Breaking News
light_mode

Wako Edi Minta Kelurahan Perbaharui DTKS

  • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sebanyak 3.245 pengurus RT dan RW menerima bantuan operasional dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Dari jumlah tersebut, terdiri dari 2.660 RT dan 585 RW. Masing-masing RT/RW menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta per tahun. Selain penyerahan bantuan secara simbolis, para pengurus RT/RW mendapat pembinaan dan pembekalan wawasan bagi RT/RW se-Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta jajaran kelurahan untuk memperbaharui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara periodik berkoordinasi dengan pengurus RT/RW. Pasalnya, data tersebut bersifat dinamis, artinya bisa bertambah atau berkurang.

“Minimal enam bulan sekali melalui musyawarah kelurahan,” ujarnya usai menyerahkan secara simbolis bantuan operasional kepada RT/RW di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota, Selasa (5/4/2022).

Menurutnya, DTKS ini sebagai landasan untuk menggelontorkan bantuan, baik yang bersumber dari pusat maupun dari pemerintah daerah. Jumlah DTKS di Kota Pontianak tercatat 17 ribu KK. Namun tidak seluruhnya menerima bantuan-bantuan dari pusat seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan lainnya.

“Oleh sebab itu kita lakukan intervensi melalui dana APBD, misalnya bantuan bedah rumah, bedah toilet dan sebagainya,” ungkap Edi.

Dia menilai, sejauh ini pemberdayaan masyarakat sudah cukup baik. Bahkan dirinya juga mengarahkan kepada BPR Khatulistiwa Pontianak sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Pontianak untuk mengucurkan bantuan modal bagi UMKM. Dari jumlah tersebut, dikatakannya 90 persen bantuan modal yang dikucurkan sudah kembali.

“Para pengurus RT/RW kalau ada data-data yang bagus, serahkan ke kami untuk memudahkan apabila ada program-program dari pemerintah,” katanya.

Wali Kota Edi Kamtono juga menyoroti persoalan sampah dan kekumuhan. Ia menekankan para lurah dan camat lebih responsif dalam menangani persoalan itu. “Para luran dan camat harus peka terhadap wilayahnya terutama soal sampah dan kekumuhan,” imbuhnya.

Berkaitan dengan faktor keamanan lingkungan, Edi menyampaikan apresiasi kepada para pengurus RT/RW yang telah memasang Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas. Keberadaan CCTV di lingkungan RT/RW tersebut dinilainya sangat membantu dalam mengawasi keamanan lingkungan. Apalagi akhir-akhir ini fasilitas umum menjadi incaran maling seperti besi pembatas trotoar, kabel lampu penerangan jalan hingga meteran ledeng milik warga.

“Keamanan lingkungan juga menjadi fokus para RT dan RW,” pungkasnya. (prokopim/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemberantasan Miras, Ini Tanggapan Dewan Sintang…

    Pemberantasan Miras, Ini Tanggapan Dewan Sintang…

    • calendar_month Sen, 30 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketegasan Wakapolri yang akan mencopot Kapolda dan Kapolres bila pada hari pertama Ramadan 1439 Hijriyah masih beredar Minuman Keras (Miras) di wilayah tugasnya, mendapat tanggapan positif dari banyak kalangan, tidak terkecuali dari DPRD Kabupaten Sintang. “Kita setuju atas ketegasan Wakapolri itu,” kata anggota Komisi A DPRD Sintang, Hardoyo, Senin (30/4). Menurut Hardoyo, memang […]

  • Edi Minta Kulminasi Matahari Dikemas Profesional

    Edi Minta Kulminasi Matahari Dikemas Profesional

    • calendar_month Ming, 23 Sep 2018
    • 0Komentar

    LAPAN Usulkan Lomba Roket Air LensaKalbar – Ratusan warga Kota Pontianak tumpah di kawasan Tugu Khatulistiwa untuk menyaksikan langsung Plt Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama tamu undangan mendirikan telur. Beberapa telur berhasil berdiri tegak. Fenomena ini adalah bagian dari kulminasi matahari yang digelar di kawasan Tugu Khatulistiwa Pontianak, Sabtu (22/9/2018). Peristiwa penting dan […]

  • Kemarau! Dewan Imbau Masyarakat Waspadai Karhutla

    Kemarau! Dewan Imbau Masyarakat Waspadai Karhutla

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Memasuki musim kemarau, Anggota DPRD Sintang, Abdurrajak mengimbau masyarakat di daerah rawan untuk melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pasalnya potensi kebarakan hutan mulai meningkat Juli 2019, seiring dengan datangnya musim kemarau. Masyarakat khususnya di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalbar, diminta mengantisipiasi potensi kebakaran hutan. Khusus di Sintang saja, kata dia, ada […]

  • Segera Rancang Batik Khas Sintang

    Segera Rancang Batik Khas Sintang

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Kabupaten Sintang mendapat tugas untuk merancang batik bermotif khas Sintang untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pelajar. “Sehingga ada keseragaman,” kata Askiman, Wakil Bupati Sintang yang juga Dewan Pembina Dekranasda Sintang, ketika Rapat Kerja (Raker), di Balai Pagodai, Rumah Jabatan Wakil Bupati Sintang, Rabu (9/8). Untuk kelancaran pembuatan seragam  batik kahas Sintang […]

  • Gelar Anev Mingguan, Kapolsek Minta Jajarannya Tingkatkan Kinerja

    Gelar Anev Mingguan, Kapolsek Minta Jajarannya Tingkatkan Kinerja

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Kapolsek Kelam Permai, Iptu Hariyanto memimpin Anev (Analisa dan Evaluasi) capaian Kinerja Anggota di Aula Polsek Kelam Permai. Senin (1/4/2019). Kegiatan anev mingguan ini rutin dilakukan yaitu dalam rangka mengevaluasi kinerja di Polsek Kelam Permai dari semua unit seperti Sium, Unit Reskrim, Unit Intelkam, Unit Sabhara, Unit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Kelam Permai […]

  • Kasus DBD di Sintang Meningkat 30 Persen

    Kasus DBD di Sintang Meningkat 30 Persen

    • calendar_month Sel, 10 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sintang pada Desember 2019 meningkat sebesar 30 persen, bila dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sintang, hingga Senin (9/12/2019) tercatat 200 kasus DBD. “200 kasus sampai tanggal 9 Desember 2019. jadi ada peningkatan kurang lebih 30 persen dari bulan sebelumnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan […]

expand_less