LensaKalbar – Rumah Dinas Bupati Sintang atau akrab di sapa dengan “Pendopo” kembali berdiri kokoh. Bangunan bersejarah ini dibangun ulang pasca insiden kebakaran pada Kamis, (26/7/2018) lalu.
Keinginan Bupati Sintang, Jarot Winarno membangun ulang dengan desain persis berdirinya pendopo pada tahun 1823 itupun terwujud.
Selasa (31/12/2019), tahap pertama pembangunan pendopo telah mencapai 98 persen.
Pondasi bangunan khas bermaterial kayu belian. Ditambah arsitektur bangunan yang sangat kentara bernuansa klasik tersebut kembali berdiri kokoh. Warisan Belanda itupun sudah menjadi situs cagar budaya.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sintang, Zulkarnaen mengatakan bahwa untuk pembangunan tahap pertama “Pendopo Bupati Sintang” telah selesai dengan progres pengerjaan 98 persen.
Rencananya, sambung dia, hari ini, Selasa (31/12/2019) malam akan diadakan acara selamatan untuk bangunan pendopo.
“Kondisi hari ini sudah 98 persen. Rencananya malam ini akan digelar acara selamatan untuk bangunan pendopo,” kata Zulkarnaen kepada Lensakalbar.co.id.
Kendati tahap pertama dinilainya telah selesai. Namun, pihaknya masih memiliki pekerjaan rumah (PR) di tahun anggaran 2020 mendatang. Sebab, pihaknya bakal melanjutkan pembangunan tahap II untuk bangunan bersejarah itu.
“Jadi tahap I sudah selesai. Tinggal tahap II di tahun 2020 nanti,” pungkasnya. (Dex)