Breaking News
light_mode

Mempawah Raih Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi Publik

  • calendar_month Rab, 25 Nov 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali mengukir prestasi. Kali ini ia berhasil menambah koleksinya dengan penganugerahan keterbukaan informasi badan publik se- Kalimantan Barat, Rabu (25/11/2020).

Anugerah bergengsi itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan kepada Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) se- Kalimantan Barat.

Penganugerahan tersebut sebagai reward atas komitmen daerah akan keterbukaan informasi publik.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Tim KI beberapa waktu lalu. Telah ditetapkan kualifikasi pemeringkatan dan pemberian penghargaan kepada badan publik yang tertuang dalam SK Ketua Komisi Informasi Provinsi kalimantan Barat Nomor 05/KI.KALBAR/SK/11/2020.

Apresiasi khusus diberikan kepada badan publik yang dinilai memberikan kontribusi positif dan berkomitmen tinggi untuk mewujudkan tujuan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik di Provinsi Kalimantan Barat, yaitu Undang-undang nomor 14 tahun 2008 adalah Kabupaten Mempawah yang mendapatkan peringkat pertama kategori Pemerintah Kabupaten/ Kota se- Kalimantan Barat. Dengan perolehan nilai tertinggi sebanyak 91,07 di antara 14 kabupaten/ kota lainnya.

Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi yang hadir mewakili Bupati Mempawah mengatakan bahwa capaian ini adalah hasil kinerja semua pihak yang terlibat.

“Saya sangat bangga dan berterima kasih sebesar-besarnya atas komitmen dan dedikasi semua OPD dalam kontribusi data, Diskominfo Kabupaten Mempawah, Pejabat Pengelola Infromasi dan Dokumentasi Kabupaten Mempawah serta pihak-pihak yang terlibat,” ucapnya.

Selain itu, dia juga berterima kasih atas bimbingan yang diberikan oleh Komisi informasi dan PPID Provinsi Kalimantan Barat selama ini.
“Kami sadar masih banyak kekurangan dalam penyampaian infromasi kepada masyarakat. Kedepan akan terus kami tingkatkan,” katanya.

Menurutnya, kinerja semua pihak yang terlibat merupakan bukti bahwa Kabupaten Mempawah telah melaksanakan Undang-undang keterbukaan informasi publik dengan benar.

Ketua Komisi infromasi Provinsi Kalbar, Syarif Muhammad Herry mengatakan bahwa hasil pemeringkatan ini dilakukan dengan cara terukur, akuntabel dan transparan serta telah mendapatkan nilai untuk dikonversikan dalam kualifikasi pemeringkatan.

Ia juga mengapresiasi daerah yang berkomitmen dalam melaksanakan Undang- undang serta peraturan lainnya terkait keterbukaan infromasi publik.

“Kepada badan publik yang meraih perolehan nilai tertinggi pada masing-masing kategori saya ucapkan selamat. Selalu kedepankan keterbukaan informasi publik,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LDII Kalbar Bagikan 15 Ribu Kantong Daging Sapi dan Kambing

    LDII Kalbar Bagikan 15 Ribu Kantong Daging Sapi dan Kambing

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 176 ekor sapi dan 114 ekor kambing dari DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalbar yang disebarkan untuk kabupaten/kota di 14 Provinsi Kalbar. “Secara kuantitas jumlah hewan yang ditebar mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2019 lalu. Tahun 2019, jumlah hewan kurban dari LDII Kalbar sebanyak 173 ekor sapi dan 100 ekor kambing. Sedangkan […]

  • Jelang Natal dan Tahun Baru, TPID Pontianak Sidak Pasar dan Pergudangan

    Jelang Natal dan Tahun Baru, TPID Pontianak Sidak Pasar dan Pergudangan

    • calendar_month Kam, 12 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan gudang bahan pokok. Sidak dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi sebagai Ketua Harian TPID Kota Pontianak. Tujuannya untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional dan gudang menjelang perayaan Hari Raya Natal dan […]

  • Pilkades Serentak 2022, Cakades Harus Siap Menang dan Kalah

    Pilkades Serentak 2022, Cakades Harus Siap Menang dan Kalah

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang telah menetapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 72 desa, pada 18 Oktober 2022. Pesta demokrasi inipun diharapkan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa ketika ditemui sejumlah awak media di ruang sidang Paripurna DPRD Sintang, […]

  • Berdayakan Koperasi dan UMKM

    Berdayakan Koperasi dan UMKM

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka meningkatkan sektor perekonomian masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sintang diharapkan untuk memberdayakan Koperasi dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) di kabupaten itu. Hal ini dikatakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Billy Welsan, Kamis (2/4/2020). Menurut dia, ada beberapa hal yang dapat dilakukan dalam rangka memberdayakan Koperasi dan UMKM tersebut di […]

  • Klaim Tingkat Kesembuhan Covid-19 Meningkat

    Klaim Tingkat Kesembuhan Covid-19 Meningkat

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tingkat kesembuhan pasien terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Mempawah mengalami peningkatan. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Rabu (28/7/2021). “Kalau dilihat data kesembuhannya cukup signifikan. Artinya penanganan yang rumah sakit berikan cukup maksimal, sehingga mereka yang terinfeksi covid-19 dapat sembuh,” ungkap Wabup Mempawah. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 […]

  • Pontianak Belum Putuskan untuk PSBB

    Pontianak Belum Putuskan untuk PSBB

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Terkait wacana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar rapat koordinasi membahas kebijakan tersebut. Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Pontianak, Forkopimda Kota Pontianak, anggota DPRD Provinsi Kalbar daerah pemilihan Kota Pontianak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono […]

expand_less