Breaking News
light_mode

Usai Dikunjungi Norsan, PLN Langsung Survei Desa Suak Barangan

  • calendar_month Ming, 19 Nov 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pasca kunjungan perdana Bupati Mempawah, H Ria Norsan ke Desa Suak Barangan, Kecamatan Sadaniang, survei dan pemetaan pun langsung dilakukan PT PLN (Persero) Rayon Mempawah. Bahkan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menawarkan solar cell untuk mengatasi belum teralirinya listrik di daerah tersebut.

“Kita telah berusaha menjangkau layanan kelistrikan ke Desa Suak Barangan. Kita sudah survei di lokasi tersebut. Jika disetujui PLN Wilayah, kita akan segera melakukan eksekusi pemasangan,” tutur Manager PT PLN (Persero) Rayon Mempawah, Saut Manurung, Sabtu (18/11).

Saut menegaskan, masyarakat Kalbar tidak perlu khawatir terhadap daya listrik. Saat ini, PLN di wilayah Kalbar mengalami surplus daya yang berdampak positif bagi daerah-daerah yang belum teraliri listrik.

“PLN komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama persoalan kelistrikan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mempawah, Ria Norsan mengaku telah melakukan upaya komunikasi dengan pimpinan PT PLN Wilayah Kalbar. Dia telah menjelaskan mengenai kondisi Desa Suak Barangan yang belum teraliri listrik PLN.

Dia mengungkapkan harapan besar masyarakat, agar bisa mendapatkan pasokan listrik dari perusahaan milik negara tersebut. Bupati juga berupaya menawarkan solusi alternatif kepada masyarakat Suak Barangan, yaitu melalui pengadaan listrik dari tenaga surya (solar cell).

“Solusi dari pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM yaitu memberikan bantuan berupa listrik dari tenaga surya. Insya Allah, akan coba kita tawarkan untuk masyarakat,” ujarnya.

Ria Norsan mengungkapkan, mengatasi persoalan listrik seyogyanya dilakukan bahu-membahu untuk saling membantu mewujudkan listrik di daerah tersebut.

Dia berharap, PLN yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan visi memberikan pelayanan masyarakat dapat membantu mewujudkan mimpi masyarakat.

“Kita bisa bantu untuk sarana penunjang seperti tiang atau tali. Tetapi dayanya itu ranahnya PLN,” ungkap Bupati.

Tak hanya di Suak Barangan saja, Ria Norsan juga berkomitmen menggandeng PLN agar dapat mengaliri listrik pada wilayah-wilayah terpencil lain di Bumi Galaherang. (Syf)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Peserta Sayembara Desain Monumen Garuda Gugur
    OPD

    10 Peserta Sayembara Desain Monumen Garuda Gugur

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang menyelenggarakan Sayembara Penyusunan Desain Monumen Garuda di Eks Bandara Susilo. Ketua Panitia Sayembara Desain Monumen Garuda Kabupaten Sintang, Merlia Sari menjelaskan, bahwa 21 peserta yang mengikuti sayembara ini diberikan kesempatan menyusun desain monumen Garuda selama 46 hari. Haailnya, lanjut Merlia Sari, dari […]

  • Tanpa Libur Lebaran, Hari Ini ASN di Mempawah Kembali Bekerja

    Tanpa Libur Lebaran, Hari Ini ASN di Mempawah Kembali Bekerja

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah yang tidak masuk kerja pasca lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah bakal dikenakan sanksi. Pasalnya libur lebaran tahun ini ditiadakan atau digeser ke akhir tahun mendatang. Selasa, 26 Mei 2020 merupakan hari pertama bagi kantor-kantor pemerintahan untuk kembali membuka loket-loket pelayanan publik pasca  lebaran 24 […]

  • Surat Edaran Bupati Sintang Tak Digubris, THM,Cafe dan Warkop Masih Langgar Jam Oprasional

    Surat Edaran Bupati Sintang Tak Digubris, THM,Cafe dan Warkop Masih Langgar Jam Oprasional

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meski pemerintah sudah mengeluarkan himbauan agar tempat hiburan malam (THM), cafe maupun warung kopi (Warkop) agar mematuhi jam opersionalnya hingga pukul 00.00 WIB selama bulan suci Ramadhan. Ternyata ihwal tersebut tidak digubris. Seolah-olah, Surat Edaran (SE) Bupati Sintang Nomor: 300/1332/SATPOL.PP-B /2019 tentang Keamanan, Ketertiban dan Ketentraman Selama Bulan Suci Ramadhan tahun 1440 H/2019 […]

  • Tinggal 49 Hari, Sintang Target Serapan Anggaran Capai 43 Persen
    OPD

    Tinggal 49 Hari, Sintang Target Serapan Anggaran Capai 43 Persen

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kuniawan mengingatkan seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang waktu pelaksanaan pekerjaan tinggal 49 hari lagi atau kurang lebih 2 bulan. Dengan waktu 49 hari ini, lanjut Karuniawan, masing-masing OPD harus mampu menyerap 43 persen atau kurang lebihnya 1 triliun yang harus dicairkan. “Itu […]

  • Ini Langkah Polantas Sintang Cegah Balap Liar

    Ini Langkah Polantas Sintang Cegah Balap Liar

    • calendar_month Sen, 21 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Balap liar menjadi permasalahan tersendiri di bulan suci Ramadan. Aksi menyiasa-nyiakan bulan penuh berkah ini, hampir merata di setiap wilayah. Berbagai langkah antisipasi pun dilakukan Polisi Lalu Lintas (Polantas) untuk mencegahnya. Di Kabupaten Sintang misalnya, Satlantas Polres Sintang menempaatkan jajarannya di titik-titik yang diduga menjadi arena balap liar sepeda motor. “Untuk mencegah aksi […]

  • Masalah Komitmen Hingga Ketimpangan Produktivitas

    Masalah Komitmen Hingga Ketimpangan Produktivitas

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Di hadapan pengusaha pengusaha perkebunan, Bupati Sintang,  Jarot Winarno menyampaikan tiga unsur utama yang sering memunculkan permasalahan antara masyarakat dengan perusahan sawit. Pertama, terkait komitmen keberlanjutan sistem ability. “Seperti kita ketahui,  saat ini sudah dicanangkan sistem sawit lestari,” kata Jarot ketika menghadiri pertemuan koordinasi wilayah perusahaan perkebunan se-Kabupaten Sintang, kemarin. Kedua, masalah konflik lahan antara investor […]

expand_less