Breaking News
light_mode

Wabup Melkianus Beri Kabar Baik Terkait Infrastruktur Binjai Hulu, Apa Itu?

  • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kabar baik untuk masyarakat Kecamatan Binjai Hulu soal infrastruktur. Pasalnya, Wakil Bupati Sintang,  Melkianus mengungkapkan di tahun anggaran (TA) 2023 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov) Kalbar telah menganggarkan perbaikan lanjutan infrastruktur jalan di kecamatan tersebut sebesar Rp44 miliar.

“Tahun 2023 ini akan ada perbaikan lanjutan infrastruktur di wilayah Kecamatan Binjai Hulu. Itu langsung dianggarkan dari APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Nilainya Rp44 miliar, dan saat ini dalam proses,” ungkap Wakil Bupati Sintang, Melkianus saat membuka kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2022 dan Peresmian Kantor Koperasi Produsen Alam Berkah Mandiri di Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu, Jumat (17/3/2023).

Karenanya, Wabup Melkianus berharap masyarakat Kecamatan Binjai Hulu dapat mendukung berbagai program pembangunan yang dilakukan pemerintah, baik itu provinsi, kabupaten, dan desa.

“Ayo sama-sama, kita dukung program pembangunan yang dilakukan pemerintah,” ajak Wabup Melkianus.

Selain itu, Wabup Melkianus juga berpesan kepada masyarakat setempat agar dapat menjaga sarana prasarana dan berbagai fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah. “Dengan begitu, berbagai pembangunan yang telah dilakukan dapat selalu fungsional, sehingga dapat memudahkan mobilitas masyarakat,” kata Wabup Melkianus berpesan.

Samsuddin, satu di antara masyarakat Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu menyambut baik pembangunan yang dilalukan pemerintah, khususnya di Kecamatan Binjai Hulu ini.

Kendati demikian, Samsuddin berharap ruas jalan yang menjadi tanggungjawabnya pemerintah daerah, khususnya Sintang agar dapat diperhatikan.

Harapan tersebut disampaikannya bukan tanpa alasan. Pasalnya beberapa ruas jalan yang dinilainya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah mengalami kerusakan berat, sehingga menghambat mobilitas masyarakat dalam membawa hasil pertanian maupun perkebunan.

“Kami harap jalan kabupaten juga diperhatikan juga lah ya. Karena kalau musim hujan, kondisinya bisa rusak berat dan sulit dilalui. Dan kami juga ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang sudah menunjukan komitmennya pada sektor infrastruktur dasar, khususnya jalan. Karena hal ini memang menjadi kebutuhan masyarakat,” pungkas Samsuddin. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan BUMDes dengan Kreativitas dan Inovasi Baru

    Optimalkan BUMDes dengan Kreativitas dan Inovasi Baru

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Desa (Pemdes) diharapkan dapat kreatif dan berinovasi dalam membaca peluang saat ini, adanya investor di masing-masing desa tentunya harus berdampak kepada Pemerintah Desa (Pemdes) binaannya dan masyarakatnya. Program pembangunan masing-masing desa sudah semestinya memberikan dampak, terhadap kesejahteraan masyarakat yang ada di desanya masing-masing. “Salah satu hal yang mungkin bisa dimanfaatkan dalam upaya […]

  • DAK Rp94 Miliar untuk Landak Dibatalkan

    DAK Rp94 Miliar untuk Landak Dibatalkan

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggaran dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp94 miliar untuk Kabupaten Landak dibatalkan. Ihwal pembatalan tersebut setelah terbitnya surat No S-247/MK_07/2020 tanggal 27 Maret 2020 meminta agar seluruh proses pengadaan barang/jasa untuk seluruh jenis/bidang/subbidang Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik selain Bidang Kesehatan dan Bidang Pendidikan, baik yang sedang berlangsung maupun belum dimulai prosesnya untuk […]

  • Penertiban PETI Bikin Hidup Keluarga Pekerjanya Makin Susah

    Penertiban PETI Bikin Hidup Keluarga Pekerjanya Makin Susah

    • calendar_month Jum, 20 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lantaran semakin banyak warga yang diamankan pihak berwajib karena kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), para Kepala Desa (Kades) pun menemui Bupati Sintang, Jarot Winarno. Mereka minta dicarikan solusi atas permasalahan tersebut. Para Kades yang datang bersama warganya ke Pendopo Bupati Sintang, Jumat (20/4) itu di antaranya, Kades Jerora, Martiguna, Baning Kota dan […]

  • Ubah Status Jalan Pacu Desa Mandiri

    Ubah Status Jalan Pacu Desa Mandiri

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengungkapkan pihaknya telah mengajukan usulan peningkatan status jalan Kabupaten Kubu Raya menjadi jalan Provinsi Kalimantan Barat. Panjang jalan yang diusulkan mencapai 171,97 kilometer yang meliputi 14 ruas jalan di seluruh wilayah di Kabupaten Kubu Raya. Selama ini, ujarnya, dari total panjang jalan di Kalimantan Barat, hanya sebesar 3,2 […]

  • Rampung Agustus 2019? Kadis DPRKP: Tidak Bisa! Ini Alasannya…

    Rampung Agustus 2019? Kadis DPRKP: Tidak Bisa! Ini Alasannya…

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, progres pembangunan eks residence Pendopo Bupati Sintang baru mencapai 30 persen. Target rampung pada Agustus 2019 dipastikan tidak bisa!. Pasalnya terkendala soal material bangunan. Ihwal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Wilayah Permukiman Sintang, Zulkarnaen, Rabu (17/7/2019). “Kendalanya di material. Sekarang saja lagi kosong,” katanya. Material yang digunakan, […]

  • Marak Anak dan Kaum Perempuan jadi Pelaku dan Korban Kejahatan

    Marak Anak dan Kaum Perempuan jadi Pelaku dan Korban Kejahatan

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Belakangan ini permasalahan anak dam kaum perempuam dinilai semakin marak terjadi. Mirisnya, ada yang menjadi pelaku kejahatan dan ada juga menjadi korban kejahatan. Tentunya permasalahan ini menjadi perhatian oleh semua pihak, tak terkecuali Pemerintah Kota Pontianak. Dimana, saat ini Pemkot Pontianak sedang melakukan kajian keberadaan Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) dan Shelter. Kajian […]

expand_less