, Pj Bupati Ismail menyampaikan dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang, terkait perjinan berusaha dan berinvestasi di Kabupaten Mempawah sangat diperlukan Rencana Detail Tata Ruang yang merupakan rencana rinci tata ruang dan dilengkapi dengan peraturan zonasi yang kemudian akan diintegrasikan secara elektronik/digital ke dalam OSS RBA.

Menurut Pj Bupati Ismail, Penetapan RDTR Kawasan Perkotaan Sungai Pinyuh yang akan menjadi salah satu instrumen operasional dari Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mempawah 2014-2034, sebagai pintu gerbang masuknya investasi dan legalitas pengembangan wilayah di Kabupaten Mempawah.

“Semoga RDTR Kawasan Perkotaan Sungai Pinyuh ini akan menjadi bekal yang baik bagi anak cucu kita hingga 20 tahun mendatang,” pungkas Pj Bupati Ismail. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikeluhkan Warga di Medsos, Bupati Erlina Gerak Cepat Tinjau Jalan Rusak di Antibar

    Dikeluhkan Warga di Medsos, Bupati Erlina Gerak Cepat Tinjau Jalan Rusak di Antibar

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, langsung turun ke lapangan meninjau kondisi jalan rusak di Jalan Adi Wijaya, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kamis (2/10/2025). Langkah cepat itu diambil setelah maraknya laporan dan surat terbuka masyarakat di media sosial terkait kerusakan parah ruas jalan tersebut. Dalam tinjauannya, Bupati Erlina menegaskan pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap […]

  • Dorong Desa Maju jadi Desa Mandiri

    Dorong Desa Maju jadi Desa Mandiri

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalbar menetapkan dokumen Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar, Senin (22/7/2019). Sebelumnya, Pemprov Kalbar telah menyampaikan Nota dokumen KUA dan PPAS kepada DPRD Kalbar untuk dibahas lebih lanjut sebagai alur penyusunan Rencana Anggaran Perencanaan Belanja […]

  • HUT ke-37, Jadilah Desa yang Madani dan Bermartabat

    HUT ke-37, Jadilah Desa yang Madani dan Bermartabat

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengajak seluruh masyarakat yang tinggal di Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian agar selalu rukun, damai, dan toleransi. Ihwal itupun disampaikannya saat menghadiri HUT Desa Solam Raya ke-37 di lapangan Sepakbola Solam Raya, Sabtu (5/10/2019). “Mari kita saling menghargai, saling menahan diri, dan saling mengayomi sesama masyarakat. Inilah modal […]

  • Exit Meeting BPK RI: Mempawah Target WTP

    Exit Meeting BPK RI: Mempawah Target WTP

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menerima langsung kunjungan Exit Meeting dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Barat di ruang kerjannya, Kamis (8/5/2025). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2024. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Erlina menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim BPK. Tak hanya […]

  • Berharap 1.523 Wisudawan Rebut Peluang Kerja

    Berharap 1.523 Wisudawan Rebut Peluang Kerja

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – 1.523 mahasiswa/mahasiswi Wisuda Diploma, Sarjana, Profesi dan Pascasarjana Universitas Tanjungpura Periode III Tahun Akademik 2018/2019 yang baru lulus, diharapkan dapat membaca peluang dan merebut peluang kerja yang ada. Pasalnya, Provinsi Kalbar sedang melakukan pertumbuhan pembangunan dan investasi secara merata di setiap daerah. “Sekarang dari aspek apapun Kalbar sedang melakukan kenaikan pertumbuhan pembangunan dan […]

  • Dorong Semua Pihak Berperan Aktif Tanggulangi TBC

    Dorong Semua Pihak Berperan Aktif Tanggulangi TBC

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penemuan pasien TBC di Indonesia di antara orang yang diestimasikan sakit TBC setiap tahunnya masih melebihi 30 persen di mana mayoritas notifikasi berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan publik. Waki Wali Kota Pontianak, Bahasan menerangkan, tantangan dalam penanggulangan TBC di Indonesia di antaranya adalah keterlibatan multisektoral yang belum optimal serta kurangnya pelaporan kasus TB, […]

expand_less