Breaking News
light_mode

Zonasi PPDB 2019 untuk Hapus Pungli Sekolah Unggulan

  • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward mengatakan, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 yang berbasis zonasi ini merupakan bagian dari praktik baik pendidikan.

Pasalnya, dengan mengunakan sistem zonasi, calon peserta didik akan melanjutkan pendidikan tidak jauh dari radius tempat tinggalnya. Selain itu, menghilangkan pungutan liar (pungli) di sekolah.

“Dengan sistem zonasi ini, praktik korupsi di sektor pendidikan menurun dan mendekatkan anak dari tempat tinggalnya tentu semakin baik untuk sistem pendidikan kita,” kata Jeffray Edward, Senin (24/6/2019).

Biasanya, ungkap Jeffray, PPDB selalu dihiasi dengan praktik pungli. Sebab, praktik pungli terjadi di sekolah karena adanya stigma sekolah unggulan atau favorit. Padahal pada sekolah tersebut, banyak pungutan yang dilakukan ketika tahun pertama penerimaan siswa baru dengan alasan untuk ini dan itu.

“Olehkarenanya, adanya penghapusan sekolah unggulan dan adanya sistem zonasi dapat menghilangkan praktik pungli. Sebab, selama ini banyak ditemukan komite sekolah mengambil kebijakan untuk peningkatan pendidikan dengan memungut iuran di luar kesepakatan,” ungkapnya.

Jeffray menegaskan, jangan sampai ada praktik pungli, dari oknum-oknum yang memanfaatkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di semua jenjang pendidikan.

“Kami meminta kepada Disdikbud Sintang dan pihak terkait untuk dapat mengantisipasi ada praktik seperti pungutan tersebut, kepada masyarakat yaitu orangtua murid agar turut mengawasi,” pintanya.

Lantaran lanjut dia, pemerintah telah mengalokasikan anggaran bagi pendidikan, melalui berbagai program baik itu dana BOS, DAK pendidikan dan lainnya. Ihwal itu dilakukan guna mendukung wajib belajar.

“Diharapkan jangan sampai nanti ada salah satu dari sekolah negeri, yang dibiayai negara melakukan praktik pungutan kepada orang tua murid, saat tahun ajaran baru ini, yang dimanfaatkan,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 200 Personil Siap Amankan Konser Band Legendaris “Slank”, Ini Pesan Kabag Ops Polres Sintang…

    200 Personil Siap Amankan Konser Band Legendaris “Slank”, Ini Pesan Kabag Ops Polres Sintang…

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Grup band legendaris “Slank”  dipastikan akan tampil di Stadion Baning Sintang, Minggu (2/12/2018), sekitar pukul 21.00 WIB. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung pada kegiatan tersebut, pihak kepolisian pun menerjunkan 200 personil gabungan. Langkah itu dilakukan sebagai upaya mencegah segala kemungkinan yang bakal terjadi. “Untuk pengamanan konser itu, kita kerahkan sebanyak 200 personel gabungan Polri/TNI. […]

  • Sukseskan Porprov 2018, Pelaku Usaha Harus Bersinergi

    Sukseskan Porprov 2018, Pelaku Usaha Harus Bersinergi

    • calendar_month Jum, 1 Des 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Tidak lama lagi, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2018 akan digelar. Pemerintah Kabupaten Sintang mengaku siap menjadi tuan  rumah kegiatan tersebut. “Kita dari Kabupaten Sintang sudah siap menjadi tuan rumah Pororov 2018. Mau seluruh cabang olahraga digelar di Sintang pun kita siap,” tegas dr. H Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang, ketika berdiskusi santai dengan […]

  • Gubernur Kukuhkan Tim Paskibraka Kalbar

    Gubernur Kukuhkan Tim Paskibraka Kalbar

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar, H Sutarmidji mengukuhkan Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalbar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jalan A.yani, Kamis (15/8/2019). Paskibraka yang terdiri dari siswa-siswi Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) terpilih di 14 Kabupaten/ Kota yang ada di Kalbar untuk mewakili pengibaran bendera Merah […]

  • Selesaikan Aset Bermasalah, Pemkot dan Kejari Pontianak Teken MoU

    Selesaikan Aset Bermasalah, Pemkot dan Kejari Pontianak Teken MoU

    • calendar_month Kam, 7 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak dalam menyelesaikan aset-aset bermasalah. Kerjasama tersebut dituangkan dalam sebuah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dan Kepala Kejari Pontianak, Agus Sahat ST Lumban Gaol di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Kamis (7/11/2019). Wali […]

  • Ironis, Pemukiman Penduduk Berstatus Kawasan Hutan

    Ironis, Pemukiman Penduduk Berstatus Kawasan Hutan

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemukiman penduduk di beberapa desa di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, berstatus kawasan hutan. Akibatnya, bercocok tanam di tanah sendiri pun menjadi suatu pelanggaran hukum. “Bagaimana masyarakat bisa sejahtera, jika tidak boleh bercocok tanam di lahannya sendiri,” kata Wakil Ketua DPRD Sintang, Sandan, kemarin. Penetapan kawasan hutan di Kecamatan Ambalau yang dilakukan Pemerintah Pusat […]

  • Kasus Covid-19 di Mempawah Turun, Satgas Ingatkan Warga Tetap Disiplin Prokes

    Kasus Covid-19 di Mempawah Turun, Satgas Ingatkan Warga Tetap Disiplin Prokes

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meski trend penularan Covid-19 di Kabupaten Mempawah terus menurun, namun kasus positif masih berlangsung. Hingga akhir Oktober 2021, total ada 4.042 kasus positif Covid-19 di daerah tersebut. Dengan kasus kematian sebanyak 152 orang. Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian mengungkapkan, dari total 4.042 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu, tercatat sebanyak 3.888 […]

expand_less