Breaking News
light_mode

Pindah Faskes Dimudahkan dengan Aplikasi Mobile JKN

  • calendar_month Sen, 27 Jul 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Berbagai kemudahan kini sudah bisa didapat dengan pesatnya perkembangan teknologi.  Banyak hal positif yang bisa didapat dari perkembangan teknologi tersebut. BPJS Kesehatan pun kini memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meluncurkan Aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini diharapkan bisa membantu mengurangi antrian masyarakat di kantor-kantor BPJS Kesehatan. Hanya dengan men-download di App Store atau Play Store, semua peserta JKN-KIS kini semakin dimudahkan karena tidak perlu lagi untuk datang dan mengantri pelayanan administrasi ke Kantor Cabang maupun ke fasilitas kesehatan.

“Aplikasi Mobile JKN ini benar-benar membantu sekali. Kemarin saya mau pindah faskes tidak perlu lagi jauh-jauh harus ke kantor BPJS kesehatan, cukup hanya dengan melalui aplikasi Mobile JKN yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun,” ungkap Syafriza Ari kepada Lensakalbar.co.id, Kamis (16/7/2020).

Ari sapaan akrabnya juga mengajak masyarakat di Kecamatan Tebelian untuk mengunduh aplikasi Mobile JKN dan memanfaatkan fitur-fitur yang telah disediakan di aplikasi tersebut, mengingat jarak antara kecamatan dengan kantor BPJS Kesehatan Cabang Sintang jaraknya cukup jauh. Bahkan masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS  juga bisa memanfaatkan aplikasi Mobile JKN ini untuk mendaftar.

“Sehingga jarak tidak jadi halangan lagi bagi masyarakat yang mau mengurus kartu JKN. Untuk itu, saya berharap masyarakat di Kecamatan Tebelian ini bisa memanfaatan aplikasi ini, jadi mereka tidak perlu harus jauh-jauh ke kantor BPJS Kesehatan untuk sekedar cek iuran atau merubah fasilitas kesehatan,” ujar Ari.

Untuk menggunakan aplikasi Mobile JKN syaratnya pun sangat mudah, hanya perlu mengunduh aplikasi melalui Google Play Store dan Apple Store. Aplikasi ini direkomendasikan untuk telepon pintar yang menggunakan sistem Android versi 4.0 ke atas dan sistem iOS 10. Setelah aplikasi terpasang, peserta harus melakukan registrasi pada menu yang tersedia di aplikasi Mobile JKN. Setelah berhasil, peserta bisa masuk dalam aplikasi dan memanfaatkan semua fitur yang tersedia.

Berbagai fitur yang ditawarkan pada aplikasi mobile JKN ini di antaranya:

  • Fitur Peserta adalah fitur yang menginfokan data peserta dari nama, nomor kepesertaan, tanggal lahir, kelas perawatan, faskes tingkat pertama serta data tertanggung atau anak.
  • Fitur Kartu Peserta adalah yang menampilkan kartu peserta kita.
  • Fitur Ubah Data Peserta adalah fitur yang bisa digunakan saat kita akan mengubah kelas perawatan kita dengan melakukan pindah faskes tingkat pertama. Selain itu perubahan data diri seperti alamat email, nomor handphone, nomor kepesertaan dan alamat surat.
  • Fitur Pendaftaran Peserta adalah fitur yang memungkinkan kita untuk mendaftarkan peserta baru.
  • Fitur Premi adalah fitur yang menjelaskan tentang berapa iuran yang harus dibayarkan oleh peserta. Fitur ini hanya bisa dipakai oleh peserta pekerja mandiri.
  • Fitur Catatan Pembayaran adalah fitur yang isinya tentang informasi berapa jumlah pembayaran premi dan dendanya.
  • Fitur Pembayaran adalah fitur yang bisa digunakan untuk mengetahui bagaimana cara pembayaran iuran program JKN ini. Metode pembayarannya juga diberitahu dengan beberapa bank yang telah bekerja sama seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN dan Tokopedia.
  • Fitur Cek VA adalah fitur untuk bisa mengetahui nomor VA (virtual account) peserta PBPU dan BP.
  • Fitur Riwayat Pelayanan adalah fitur yang bisa dipakai untuk mengetahui pelayanan kesehatan apa saja yang sudah diterima oleh peserta di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) dan FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan).
  • Fitur Pendaftaran Pelayanan adalah fitur yang memungkinkan kita untuk mendaftar di fasilitas kesehatan dimana kita telah terdaftar untuk periksa misalnya. Dengan fitur ini kita bisa mendapatkan antrian online tanpa perlu repot saat datang ke fasilitas kesehatan itu. Tapi perlu diingat ya kalau sistem antrian online ini hanya jika fasilitas kesehatan tersebut terkoneksi dengan klik mobile JKN
  • Fitur Skrining adalah fitur yang memungkinkan kita mengetahui adakah potensi masalah kesehatan seperti penyakit kronis (diabetes melitus, jantung koroner, ginjal kronik dan hipertensi). Kita akan lebih dulu menjawab 47 pertanyaan di fitur ini untuk mendapatkan jawabannya.
  • Fitur Info JKN adalah fitur yang isinya mengenai penjelasan tentang cara pendaftaran, hak dan kewajiban peserta, manfaat dan fasilitas yang didapatkan.
  • Fitur Lokasi adalah fitur yang dialami untuk memudahkan kita mencari fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan. Jangan lupa untuk mengaktifkan GPS pada smartphone kita ya.
  • Fitur Pengaduan Keluhan adalah fitur tempat mengajukan keluhan dan aduan dan ini bisa langsung tersambung ke BPJS Kesehatan Care Center.
  • Fitur Pengaturan adalah fitur yang memungkinkan kita untuk bisa menghapus notifikasi, keluar dari aplikasi atau mengganti kata sandi. (Dex)
  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jusuf Kalla Ajak Masyarakat Mempawah Memakmurkan Masjid

    Jusuf Kalla Ajak Masyarakat Mempawah Memakmurkan Masjid

    • calendar_month Kam, 25 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Usai melakukan peresmian Masjid Agung Al-Falah, Kamis (25/11/2021). Bupati Mempawah, Hj Erlina mendampingi Ketua Umum DMI Kalbar, H Ria Norsan dan Ketua Umum PP DMI, H Muhammad Jusuf Kalla, dan Ketua DMI Kabupaten Mempawah, H Muhammad Pagi membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah II Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalimantan Barat di Rumah […]

  • Genap Berusia 50 Tahun, Bupati Mempawah Ini Minta Dua Hal…

    Genap Berusia 50 Tahun, Bupati Mempawah Ini Minta Dua Hal…

    • calendar_month Sen, 18 Des 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Kabupaten Mempawah, H Ria Norsan, Minggu  (17/12) memasuki usia ke-50 tahun. Norsan merayakan hari ulang tahunnya di Rumah Dinas Bupati Mempawah bersama seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah, kerabat dekatnya dan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. “Hari ini saya mencapai usia 50 tahun. Artinya sudah setengah abad saya hidup di dunia ini. Saya […]

  • Satarudin Kembali Pimpin DPRD Kota Pontianak

    Satarudin Kembali Pimpin DPRD Kota Pontianak

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pasca Dilantiknya Satarudin sebagai Ketua DPRD Kota Pontianak periode 2019-2024, Kamis (7/11/2019). Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono berharap agar pimpinan definitif yang dilantik pada hari ini diharapkan agar secepatnya membentuk alat kelengkapan dewan (AKD). “Karena setelah itu secepatnya akan dilakukan koordinasi untuk pembahasan Rancangan Peraturan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020,” […]

  • Dewan Siap Awasi Program Pembangunan Pemerintah

    Dewan Siap Awasi Program Pembangunan Pemerintah

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman menyatakan siap mengawasi setiap kebijakan atau program yang diambil pemerintah daerah dalam membangun kabupaten ini. Selain itu, Hikman Sudirman juga akan  mengingatkan pemerintah daerah agar lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan atau program yang dijalankan. Menurut Hikman Sudirman, pemerintah daerah harus benar-benar […]

  • Tinggi Air Capai 50 Cm, Warga Peniti Dalam II Dievakuasi

    Tinggi Air Capai 50 Cm, Warga Peniti Dalam II Dievakuasi

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Banjir di Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, semakin tinggi. Sebanyak 30 jiwa telah diungsikan ke tempat lebih aman, yakni di gedung SDN 08 di Kuala Gedung Intan, Desa Peniti Dalam II, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. TKSK Kecamatan Segedong, Dahlan mengatakan, sebenarnya lebih banyak yang harus dievakuasi. Namun sebagian besar warga memilih tetap bertahan di […]

  • Targetkan 60 Desa Mandiri

    Targetkan 60 Desa Mandiri

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah Hj Erlina dan Wakil Bupati, H Muhammad Pagi kompak menghadiri acara Rapat Koordinasi (Rakoor) dan halal bi halal DPC APDESI Kabupaten Mempawah di Lapangan Futsal Union Desa Galang, Rabu (9/6/2021). Dihadapan Kepala Desa (Kades), Bupati Erlina menargetkan 60 desa mandiri di tahun mendatang. Selain Bupati dan Wakil Bupati, kegiatan tersebut turut […]

expand_less