Breaking News
light_mode

Pemkot Gelontorkan Bantuan Operasional untuk 2.635 RT dan 580 RW 

  • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai menggelontorkan bantuan operasional RT/RW se-Kota Pontianak untuk tahun anggaran 2021. Setiap RT dan RW masing-masing menerima bantuan dana operasional sebesar Rp1,5 juta per tahun yang bersumber dari APBD Kota Pontianak tahun 2021.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, bantuan operasional ini rutin diberikan setiap tahunnya. Ia berharap bantuan ini bisa bermanfaat untuk operasional perangkat RT/RW yang memberikan pelayanan kepada warganya.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu sedikit banyak untuk operasional mereka,” ujarnya usai menyerahkan secara simbolis bantuan operasional RT/RW di Aula Kantor Camat Pontianak Timur, Selasa (4/5/2021).

Tahun 2021 ini, total jumlah penerima bantuan operasional RT/RW se-Kota Pontianak sebanyak 3.215, dengan rincian 2.635 RT dan 580 RW. Masing-masing kecamatan terdiri dari Pontianak Utara 556 RT dan 131 RW, Pontianak Barat 555 RT dan 104 RW, Pontianak Timur 405 RT dan 86 RW, Pontianak Kota 515 RT dan 120 RW, Pontianak Tenggara 190 RT dan 47 RW dan Pontianak Selatan 414 RT dan 92 RW.

Penyerahan dilakukan secara simbolis di masing-masing kecamatan. “Kita berharap bantuan operasional ini dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kegiatan operasional RT/RW,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pula, dia meminta seluruh perangkat RT/RW yang hadir untuk aktif dalam menangani pandemi Covid-19 di lingkungannya masing-masing.

“Peran RT/RW sangat dibutuhkan dalam menangani persoalan yang timbul akibat dampak pandemi Covid-19,” tutur Edi.

Ia menambahkan, hingga kini seluruh pihak berupaya semaksimal mungkin memutus mata rantai penyebaran Covid-19, termasuk pembentukan Satgas Covid-19 di tingkat RT/RW.

“Peran RT/RW menjadi dominan di lapangan dalam menjaga dan melindungi warganya agar tidak terpapar Covid-19,” terangnya.

Satu diantara penerima bantuan operasional RT/RW, Hasmi Abdul Razak, Ketua RW 05 Banjar Serasan Kecamatan Pontianak Timur mengaku senang dengan adanya bantuan ini. Terlebih menjelang Idulfitri yang sudah semakin dekat.

Alhamdulillah, kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang memang ditunggu-tunggu oleh para RT/RW,” ucapnya.

Dirinya berharap bantuan ini bisa ditingkatkan kedepannya. Meskipun ia juga memaklumi kondisi saat ini di tengah pandemi Covid-19 pemerintah memiliki keterbatasan anggaran.

“Setidaknya bantuan ini sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Pontianak terhadap kami selaku RT/RW,” imbuh Hasmi.

Camat Pontianak Timur, Ismail berharap bantuan operasional bagi RT/RW bisa bermanfaat dalam rangka menunjang operasionalnya.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung operasional RT/RW selama ini,” sebutnya.

Ia mendorong seluruh RW di wilayah Kecamatan Pontianak Timur membentuk Satgas Covid-19 dengan beranggotakan masing-masing RT. Tiap-tiap RW dan kelurahan juga diharapkan memiliki unggulan masing-masing, mulai dari ketahanan pangan, tangguh protokol kesehatan dan sebagainya.

“Bahkan di Kelurahan Saigon Kompleks Griya Pratama mendapatkan penghargaan tingkat Kota Pontianak untuk Kampung Tangguh,” terangnya. (LK1/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Minta Pemerintah Atasi Kenaikan Harga Beras

    DPRD Minta Pemerintah Atasi Kenaikan Harga Beras

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Lim Hie Soen minta kepada pemerintah daerah agar menganbil langkah konkret untuk mnegatasi kenaikan harga beras. Langkah konkret yang dimaksud Lim Hie Soen adalah misalnya memberikan bantuan dan insentif kepada petani untuk meningkatkan produksi beras, sehingga pasokan beras dapat tercukupi dalam memenuhi kebutuhan konsumen dan […]

  • 60 Persen Desa di Sintang Ajukan Pencairan DD Tahap II
    OPD

    60 Persen Desa di Sintang Ajukan Pencairan DD Tahap II

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat menyebut bahwa pencairan dana desa (DD) sudah memasuki tahap II. “Jadi dari 391 desa, sudah lebih dari 60 persen atau hampir 200-an lebih desa yang sudah mengajukan pencarian dana desa tahap II,” ungkap Syarif Yasser Arafat kepada Lensakalbar.co.id ketika ditemui […]

  • Edi jadi Orang Pertama di Data Program Keluarga 2021

    Edi jadi Orang Pertama di Data Program Keluarga 2021

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjadi orang pertama dalam Program Pendataan Keluarga 2021. Petugas dari BKKBN Provinsi Kalimantan Barat yang bertugas mendata mewawancarai Wali Kota untuk mengisi formulir pendataan yang ada di smartphone. “Data ini menjadi penting untuk mengetahui demografi dan permasalahan secara pasti penduduk Kota Pontianak sehingga kedepan kita bisa membuat […]

  • Tingkatkan SDM Masyarakat Desa

    Tingkatkan SDM Masyarakat Desa

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Anton Isdianto mendorong pemerintah daerah agar mengembangkan desa-desa di Kabupaten Sintang melalui peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan SDM di desa merupakan hal yang penting untuk dilakukan, karena akan secara otomatis mendongkrak perkembangan desa tersebut. “Ketika SDM pada suatu desa baik, tentunya  pengembangan usaha masyarakat […]

  • 2020, 324 Desa Ikut Pilkades Serentak

    2020, 324 Desa Ikut Pilkades Serentak

    • calendar_month Rab, 3 Okt 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap III akan dimulai pada tahun 2020. Diikuti sebanyak 324 desa. Artinya, akan ada yang berhenti dan diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Desa (Kades). “Kalau berhenti karena masa waktunya habis di 2020. Sementara yang diberhentikan mungkin masih ada sisa waktu 1 atau 2 bulan,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat […]

  • Job Fair di PCC Buka 4 Ribu Lowongan Kerja

    Job Fair di PCC Buka 4 Ribu Lowongan Kerja

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gedung Pontianak Convention Center (PCC) diserbu para pencari kerja (pencaker) sesaat setelah Bursa Kerja (Job Fair) Tahun 2019 resmi dibuka Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Job Fair yang rutin digelar setiap tahunnya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak ini […]

expand_less