Breaking News
light_mode

Forum Data Kota Pontianak Sajikan Update Satu Data

  • calendar_month Rab, 31 Mar 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak menggelar Forum Data Kota Pontianak di Aula Rohana Muthalib Kantor Bappeda Kota Pontianak, Rabu (31/3/2021).

Kepala Bappeda Kota Pontianak Amirullah menjelaskan, Forum Data Kota Pontianak ini digelar dalam rangka mendukung Pekan Satu Data Indonesia yang sudah dicanangkan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional beberapa waktu lalu. Forum data ini bertujuan untuk mengumpulkan, mengkonsolidasikan dan menyelesaikan permasalahan data.

“Serta menyepakati kesatuan data, penggunaan dan pemanfaatan data dalam penyelenggaraan satu data Kota Pontianak,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai permasalahan yang dihadapi masing-masing OPD dapat diselesaikan dengan forum data ini. Tujuannya agar tercapai kesepakatan, kesatuan dan harmonisasi data dalam upaya percepatan keterisian data Kota Pontianak 2021.

“Kepala OPD sebagai produsen data diharapkan dapat menyampaikan data dan informasi sesegera mungkin agar proses perencanaan dan evaluasi pembangunan berjalan baik dan lancar,” katanya.

Melalui tata kelola data yang baik diharapkan akan menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan serta menjadi akses dibagipakaikan antar instansi pusat maupun daerah.

“Pemanfaatan data pemerintah tidak hanya sebatas penggunaan internal antar instansi, tetapi juga untuk pemenuhan data publik bagi masyarakat,” terang Amirullah.

Menurutnya, update portal satu data Kota Pontianak merupakan tanggung jawab produsen data atau sumber data yakni seluruh OPD dan instansi vertikal di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

“Untuk itu kami minta kepada seluruh kepala OPD sebagai sumber data segera menyampaikan update data OPD per 31 Desember 2020,” ucapnya.

Kota Pontianak melalui Diskominfo Kota Pontianak sejak 2017 sudah mendukung program satu data Indonesia dengan penandatanganan komitmen open data oleh seluruh kepala OPD. Kemudian didukung adanya Peraturan Wali Kota Pontianak tentang satu data untuk pembangunan berkelanjutan di Kota Pontianak. Kota Pontianak sudah mengunduh data pada portal satu data Indonesia sebanyak 1.207 data save.

“Pada 2019, Kota Pontianak telah memiliki portal satu data sendiri dengan jumlah 4.545 data save,” pungkasnya. (Lk1/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemeriksaan Pemerintahan Mempawah Dimulai, Wabup Tekankan Transparansi OPD

    Pemeriksaan Pemerintahan Mempawah Dimulai, Wabup Tekankan Transparansi OPD

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah resmi menjalani entry meeting pemeriksaan penyelenggaraan pemerintahan daerah Tahun 2026 bersama Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat di ruang kerja Wakil Bupati Mempawah, Senin (18/5/2026). Pemeriksaan yang berlangsung pada 18–27 Mei 2026 tersebut mencakup sejumlah sektor strategis, di antaranya pelayanan publik, kerja sama daerah, pokok-pokok pikiran (pokir), serta berbagai instrumen penyelenggaraan pemerintahan […]

  • Dewan Apresiasi Bulog Salurkan 1.300 Ton Beras untuk Masyarakat Kurang Mampu

    Dewan Apresiasi Bulog Salurkan 1.300 Ton Beras untuk Masyarakat Kurang Mampu

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Anastasia mengapresiasi langkah Bulog Kabupaten Sintang menyalurkan 70 persen dari total beras ke beberapa wilayah di kabupaten tersebut. Menurut Anastasia, tindakan Bulog Kabupaten Sintang untuk menyalurkan beras ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pangan. “Jadi, hingga penghujung tahun […]

  • Begini Cara Bupati dan Wabup Mempawah Berlebaran saat Pandemi Covid-19

    Begini Cara Bupati dan Wabup Mempawah Berlebaran saat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – LEBARAN kali ini masih berada di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. Karena itu, Bupati Mempawah Hj Erlina berkunjung langsung ke 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dapat bersilaturahmi dengan ASN pada momentum Idul Fitri 1441 H. Bupati didampingi Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Sekda Mempawah, H Ismail, Kepala BKPSDM Mempawah, Staf […]

  • Bupati Jarot Resmikan PAUD Assalam, Ini 6 Pendidikan Dasar Anak

    Bupati Jarot Resmikan PAUD Assalam, Ini 6 Pendidikan Dasar Anak

    • calendar_month Sel, 20 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dinilai bukan dipersiapkan untuk menuju pendidikan sekolah dasar. Tetapi, sebagai bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada 6 pendidikan dasar terhadap anak. 6 pendidikan dasar tersebut, adalah: Agama dan moral Fisik motorik Kognitif Bahasa Seni Psikoemosional “PAUD menjadi perhatian khusus, karena PAUD adalah pendidikan yang sangat diperlukan oleh anak-anak […]

  • Bupati Mempawah Dukung Sumudun Menjadi Desa Sadar Kurukunan

    Bupati Mempawah Dukung Sumudun Menjadi Desa Sadar Kurukunan

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aset paling berharga di Kalimantan Barat adalah keberagaman suku, etnis, dan budaya. Perbedaan diyakini bukan sebagai pemecah, justru merupakan pemersatu. keberagaman itu, dapat dilihat di Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kuyit, Kabupaten Mempawah. Masyarakat Tionghoa yang dominan memeluk agama Buddha dan Konghucu hidup saling berdampingan dengan warga muslim. Tolong menolong dan rukun, masjid dan […]

  • Catat! Semua Ijazah CPNS Dilegalisir ke Sekolah Asal

    Catat! Semua Ijazah CPNS Dilegalisir ke Sekolah Asal

    • calendar_month Kam, 10 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). 192 CPNS Sintang diwajibkan melengkapi tiga syarat utama pemberkasan yang ditetapkan oleh pemerintah.  Seperti melakukan legalisir ijazah SD ,SMP , SMA, dan S1. Kedua, SKCK, dan ketiga adalah Surat Keterangan Dokter (SKD). “Untuk legalisir ijazah harus kembali ke sekolah asalnya masing-masing, ” kata Kepala BKPSDM Sintang, Palentinus, […]

expand_less