Breaking News
light_mode

Sekda Ajak Rakyat Tetap Semangat dan Kompak

  • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kendati tidak semeriah seperti tahun-tahun sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mengajak masyarakat agar tetap semangat memperingati Hari Jadi (Harjad) Kota Sintang ke 659.

“Pandangan dan ingatan kita harus terfokus pada masa silam, dimana sosok Jubari Irawan I mengajarkan betapa pentingnya nilai-nilai kebersamaan. Perbedaan atas dasar SARA yang kita miliki harus di rajut dengan tali saling kenal-mengenal, hasrat untuk bersaudara serta menebar kasih sayang satu dengan yang lainnya harus terus kita galakkan. Kalau diantara kita merasa senang, maka semua harus juga merasa senang, sebaliknya jika ada yang susah, maka rasa susah itupun kita rasakan bersama juga,” ajak Sekda Yosepha, Selasa (25/5/2021)

Olehkarenanya, kata Sekda Yosepha, warisan nilai kebersamaan inilah wajib untuk diaktualisasikan dalam panggung kehidupan sosial, terutama dalam melawan Covid-19.

“Jadi, ada ungkapan bijak seperti ini kehidupan adalah 10 persen, apa yang terjadi pada anda dan 90 persenya adalah bagaimana anda meresponnya. Artinya, tantangan terbesar kita menghadapi covid-19 adalah bagaimana kita merespon secara tepat, cerdas, dan percaya adanya covid-19, kemudian patuhi protokol kesehataan dengan menerapkan 5M, terus berprilaku hidup bersih dan sehat serta saling peduli pada sesama merupakan respon terbaik melawan covid-19,” ungkap Sekda Yosepha.

Selain itu, Sekda Yosepha juga mengatakan bahwa pemerintahan Bupati Jarot dan Wakil Bupati Sudiyanto memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Sultan Sintang dan seluruh kerabat keraton Al Mukarramah Sintang atas jasanya yang terus menjaga kebudayaan sintang tetap lestari.

Menurut Sekda, tema peringatan Hari Jadi Kota Sintang tahun ini adalah “Bertema”. Artinya, “Bersama Terus Maju”.

“Tema ini memberi pesan kepada kita bahwa Sintang sebagai rumah besar kita semua, yang harus diisi dengan spirit berbersamaan dalam kemajuan. Tidak boleh ada kelompok yang tertinggal atau ditinggalkan, sementara kelompok lain lebih di depan dalam membangun Kota Sintang,” jelas Yosepha.

Karena itu, semua kelompok anak bangsa harus di beri hak, tempat, kesempatan dan perlakuan yang sama untuk berkontribusi memajukan Kota
Sintang sebagai landmark Kabupaten Sintang.

“Apalagi saat ini kita masih dalam suasana pendemi covid-19. Tentunya spirit kebersamaan justru menjadi modal melawan covid-19 agar persuadaraan dan kesatuan semakin kokoh,” pungkas Yosepha. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurangi Ketergantungan Pusat, Sandan Minta Pemda Cari Sumber Pendapatan Baru

    Kurangi Ketergantungan Pusat, Sandan Minta Pemda Cari Sumber Pendapatan Baru

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua DPRD Sintang, Sandan, terus mendorong pemerintah daerah untuk menggali potensi-potensi baru guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dinilai krusial untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat secara bertahap di masa mendatang. Menurut Sandan, kondisi fiskal daerah saat ini masih sangat bergantung pada kucuran dana dari pusat. Karena […]

  • Kumpul di Atas Jam 10 Malam, Erlina Minta Tim Patroli Covid-19 Angkut Warganya

    Kumpul di Atas Jam 10 Malam, Erlina Minta Tim Patroli Covid-19 Angkut Warganya

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah mulai membatasi aktivitas warganya, terutama malam hari. Hal itu sebagai upaya menekan dan meminimalisir penyebaran virus Corona atau Covid-19 di kabupaten itu. “Maksimal di atas jam 10 malam, lewat dari jam itu, saya minta polisi untuk menertibkannya agar ada efek jera,” tegas Bupati Mempawah, Hj Erlina, Selasa (24/3/2020). Dalam hal […]

  • Program Kotaku Kurangi Kawasan Kumuh

    Program Kotaku Kurangi Kawasan Kumuh

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh, sangat berdampak dalam mengentaskan kawasan kumuh di Kota Pontianak. Saat ini kawasan kumuh di Pontianak tersisa sekitar 3,49 hektar. Tahun depan pihaknya akan berupaya mengurangi angka tersebut hingga […]

  • Ini Tiga Undang-undang Melindungi Anak Dari Kekerasan…

    Ini Tiga Undang-undang Melindungi Anak Dari Kekerasan…

    • calendar_month Sel, 25 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anak-anak di Kota Pontianak harus berani melaporkan kepada pihak yang berwajib, apabila mengalami kekerasan yang mengancamnya. Sebab, anak dilindungi oleh tiga Undang-undang: Undang-undang (UU) Perlindungan Anak UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga Dan UU Tindak Perdagangan Orang “Jangan takut lagi ya. Karena kalau ada kekerasan yang mengancamnya anak dapat dilindungi dengan tiga Undang-undang tersebut,” […]

  • Kurniawan Paparkan Rangkaian dan Persiapan MTQ Sintang XXIV

    Kurniawan Paparkan Rangkaian dan Persiapan MTQ Sintang XXIV

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Sekretariat Daerah Bidang Pemerintah, Kurniawan membuka ekspose rencana kegaitan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIV tahun 2019 di Balai Ruai Komplek rumah dinas Bupati Sintang, Selasa (30/10/2019). Kegiatan MTQ tingkat kabupaten ini mengalami percepatan dalam pelaksanaannya. Semula kegiatan akan dilaksanakan pada tahun 2020 namun atas beberapa pertimbangan, kegiatan MTQ tingkat […]

  • Tiga Kecamatan Terendam Banjir, BPBD Diminta Ambil Langkah Konkrit

    Tiga Kecamatan Terendam Banjir, BPBD Diminta Ambil Langkah Konkrit

    • calendar_month Kam, 31 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tiga Kecamatan di Kabupaten Sintang dilanda banjir pasca curah hujan tinggi beberapa waktu lalu. Tiga kecamata itu pun meliputi, Kayan Hulu, Kayan Hilir dan Serawai. Wakil Bupati Sintang, Askiman membenarkan akan kondisi itu. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengambil langkah konkrit untuk mengatasinya. “Kita sudah perintahkan BPBD Sintang untuk menginventarisir lokasi banjir […]

expand_less