Erlina: Ekonomi Mempawah Tumbuh Tertinggi di Kalbar pada Usia ke-67 Kabupaten
- calendar_month Sen, 6 Jul 2026
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Mempawah, Bupati Mempawah Erlina mengungkapkan capaian membanggakan daerah dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,24 persen pada 2025, tertinggi di Provinsi Kalimantan Barat.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan yang disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Mempawah di Aula Kantor DPRD, Senin (6/7/2026).
Selain mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalbar, Kabupaten Mempawah juga berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 4,49 persen, menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 4,74 persen, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 70,59.
“Kita patut bersyukur bahwa pembangunan Kabupaten Mempawah terus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi kita berhasil mencapai 8,24 persen, sekaligus menjadi yang tertinggi di Kalimantan Barat,” ujar Bupati Erlina.
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Erlina menegaskan bahwa Hari Jadi Kabupaten Mempawah bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan para pendiri daerah sekaligus mengevaluasi perjalanan pembangunan selama 67 tahun.
Mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Mempawah Cerdas dan Mandiri”, Bupati Erlina mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi, semangat gotong royong, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta optimalisasi potensi daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Bupati Erlina, berbagai indikator makro yang membaik merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, insan pers, hingga masyarakat.
Walau demikian, Bupati Erlina mengingatkan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri. Masih terdapat sejumlah tantangan strategis yang harus diselesaikan, seperti pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan daya saing ekonomi masyarakat, penguatan layanan publik berbasis digital, pembangunan SDM yang unggul, serta tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.
“Saya meyakini, melalui kemitraan yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan DPRD, didukung seluruh pemangku kepentingan, berbagai tantangan tersebut dapat kita hadapi dengan baik. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, keberagaman sebagai perekat persatuan, dan semangat gotong royong sebagai modal utama membangun Kabupaten Mempawah yang semakin maju, cerdas, mandiri, terdepan, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Dex)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar