Breaking News
light_mode

Warga KKR Selamat dari Kecelakaan Kapal di Muara Jongkat

  • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Satu korban kecelakaan kapal berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di Perairan Tanjung Bangkai, Kelurahan Tanjung, Kabupaten Mempawah, Senin (20/9/2021) sekitar pukul 22.15 WIB.

Korban selamat merupakan nelayan tradisional warga Desa Sungai Kakap, Kubu Raya. Kasat Polair Polres Mempawah, Iptu Andi Rahmat membenarkan temuan korban selamat kecelakaan kapal tersebut. Kasat mengungkapkan, korban selamat diketahui bernama Budi (38) warga Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya.

“Korban ditemukan oleh TB Indo Power 09 yang sedang berlayar menuju ke PLTU 1 Bengkayang,” ungkap Andi Rahmat, Selasa (21/9/2021) pagi.

Kasat menuturkan, Budi pertama kali ditemukan TB Indo Power 09 dalam kondisi terapung di tengah laut di sekitar Perairan Tanjung Bangkai, Kelurahan Tanjung, Kabupaten Mempawah. Kemudian, korban langsung diberikan diselamatkan dan ditolong oleh awak TB Indo Power 09.

“Korban ditemukan terapung-apung menggunakan serpihan papan. Alhamdulillah, telah berhasil diselamatkan oleh TB Indo Power 09. Namun, kita belum tahu pasti keberadaan korban selamat. Apakah sudah dipulangkan kerumah atau masih berada di kapal TB Indo Power 09,” tutur Kasat.

Terkait kecelakaan kapal itu, Kasat memastikan Sat Polair Polres Mempawah telah berkoordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait lainnya untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kecelakaan kapal. Sebab, masih ada satu nelayan yang belum ditemukan keberadaannya.

“Satu nelayan lainnya bernama Amat (25) masih belum ditemukan. Kita terus melakukan pencarian di titik-titik strategis. Mudah-mudahan korban hilang ini segera ditemukan dalam kondisi selamat,” harapnya.

Sebelumnya, dilaporkan telah terjadi kecelakaan laut yang dialami kapal nelayan Sungai Kakap di sekitar Muara Jongkat, Mempawah, Senin (20/9/2021) sekitar pukul 14.30 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh Juwita (istri korban Budi) kepada petugas setempat.

Diduga, kapal nelayan tersebut mengalami kecelakaan akibat cuaca ekstrem, angin kencang dan gelombang tinggi yang menerjang perairan Muara Jongkat. Lokasi kecelakaan diprediksi berada di koordinat  0°05- 00 ‘N – 108 – 53 -00 ‘T. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kata Edi, Lomba Mancing Bisa jadi Destinasi Wisata

    Kata Edi, Lomba Mancing Bisa jadi Destinasi Wisata

    • calendar_month Kam, 17 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 84 peserta mengikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pontianak di Kolam Pemancingan Air Berembang Pal 9 Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, Kamis (17/8/2023). Lomba ini digelar oleh Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Pontianak dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 RI. Selain Piala Wali Kota Pontianak, panitia juga menyiapkan hadiah bagi juara […]

  • Mempawah Komitmen Tekan Kasus Covid-19

    Mempawah Komitmen Tekan Kasus Covid-19

    • calendar_month Kam, 3 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama Satgas Covid-19 terus berkomitmen menekan laju kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bumi Galaherang. Berdasarkan data kasus Covid-19 di Kabupaten Mempawah, Rabu (2/12/2020) terjadi lonjakan kasus. Ada 248 orang terkonfirmasi positif. 189 orang lainnya telah dinyatakan sembuh, sedangkan meninggal dunia ada 6 orang. “Jadi, saat ini ada 53 orang positif […]

  • Nama Minimal 2 Kata, Santosa Minta Disdukcapil Sosialisasikan Hingga ke Tingkat Desa

    Nama Minimal 2 Kata, Santosa Minta Disdukcapil Sosialisasikan Hingga ke Tingkat Desa

    • calendar_month Sab, 11 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat (Pempus) melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022. “Kita dukung, karena lewat aturan itu, pencatatan nama identitas di kartu keluarga (KK) hingga KTP elektronik (e-KTP) kini minimal dua kata dengan maksimal 60 huruf termasuk […]

  • Masuk Jalur Hijau, 8 Korban Kebakaran Direlokasi

    Masuk Jalur Hijau, 8 Korban Kebakaran Direlokasi

    • calendar_month Sen, 29 Okt 2018
    • 0Komentar

    Pemkab Sintang dan Bank Kalbar Salurkan Bantuan LensaKalbar – Lantaran masuk wilayah jalur hijau, Pemerintah Kabupaten Sintang berencana tidak akan melakukan pembangunan terhadap 8 rumah toko (Ruko) yang hangus terbakar, Kamis (25/10/2018) lalu, di Desa Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah. Tetapi ada beberapa solusi yang ditawarkan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang seperti, melakukan relokasi terhadap 8 rumah […]

  • Deteksi Stunting Sejak Dini

    Deteksi Stunting Sejak Dini

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penimbangan anak-anak balita sangat penting untuk mengawal dan memonitor tumbuh kembang anak hingga menjadi anak yang sehat, kuat dan cerdas. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengajak para orang tua, terutama ibu-ibu yang memiliki anak untuk senantiasa menimbang anak-anaknya secara periodik. “Ibu-ibu yang memiliki anak harus senantiasa memperhatikan tumbuh kembang anak-anaknya. Kalau sedari […]

  • Hutan Erat Kaitannya dengan Orangutan

    Hutan Erat Kaitannya dengan Orangutan

    • calendar_month Sel, 17 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Sintang memiliki luas 21.000 Kilometer Persegi. Lebih dari setengahnya, sekitar 59 persen tertutup hutan atau sekitar 2,1 Juta hektare. Harus selalu dilestarikan, salah satunya dengan upaya menyelamatkan orangutan. “Karena korelasi antara hutan dengan orangutan itu sangat kuat. Tentu kita harus bersama-sama menjaganya,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno, ketika Lokakarya “The Future of […]

expand_less