Breaking News
light_mode

42 Kendaraan Hias Telusuri Jalan Sepanjang 20 Kilometer

  • calendar_month Ming, 20 Agu 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Berbagai jenis kendaraan, mulai dari bus, truk, pikap hingga sepeda yang sudah dihias dengan berbagai tema, berkonvoi di sepanjang jalan protokol di Kabupaten Sintang yang mencapai sekitar 20 meter.

“Temanya ‘pembangunan yang menjaga kearifan lokal’. Ikon-ikon yang ditampilkan menunjukkan pembangunan di Kabupaten Sintang yang selaras dengan kearifan lokal dan menjaga alam,” kata dr. Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang, sebelum melepas 42 peserta Pawai Pembangunan 2017, di halaman Rumah Dinas Bupati Sintang, Sabtu (19/8).

Pawai Pembangunan 2017 untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 RI tersebut diikuti 42 peserta. Masing – masing menghias kendaraannya dengan tema-tema menarik.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sintang misalnya, sebagai peserta pawai, mereka mengusung replika Bukit Kelam di kendaraan hiasnya. Di kaki bukitnya nampak Bandar Udara (Bandara) lengkap dengan miniatur pesawat yang take off atau lepas landas.

Di tengah replika tersebut terdapat tulisan yang cukup mencolok, “Kelam Hill”. Sementara di bagian belakang kendaraan hias Bappeda tersebut, terdapat replika Entuyut berukuran cukup besar. Sementara di sekeliling kendaraan hias tersebut terpasang spanduk dengan warna dasar merah dan putih serta hijau. Disertai pula dengan pajangan foto-foto kegiatan Bappeda sepanjang 2017.

Sementara Bappeda yang menampilkan replika Bukit Kelam, instansi-instasi lainnya juga tidak mau kalah. Di antaranya ada bertemakan Burung Garuda, Motor Bandong dan lainnya. Tentunya didominasi hiasan-hiasan bernuansa Kemerdekaan RI. Bukan hanya kendaraan yang dihias  sedemikian rupa, nampak pula berdiri dengan gagah dan cantiknya para staf dan honorer dari masing-masing instansi.

Mereka mengenakan pakaiaan adat Melayu, Dayak dan pakaian tradisional Nusantara lainnya. Selain kendaraan roda empat yang sudah dihias, terdapat pula peserta Pawai Pembangunan 2017 yang mengendarai sepedai ontel. Mereka merupakan dari Bukit Kelam United Cycling Community (BKUCC).

Ketua Harian Komunitas BKUCC, Widodo mengungkapkan, anggotanya yang mengikuti Pawai pembangunan 2017 inin berkisar 50 hingga 70 orang.

“Selain ambil bagian alam memerihkan HUT ke-72 RI di Sintang, kita juga mengkampanye untuk menjaga lingkungan agar terbebas dari polusi udara,” katanya. (Dex)

 

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walau Berbeda Suku, Budaya dan Agama Kita Adalah Satu

    Walau Berbeda Suku, Budaya dan Agama Kita Adalah Satu

    • calendar_month Sen, 25 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Memasuki generasi ketiga. Kabupaten Sintang adalah salah satunya kabupaten yang terkenal dan paling banyak masuknya transmigrasi dari berbagai suku, budaya, dan agama. Olehkarenanya, perbedaan suku, budaya, dan agama tidak menjadi suatu masalah di Sintang. Sebab perbedaan dinilai dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Sintang. “Siapa pun dia, apa sukunya, apa agamanya, kita […]

  • Soal PAD, Heri Jambri Sarankan Pemerintah Lirik Potensi Ekonomi Kreatif

    Soal PAD, Heri Jambri Sarankan Pemerintah Lirik Potensi Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Sintang dinilai masih besar, apabila digali dengan maksimal oleh pemerintah daerah melalui masing-masing OPD. Tujuannya, agar pendapatan asli daerah (PAD) di kabupaten ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. “Sayangnya hal itu tidak terjadi, karena saat ini pendapatan pemerintah daerah yang berasal dari PAD masih […]

  • Buang Sabu, Warga Sokan Ditangkap Polres Sintang

    Buang Sabu, Warga Sokan Ditangkap Polres Sintang

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – R (36) warga Desa Muara Tanjung, Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi berhasil ditangkap Satnarkoba Polres Sintang, Selasa (21/1/2020). R ditangkap lantaran diduga kuat memiliki narkoba jenis sabu-sabu. Selain berhasil menangkap R. Petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan R. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan polisi, sebagai berikut: 2 paket klip plastik […]

  • Siap Amankan 6 Wilayah Pilkada Serentak

    Siap Amankan 6 Wilayah Pilkada Serentak

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) memastikan diri telah siap dalam melakukan pengamanan Pilkada Serentak 2018 mendatang. “Kami dari Polda Kalbar telah siap untuk mengamankan Pilkada Serentak Tahun 2018. Untuk itu, dukungan semua pihak di lapangan menjadi sangat penting agar jalannya Pilkada nanti dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar” kata Kabag Direktorat […]

  • Hari Jadi Mempawah ke-63, Bupati Erlina Ajak Rakyatnya Bangun Semangat Kebersamaan

    Hari Jadi Mempawah ke-63, Bupati Erlina Ajak Rakyatnya Bangun Semangat Kebersamaan

    • calendar_month Sen, 4 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – “Semangat Kebersamaan Mewujudkan Kabupaten Mempawah Berdaya Saing, Cerdas, Mandiri, dan Terdepan”, menjadi tema peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-63 Kabupaten Mempawah pada 4 Juli 2022. “Pesan dan makna yang terkandung dalam tema peringatan Harjad Kabupaten Mempawah ke-63 ini harus kita maknai sebagai sarana saling mengingatkan antar pemerintah, masyarakat, dan selururh pemangjh kepentingan. Artinya, dengan […]

  • Dipuji Bak Pahlawan, Guru Honorer Diupah di Bawah UMR

    Dipuji Bak Pahlawan, Guru Honorer Diupah di Bawah UMR

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bukan rahasia umum bila gaji menjadi guru honorer saat ini terbilang rendah, bahkan di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Ada banyak guru honorer dengan pendidikan tinggi setingkat sarjana yang mendapatkan gaji di bawah Rp 1 juta/bulan. Kenapa gaji guru honorer kecil? Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Lindra Azmar menjelaskan rendahnya gaji […]

expand_less