Breaking News
light_mode

Pesanteren Darul Quran Bina 115 Thafidz

  • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pondok Pesantren (Pontren) Darul Quran yang berdomisili di Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, kini tengah membina 115 santri penghapal Alquran (tahfidz).

Selasa (1/9/2020), Darul Quran dikunjungi dua pejabat Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, yakni Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam, Wildan, dan Kasi Pendidikan Kesetaraan, Parlindungan Hutabarak. Tampak mendampingi, Kepala Kementerian Agama Mempawah, Mi’rad.

Saat tiba di Pontren Darul Quran, para pejabat Kemenag disambut pengasuh, Ustaz Abdurrahman Zainal Arifin. Ketiganya tampak terkesima dengan pola pendidikan menghapal Alquran yang telah diterapkan pengasuh. Apalagi hingga saat ini, Darul Quran telah mencetak 11 santri yang hapal 30 juzz.

“Kemampuan menghapal Alquran yang terdiri dari 30 juzz, 114 surah dan 6.666 ayat bukan perkara mudah. Masya Allah, ini benar-benar luar biasa. Karena mukjizat Alquran lah yang membuat santri mampu menghapalnya,” ungkap Kepala Kemenag Mempawah, Mi’rad.

Yang membuat para tamunya makin kagum adalah, saat ini tengah dididik 115 santri lagi untuk menghapal Alquran. Tentu butuh IQ santri yang di atas rata-rata untuk bisa melakukan hal tersebut.

Dalam kesempatan itu, Mi’rad menyampaikan apresiasinya atas pola pendidikan di Pontren Darul Quran, yakni Wustha dan Ulya. Artinya, setelah santri tahfidz menyelesaikan hapalan Alquran, akan mendapatkan ijazah Wustha yang setara SMP dan ijazah Ulya setara SMA sebagai bekal untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Pemerintah saat ini sangat memperhatikan para penghafal Alquran. Disediakan beasiswa untuk melanjutkan kuliah dan fasilitas tanpa tes bagi santri sesuai perguruan tinggi yang diinginkan santri hafal 30 juz,” ungkap Mi’rad.

Untuk di Provinsi Kalimantan Barat, tambahnya, Gubernur Sutarmidji sangat peduli dengan santri yang hafal Alquran, dengan peluncuran program mencetak 5.000 tahfizd dalam lima tahun kepemimpinannya.

“Setiap tahun diadakan Wisuda Santri Tahfizd di Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Semoga ini menjadi momentum untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, cemerlang dan berakhlakul karimah,” tutup Mi’rad. (Dex)

 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Kecamatan Anjongan dan Sungai Pinyuh, Bupati Minta Kades Tak Berurusan dengan APH

    Di Kecamatan Anjongan dan Sungai Pinyuh, Bupati Minta Kades Tak Berurusan dengan APH

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina kembali melakukan kunjungan kerja di wilayah Kecamatan Anjongan dan Sungai Pinyuh. Kunker orang nomor satu di Bumi Galaherang tersebut dipusatkan di aula Goa Maria, Rabu (25/1/2023). Kunker tersebut membahas berbagai isu-isu strategis pembangunan desa di kecamatan, permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pemerintahan, administrasi serta program kegiatan desa. “Hari ini […]

  • SDN 19 Telayar Terbakar, Erlina Minta Dikporapar Siapkan Ruang Belajar Mengajar Sementara

    SDN 19 Telayar Terbakar, Erlina Minta Dikporapar Siapkan Ruang Belajar Mengajar Sementara

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pasca mengetahui musibah kebakaran di SDN 19 Dusun Telayar, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur yang terjadi pada Sabtu (17/8/2019). Bupati Mempawah memerintahkan Plt Kadis Dikporapar, Sawardi untuk melihat kondisi di lapangan. “Siang tadi menjelang upacara penurunan bendera, saya mendapat laporan bahwa SDN 19 Telayar mendapat musibah kebakaran yang menghanguskan 1 sekolah. Saya meminta […]

  • Dewan Sintang Minta Jaga dan Lestarikan Cagar Budaya

    Dewan Sintang Minta Jaga dan Lestarikan Cagar Budaya

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai warisan budaya yang bersifat kebendaan, cagar budaya yang dilestarikan dan dikelola dengan baik, menjadi aset yang sangat berharga untuk pengembangan sektor pariwisata. “Sehingga harus diberikan anggaran yang sesuai untuk melestarikan dan mengelolanya,” kata Hamzah Sopian, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, kepada Lensakalbar.com, Rabu (6/3/2019). Menurut Hamzah, cagar budaya penting untuk dilestarikan. Lantaran peninggalan […]

  • Sadis! Karyawan PT SNIP Dibunuh, Pelakunya Diduga Satu Orang

    Sadis! Karyawan PT SNIP Dibunuh, Pelakunya Diduga Satu Orang

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seorang karyawan harian lepas PT SNIP di Dusun Titi Engkabang, Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu ditemukan tewas di dalam sebuah mess. Terdapat luka bekas sayatan pada leher, kepala, dan jari korban. Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto melalui Paur Humas Polres Sintang, Ipda Baryono mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait […]

  • STQ Nasional, LPTQ Minta Mempawah Siapkan Qari dan Qari’ah Berkualitas

    STQ Nasional, LPTQ Minta Mempawah Siapkan Qari dan Qari’ah Berkualitas

    • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah diminta agar mempersiapkan kembali Qari dan Qari’ahnya, agar dapat keluar sebagai juara pada event Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) yang akan digelar di Provinsi Maluku Utara (Malut). “Jadi, kami minta Mempawah mempersiapkan diri di event STQ tersebut. Dan kami juga berharap agar Mempawah kembali mengharumkan nama Kalbar seperti pada event MTQ tingkat […]

  • Marak Anak dan Kaum Perempuan jadi Pelaku dan Korban Kejahatan

    Marak Anak dan Kaum Perempuan jadi Pelaku dan Korban Kejahatan

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Belakangan ini permasalahan anak dam kaum perempuam dinilai semakin marak terjadi. Mirisnya, ada yang menjadi pelaku kejahatan dan ada juga menjadi korban kejahatan. Tentunya permasalahan ini menjadi perhatian oleh semua pihak, tak terkecuali Pemerintah Kota Pontianak. Dimana, saat ini Pemkot Pontianak sedang melakukan kajian keberadaan Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) dan Shelter. Kajian […]

expand_less