Breaking News
light_mode

12 Ruko Dealer Motor Hangus Terbakar

  • calendar_month Ming, 27 Agu 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Si jago merah kembali mengamuk di Kabupaten Sintang. Kali ini, korbanya  12 Rumah Toko (Ruko) dealer motor dan puluhan motor pun didgua hangus terbakar,  di Jalan MT. Haryono, Minggu (27/8), sekitar pukul 19.00 WIB.

Komplek dealer ini terbakar menyebabkan puluhan unit sepeda motor yang berada dalam ruko pun hangus dilalap si jago merah. Belum diketahui secara  pasti penyebab munculnya api dan termasuk penyebab kebakaran itu terjadi serta data rill kendaraan sepeda motor yang terbakar. Namun dugaan awal mengarah pada hubungan arus pendek listrik (korsleting).

Hanya saja, dalam peristiwa kebakaran ini sejumlah masyarakat menyebutkan bahwa titik api berawal dari dealer Yamaha dan Suzuki. kemudian menjalar ke dealer Ganda Motor, Indomobil dan Mandiri Motor.

“Saat saya lewat api terihat masih kecil tepat di dealer Yamaha. Tapi ketika saya mau arah pulang kerumah api sudah membesar,” cerita Ali satu di antara pengendara yang melintas di Jalan MT. Haryono, kepada Lensakalbar.com.

Ali mengaku tidak tahu persis apa penyebab api melahap 12 ruko ini. Kemungkinan besar, api muncul karena korsleting jaringan listrik.

“Mungkin kornsleting jaringan listrik bang,” kata Ali.

Api terlihat besar, tambah Ali, sekitar pukul 19.00 WIB. Sayangnya, petugas kebakaran satu pun belum ada tampak di TKP.

“Kalau petugas kebakaran awal datang. Saya rasa hanya dealer Yamaha yang terbakar. Sementara dealer lainya tidak,”tuturnya.

Sementara, Usman satu di antara warga setempat mengaku titik api berawal dari dealer motor Suzuki. Kemudian menjalar ke dealer motor lainya. “Api muncul dari dealer Suzuki,” kata Usman.

Untuk penyebab kebakaran sendiri, kata Usman, tidak diketahui secara rinci. Namun, ia dapat memastikan bahwa  titik api muncul dari dealer Suzuki. Sebab, ketika mendengar teriakan warga mengenai kebakaran ia pun langsung berlari ke luar.

“Ada yang teriak kebakaran. Saya keluar rumah. Kemudian lihat api sudah mulai besar, ketika saya sampai di titik api, saya lihat dealer Suzuki yang terbakar,” terang Usman.

Kasi Pencegahan dan Kesiapansiagaan , BPBD Sintang, Sugianto mengatakan peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Api diduga berasal antara dealer Yamaha dan Suzuki. Kemudian, menjalar ke ruko lainya.

“Data sementara ada 12 ruko yang hangus terbakar. Semuanya, dealer kendaraan bermotor,” kata Sugianto.

Saat ini, kata dia, petugas pemadam kebakaran sedang berusaha menjinakan api yang masih menyala.

“Ada lebih dari 10 mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan untuk menjinakan api. Semuanya berasal dari BPBD, TNI/Polri, Busera dan Damkar milik Pemerintah Kabupaten Sintang,” ungkapnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Peran Posyandu untuk Tekan Angka Stunting

    Pentingnya Peran Posyandu untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah gencar menekan permasalahan stunting, salah satunya dengan memberikan workshop untuk Kader Posyandu se-Kabupaten Mempawah di Rumah Dinas Bupati Mempawah, Sabtu (3/2/2024). Bupati Mempawah, Hj Erlina yang hadir pada kegiatan tersebut, mengatakan bahwa sebagaimana diketahui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mulai mengintegrasikan dan merevitalisasi pelayanan kesehatan primer yang bertujuan untuk […]

  • Cabai Penyumbang Inflasi Terbesar di Sintang

    Cabai Penyumbang Inflasi Terbesar di Sintang

    • calendar_month Sel, 4 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Sintang, Yosepha Hasnah menyebut bahwa komoditas cabai menjadi penyumbang inflasi terbesar di Kabupaten Sintang. Karenanya, diapun mengajak masyarakat dapat memanfaatkan lahan kosong untuk menanam cabai dan sejumlah sayur-sayuran lainnya. Hal inipun dinilainya dapat menekan angka inflasi di kabupaten yang berjuluk “Bumi Senentang” ini. “Cabai ini menjadi penyumbang inflasi di Kabupaten […]

  • Tahun ini, DPRKP Pastikan Belasan Rumah Tak Layak Huni Selesai Direhab
    OPD

    Tahun ini, DPRKP Pastikan Belasan Rumah Tak Layak Huni Selesai Direhab

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Sintang, Hendrikus memastikan bahwa tahun ini pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk program Bedah Rumah Tak Layak Huni (BRTLH) di Kabupaten Sintang. “Untuk tahun 2024, ada belasan rumah tak layak huni yang kita perbaiki melalui program bedah rumah itu,” kata Hendrikus ketika ditemui sejumlah […]

  • Infrastruktur PAUD Dinilai Belum Layak

    Infrastruktur PAUD Dinilai Belum Layak

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, masih banyak anak-anak PAUD di Kota Pontiank yang belum mendapatkan sekolah atau tempat pendidikan yang layak. Hal ini disebabkan masih terbatasnya fasilitas infrastruktur, dan juga pendanaan. “Insya Allah, ke depan kita akan bekerjasama dengan PAUD-PAUD swasta sebanyak-banyaknya, dengan menyediakan PAUD di setiap kelurahan,” ungkap Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Senin […]

  • Bapenda Atur Ulang Strategi untuk Tingkatkan PAD
    OPD

    Bapenda Atur Ulang Strategi untuk Tingkatkan PAD

    • calendar_month Sel, 23 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi menyampaikan bahwa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) perlu mengatur ulang strategi dalam meningkatkan PAD Tahun 2021 ini. Ia mengatakan, Bupati Sintang saat penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Bank Kalbar menyampaikan bahwa PAD sangat menentukan banyak hal bagi […]

  • Surut 50 Cm

    Surut 50 Cm

    • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Banjir yang merendam Kabupaten Sintang sudah menginjak hari ke-28. Ketinggian muka air banjir masih berkisar antara satu hingga tiga meter. Jika dibandingkan dengan sepekan lalu, ketinggian muka air ini sudah mengalami penurunan. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, […]

expand_less