Breaking News
light_mode

WFH Resmi Berlaku, Wabip Juli Desak ASN Mempawah Tinggalkan Pola Kerja Usang

  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai diberlakukan di Kalimantan Barat. Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan seluruh ASN di daerahnya harus segera beradaptasi dan meninggalkan pola kerja konvensional yang dinilai tidak lagi relevan dengan tuntutan zaman.

Penegasan itu disampaikan usai mengikuti rapat koordinasi transformasi budaya kerja ASN yang dipimpin Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara virtual di Mempawah Command Center, Senin (20/4/2026).

Dalam rapat tersebut, ditegaskan bahwa ASN wajib menerapkan sistem kerja baru berbasis digital, termasuk kebijakan WFH minimal satu kali dalam seminggu setiap hari Jumat. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan Menteri PAN-RB Tahun 2026.

“Ini bukan lagi pilihan, tapi keharusan. ASN harus berubah. Tidak bisa lagi bekerja cuma rutinitas tanpa inovasi,” tegas Wabup Juli Suryadi.

Wabup Juli menilai, transformasi budaya kerja menjadi kunci untuk mendorong birokrasi yang lebih profesional, efisien, dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, perubahan tidak hanya soal lokasi kerja, tetapi menyangkut pola pikir, cara kerja, hingga integritas dalam pelayanan publik.

Wabup Juli juga menyoroti pentingnya kesiapan teknologi dan sumber daya manusia. Ia mengingatkan bahwa digitalisasi tidak akan berjalan optimal jika ASN tidak mampu beradaptasi dengan cepat.

“Kalau tidak siap, kita akan tertinggal. Teknologi sudah bergerak cepat, ASN juga harus ikut berlari,” ujar Wabup Juli.

Lebih lanjut, Wabup Juli meminta seluruh perangkat daerah di Kabupaten Mempawah segera melakukan penyesuaian sistem kerja, termasuk memaksimalkan pemanfaatan Mempawah Command Center sebagai pusat kendali digital pemerintahan.

Sementara itu, Gubernur Ria Norsan dalam arahannya menegaskan bahwa kebijakan WFH bukan sekadar fleksibilitas kerja, melainkan strategi untuk mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“WFH ini untuk menyeimbangkan kehadiran fisik dengan efektivitas kerja. Tujuan akhirnya adalah kinerja yang terukur dan pelayanan publik yang lebih baik,” jelasnya.

Rapat koordinasi tersebut diikuti seluruh kepala daerah se-Kalimantan Barat dan berlangsung interaktif, dengan fokus pada langkah konkret implementasi transformasi budaya kerja di masing-masing daerah. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santosa Apresiasi Polres Sintang Gagalkan Peredaran 57 Kg Sabu: Lawan Narkoba Tanpa Kompromi

    Santosa Apresiasi Polres Sintang Gagalkan Peredaran 57 Kg Sabu: Lawan Narkoba Tanpa Kompromi

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa, memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Sintang atas keberhasilan mereka menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat 57 kilogram. Penangkapan ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar di wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa tahun terakhir dan dianggap sebagai langkah tegas aparat dalam memberantas peredaran narkoba yang semakin meresahkan masyarakat. […]

  • Video Bugil Karaoke, My Home: Kita Difitnah…!

    Video Bugil Karaoke, My Home: Kita Difitnah…!

    • calendar_month Ming, 21 Okt 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Akhir-akhir ini masyarakat dihebohkan video karaoke bugil dua perempuan berdurasi 00.27 detik yang diduga video tersebut terjadi di karaoke Hotel My Home Sintang. Dalam video yang beredar itupun, netizen kemudian memperbincangkan mengenai sosok dua perempuan tanpa busana dan lelakinya. Dampaknya, Hotel My Home Sintang dibanjiri hujatan dari netizen dan masyarakat Sintang. Sabtu (20/10/2018) […]

  • Proses Aduan Warga 12 Desa dengan Asas Praduga Tak Bersalah

    Proses Aduan Warga 12 Desa dengan Asas Praduga Tak Bersalah

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Warga 12 desa dari Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir mengadu soal dana desa yang diduga disalahgunakan ke Komisi A DPRD Sintang pada, Rabu (8/1/2020) lalu. Mereka berharap lembaga legislatif dapat menindaklanjuti aduannya ke intansi terkait. Ihwal tersebut sontak mengundang perhatian legislator lainnya. Salah satunya adalah Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny. Dimana, Ronny […]

  • Wali Kota Ajak ASN Teladani Kekompakan Pahlawan

    Wali Kota Ajak ASN Teladani Kekompakan Pahlawan

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar apel memperingati Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Halaman Kantor Wali Kota Jalan Zainudin, Senin (3/7/2023). Peristiwa bersejarah genosida oleh penjajahan Jepang di Mandor Tahun 1944 itu menyisakan banyak pelajaran bagi masyarakat Kalbar. Pemerintah Provinsi Kalbar lewat Peraturan Daerah No 5 Tahun 2007 tentang Peristiwa Mandor, […]

  • Murjani: Suherman alias Fito Adalah Pensiunan, Bukan Kabid SDA PU Sintang!

    Murjani: Suherman alias Fito Adalah Pensiunan, Bukan Kabid SDA PU Sintang!

    • calendar_month Sel, 11 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Polres Sintang saat ini menangani tindak pidana korupsi (Tipikor), pada kegiatan jasa konstruksi pembangunan embung tahun anggaran 2015, di Desa Landau Kodam, Kecamatan Kelam Permai. Kepolisian pun menetapkan tiga orang tersangka. Pertama, Marselus selaku pihak perusahaan, kedua Hary Nopiyanto sebagai tim teknis (konsultan), dan ketiga adalah Kabid SDA Dinas PU Sintang, Suherman alias […]

  • Bagikan 2.818 Al-Quran
    OPD

    Bagikan 2.818 Al-Quran

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Sintang siap menyalurkan 2.818 eksemplar Al-Quran hasil sumbangan donatur ke 165 titik. Ihwal tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi buta aksara Al-Qur’an di kabupaten itu. Ketua ICMI Orda Sintang, Kurniawan mengatakan bahwa lebih dari 60 persen umat Muslim di Indonesia masih belum bisa membaca Al-Quran atau […]

expand_less