Breaking News
light_mode

Edi Minta Penyusunan RPD Jawab Masalah Strategis

  • calendar_month Kam, 8 Sep 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya memperbaiki pengelolaan internal mulai dari sektor pemerintahan, seperti penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) untuk tahun 2024-2026. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengakui dalam penyusunan kembali RPD masih banyak komponen yang perlu dievaluasi.

“Sebelumnya sudah direvisi sebenarnya, tapi hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyatakan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kita terdapat kekurangan dan kesalahan, sehingga untuk mengukur capaian kinerja ada kekeliruan,” terangnya usai kegiatan Penyusunan Dokumen Rencana Strategis Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkot Pontianak Tahun 2024-2026, di Aula Rohana Muthalib Bappeda Kota Pontianak, Kamis (8/9/2022).

Beberapa hal yang menjadi evaluasi pihaknya adalah peningkatan penelitian saat proses penyusunan serta menambah pemahaman tentang capaian kinerja, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta hal lainnya terkait penyusunan strategis RPJMD. Sama pentingnya dengan sektor pendidikan dan kesehatan, Edi menganggap perlunya mencantumkan sektor pendapatan dalam RPJMD.

“Pendapatan per kapita atau daya beli, jadi lengkap. Mungkin tidak semuanya paham, namun harus didalami dengan baik, sehingga segala kinerja menjadi benar. Tentunya hal ini harus berdasarkan fakta di lapangan,” paparnya.

Edi meminta tim penyusun serta OPD terkait untuk memprioritaskan penyusunan RPD tersebut dengan menyiapkan jadwal simultan dengan efektif dan efisien. Dia juga berharap agar hasil dari RPD mampu menjawab masalah dan isu strategis masyarakat Kota Pontianak.

“Susun RPD dengan holistik, integratif, terpadu dan spasial,” pesannya.

Seperti diketahui , tahun 2024 adalah tahun terakhir periodesasi RPJMD Kota Pontianak Tahun 2020-2024. Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri No 70 Tahun 2021 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Bagi Daerah dengan Masa Jabatan Kepala Daerah Berakhir Pada Tahun 2022, diamanahkan kepada Kepala Daerah yang berakhir pada Tahun 2022 untuk menyusun Dokumen RPD Tahun 2023-2026 dan menyusun Dokumen Renstra Perangkat Daerah Tahun 2023-2026.

“Untuk masa jabatan saya sebagai Walikota Pontianak dengan Masa Bakti Tahun 2018-2023, tepatnya akan berakhir di Bulan Desember Tahun 2023,” ujar Edi.

Kedepan, Dokumen RPD Kota Pontianak merupakan dokumen perencanaan jangka menengah transisi yang ditetapkan dengan Peraturan Walikota (Perwa) dan menjadi pedoman strategis bagi pembangunan yang dipimpin oleh Penjabat (PJ) Walikota selama jangka waktu Tahun 2024 sampai dengan Tahun 2026 atau sampai ditetapkannya Peraturan Daerah tentang RPJMD merujuk visi misi Kepala Daerah terpilih.

“Saya harap bapak/ibu sekalian untuk mengikuti sosialisasi ini dengan seksama dan menjadi perhatian bagi seluruh Perangkat Daerah, Bappeda serta Tim SAKIP Kota Pontianak. Karena prasyarat keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan pembangunan,” pungkasnya. (kominfo/LK1) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Berceloteh dan Tundang

    Lomba Berceloteh dan Tundang

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Ilmu Pengetahuan (Iptek) dan Bahasa Kota Pontianak menggelar Final Lomba Berceloteh dan Pantun Berdendang (Tundang) dalam Bahasa Melayu di UPT Pusat Iptek dan Bahasa Kota Pontianak, Gedung Pontianak Convention Center (PCC) lantai 2, pada Senin (22/7/2024). Peserta pada Lomba Berceloteh dalam Bahasa Melayu adalah siswa-siswi kelas satu dan […]

  • Semua Pihak Bertanggung Jawab Atasi Karhutla

    Semua Pihak Bertanggung Jawab Atasi Karhutla

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Semua pihak dinilai harus bertanggungjawab soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kabupaten Sintang. Celakanya, dampak yang ditimbulkan sudah sangat meresahkan dan menganggu kesehatan masyarakat. Olehkarenanya, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Sintang, Elisa Gultom mengatakan, perlu adanya langkah konkrit untuk meminimalisir bencana kabut asap yang disebabkan oleh karhutla. “Celakanya ini terulang terus […]

  • Sintang Komitmen Wujudkan Pembangunan Lestari

    Sintang Komitmen Wujudkan Pembangunan Lestari

    • calendar_month Sel, 23 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah membuka kegiatan Pertemuan Konsultasi Penyusunan Peraturan Bupati tentang Perencanaan dan Pengelolaan Areal Berhutan di Luar Kawasan Hutan Kabupaten Sintang. Kegiatan inipun berlangsung di Aula Bappeda Sintang, Selasa (23/3/2021). Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah yang juga merupakan Ketua Sekretariat Multi Pihak Pembangunan Lestari Kabupaten Sintang mengatakan […]

  • Bupati Erlina Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah Usai Terima LHP BPK RI

    Bupati Erlina Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah Usai Terima LHP BPK RI

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina berkomitmen untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan patuh regulasi usai menghadiri Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (13/1/2026). Penyerahan LHP tersebut digelar di Aula BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat dan dihadiri para […]

  • Belajar dari Samarinda, Bupati Erlina Siap Dongkrak PAD dan Inovasi Pemerintahan Mempawah

    Belajar dari Samarinda, Bupati Erlina Siap Dongkrak PAD dan Inovasi Pemerintahan Mempawah

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah bertekad mempercepat inovasi tata kelola pemerintahan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah melaksanakan Studi Kaji Terap ke Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (11/11/2025). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Mempawah, Erlina, didampingi Wakil Bupati Juli Suryadi, ini menjadi langkah konkret Pemkab Mempawah untuk meniru kesuksesan Kota Samarinda dalam mengelola […]

  • Video Konference dengan Kapolri, Sudarmin: TNI-Polri Diminta Netral Selama Pemilu 2019

    Video Konference dengan Kapolri, Sudarmin: TNI-Polri Diminta Netral Selama Pemilu 2019

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • 0Komentar

    LebsaKalbar – Guna mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan video conference dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata 2018, Senin (24/09/2018). Kapolri melakukan video conference didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menko Polhukam Wiranto, dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Dihadapan, Bupati Sintang, Danrem 121/Abw, Dandim 1205/Stg, dan Kapolres Sintang, Kapolri […]

expand_less