Breaking News
light_mode

Diguyur Hujan Dua Hari, Ribuan Rumah Penduduk di Serawai Banjir

  • calendar_month Sel, 4 Okt 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Hujan berintensitas tinggi secara merata turun di beberapa wilayah  sehingga menyebabkan sungai meluap dan menimbulkan bencana banjir di Provinsi Kalimantan Barat.

Ribuan rumah penduduk terendam banjir dan ribuan jiwa terdampak di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang.

Berdasarkan data Kecamatan Serawai, tercatat tiga desa di pusat kecamatan terdampak banjir, yakni Desa Muara Kota, Desa Nanga Serawai, dan Desa Tanjung Raya.

Sedangkan desa diluar pusat kecamatan yang terdampak banjir tercatat 12 desa, yakni Desa Sawang Senghiang, Desa Tontang, Desa Tamakung, Desa Tanjung Harapan, Desa Paga Lebata, Desa Sehabung, Desa  Begori, Desa Bedaha, Desa Batu Ketubung, Desa Tanjung Baru, Desa Nanga Mentatai, dan Desa Nusa Tujuh.

Banjir yang melanda desa-desa di Kecamatan Serawai itu  menyebabkan permukiman warga, fasilitas umum, dan jalan tergenang.

“Saat ini warga yang terdampak banjir membutuhkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan,” ungkap Kasi Pemerintahan Kecamatan Serawai, Eko Bambang Hartowo ketika dihubungi Lensakalbar.co.id, Selasa (4/9//102022).

Eko Bambang Hartowo memprediksi ribuan rumah penduduk dan jiwa di Kecamatan Serawai terdampak banjir. “Kami masih melakukan pendataan. Kalau kita lihat dari desa terdampak, ada ribuan rumah penduduk dan jiwa yang terdampak banjir ini,” beber Eko Bambang Hartowo.

Kendati demikian, aparat pemerintah, kata Eko Bambang Hartowo, terus memantau kondisi daerah-daerah yang terdampak banjir serta membantu korban banjir.

“Kami minta pihak desa juga selalu memberikan laporan perkembangan situasi banjir di daerahnya masing-masing,” katanya.

Kata Eko Bambang Hartowo,  pihak kecamatan dan puskesmas setempat juga sudah turun ke lapangan. Langkah yang diambil pertama, adalah memastikan kesehatan masyarakat terdampak banjir.

“Kita lakukan pengecekan kesehatan masyarakat secara door to door dan memberikan obat bagi warga yang mengalami gejala sakit,” kata dia.

Adapun penyebab banjir di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang ini, karena curah hujan berintensitas tinggi sejak dua hari lalu. Imbasnya air sungai melawi di wilayah  tersebut meluap hingga naik ke permukiman penduduk dan fasilitas umum lainnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Tahun Bersengketa, PTPN XIII Telan Kerugian Rp180 Miliar

    Enam Tahun Bersengketa, PTPN XIII Telan Kerugian Rp180 Miliar

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak 2010 – 2016 silam, masyarakat Desa Nanga Jetak, Dusun Dait Kecamatan Dedai bersengketa lahan dengan pihak PTPN XIII. Akibatnya, perusahaan milik Negara itu pun mengalami kerugian Rp180 miliar. “6  tahun bersengketa. Kalau dihitung kerugianya mencapai Rp180 miliar,” kata GM PTPN XIII Nanga Jetak, Yoris Sinaga, Jumat (25/8). Menurutnya, tidak hanya kerugian materi […]

  • Komisi X DPR RI Kunker ke Sintang, Jarot Sampaikan PAD dari Pariwisata Minim

    Komisi X DPR RI Kunker ke Sintang, Jarot Sampaikan PAD dari Pariwisata Minim

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menegaskan bahwa Bukit Kelam adalah branding Kabupaten Sintang. Sayangnya, belum mampu meningkatkan kontribusi sektor UMKM dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Olehkarenanya, orang nomor satu di Bumi Senentang inipun berharap festival kelam ke depannya sudah masuk ke 100 kalender pariwisata Indonesia. Ihwal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan kerja (Kunker) anggota […]

  • Waspada Badai Tropis Surigae

    Waspada Badai Tropis Surigae

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengingatkan warga Pontianak untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Kalbar. Adanya badai tropis surigae itu berpotensi menyebabkan meningkatnya potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Hal tersebut sebagaimana yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). “Masyarakat […]

  • Silpa Boleh, Tapi Jangan Terlalu Besar Donk

    Silpa Boleh, Tapi Jangan Terlalu Besar Donk

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sintang tahun 2019 diketahui sebesar Rp1,94 triliun. Besaran anggaran tersebut pun diharapkan tidak menjadi sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa). “Kalau banyak menjadi Silpa itu akan berpengaruh dengan dana perimbangan kita, pusat akan mengurangi kucuran dana alokasi kita,” kata Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, Jumat […]

  • Kubu Raya Gratiskan Pemeriksan USG untuk Ibu Hamil

    Kubu Raya Gratiskan Pemeriksan USG untuk Ibu Hamil

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menegaskan bahwa di era pemerintahannya begitu komitmen dalam menekan angka kematian ibu, bayi, balita, dan angka stunting. Karena itu, Bupati Muda meminta para ibu hamil untuk disiplin memeriksakan kehamilan dengan alat ultrasonografi (USG) yang dimiliki puskesmas kecamatan. “Semua ibu hamil di Kubu Raya harus memeriksakan kehamilannya dengan USG […]

  • Kata Edi, Kerukunan Umat Beragama di Pontianak Sangat Tinggi

    Kata Edi, Kerukunan Umat Beragama di Pontianak Sangat Tinggi

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memaparkan profil Kota Pontianak di hadapan peserta diklat kepemimpinan (diklatpim) dari berbagai daerah di Indonesia yang diprakarsai Kementerian Agama Republik Indonesia. Beberapa paparannya fokus pada bidang agama dan budaya. Ia menyampaikan, kondisi terkini warga Kota Pontianak diantaranya masyarakat yang beragama muslim mencapai lebih dari 76 persen. “Belajar […]

expand_less