Breaking News
light_mode

BPBD Akui Belum Bisa Tetapkan Status Siaga Darurat Batingsor

  • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang mengakui belum bisa menetapkan status siaga bencana Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor). Lantaran banyak persyaratan untuk menenuhi kenaikan status siaga itu.

“Untuk penetapan status banyak persyaratannya. Meskipun empat kecamatan kita, yakni Serawai, Ambalau, Kayan Hilir, dan Kayan Hulu sudah terkena banjir, tapi kondisinya saat ini sudah mulai surut. Untuk itu, kondisinya kita anggap masih normal dan belum bisa menetapkan status siaga Batingsor,” terang Bernhard Saragih ketika mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Penanganan Batingsor di Ruang Rapat Sekda Sintang, Senin (8/8/2022).

Kendati Demikian, kata Bernard, anomali cuaca yang terjadi belakangan ini membuat pihaknya tetap waspada dengan segala kemungkinan yang akan terjadi, terutama berkaitan dengan bencana Bagingsor ini.

“Tentunya, kita di Kota Sintang tetap waspada dan siaga. Begitu juga dengan stok bantuan masih ada, sehingga masih bisa membantu jika terjadi bencana yang ringan,” kata Bernard.

Karenanya, Bernard menghimbau agar masyarakat juga waspada pohon tumbang dan banjir. “Saat ini di Kabupaten Sintang terjadi hujan disertai dengan angin, sehingga berpotensi pohon tumbang. Makanya, kita imbau masyarakat waspada,” imbau Bernard.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sintang, Setina memastikan stok bantuan sembako untuk korban Batingsor masih cukup, bahkan baru-baru ini ada yang sudah pihaknya bagikan, terutama kepada masyarakat terdampak Batjngsor.

“Kami sudah mendroping stok bantuan
Tempunak dan Sungai Tebelian, sayangnya sampai sekarang belum ambil stok sembako untuk lambung sosial. Sedangkan kecamatan lain sudah ambil stok sembako untuk lumbung pangan bahkan ada yang sudah mulai menggunakan stok sembakonya,” pungkas Setina.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Sintang pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Teti Suharni mengungkapkan bahwa stok sembako yang dikelola pihaknya dipastikan cukup untuk membantu korban terdampak Batingsor.

“Kurang lebih ada 68 ton beras yang kita siapkan. Saya rasa ini cukup,” pungkas Teti Suharni. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Pelayanan Publik yang Efisien, Simple dan Transparan

    Optimalkan Pelayanan Publik yang Efisien, Simple dan Transparan

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Mainar Puspa Sari berharap Pemerintah Kabupaten Sintang ke depannya dapat membangun pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Hal tersebut dikarenakan masyarakat menginginkan pelayanan yang efisien, mudah dan simple alias tidak bertele-tele. Dijelaskannya, dengan adanya sikap pelayanan publik tanpa maladministrasi, dapat menggambarkan langkah nyata lebih terbuka […]

  • H-1 Pemilu 2024, Bupati, KPU dan Bawaslu Tinjau TPS Mempawah Hilir dan Desa Anjongan Dalam

    H-1 Pemilu 2024, Bupati, KPU dan Bawaslu Tinjau TPS Mempawah Hilir dan Desa Anjongan Dalam

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna memastikan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 dapat berlangsung aman dan lancar, Bupati Mempawah, Hj Erlina bersama jajaran Forkopimda, KPU serta Bawaslu Kabupaten Mempawah melakukan patroli gabungan pengecekan pendistribusian logistik dan alat kelengkapan ke sejumlah titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kabupaten Mempawah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Mempawah Hilir dan Desa […]

  • Dinkes Tegaskan Vaksin Sinovac Bukan Uji Coba
    OPD

    Dinkes Tegaskan Vaksin Sinovac Bukan Uji Coba

    • calendar_month Kam, 18 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh menegaskan vaksin yang akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan (Nakes) sebagai kelompok yang rentan terserang wabah pandemi bukan vaksin untuk uji coba. Hal itu diungkapkan lantaran banyaknya berita hoax yang beredar soal vaksin jenis Sinovac itu. “Untuk nakes sekali lagi saya sampaikan, bukan uji coba tapi itu […]

  • Halal Bihalal ASN Kemenag Mempawah

    Halal Bihalal ASN Kemenag Mempawah

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail memghadiri kegiatan Halal Bihalal ASN Kementerian Agama Kabupaten Mempawah yang dirangkaikan dengan Walimatus Shafar Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mempawah, Selasa (21/5/2024). Pj Bupati Ismail mengatakan, proses ibadah haji merupakan rangkaian ibadah yang panjang yang banyak menguras fisik dan mental, sehingga memerlukan persiapan yang matang dan waktu yang lama […]

  • Pesan Bupati Erlina, PPNI Harus Kompak dan Profesional

    Pesan Bupati Erlina, PPNI Harus Kompak dan Profesional

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peringatan HUT ke 45 Persatuan Perawat Nasional Indoensia (PPNI) Tingkat Provinsi Kalbar digelar di Halaman Kantor Bupati Mempawah, Rabu (16/10/2019) malam. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Mempawah, Hj Erlina, Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan, Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Arief Rinaldi, OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, dan seluruh kontingen PPNI di Kalbar. […]

  • Tetap Waspada dan Patuhi Protokol Kesehatan

    Tetap Waspada dan Patuhi Protokol Kesehatan

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan meskipun penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak relatif masih bisa terkendalikan, namun masyarakat diminta tidak lengah dan tetap waspada. “Kita tidak boleh lengah dan terus gencar melakukan rapid test. Saat ini kita sudah melakukan rapid test sejumlah 20 ribu orang,” tuturnya, Jumat (12/6/2020). Ia menerangkan, saat ini […]

expand_less