
LensaKalbar – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Mempawah menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD GOPTKI Kalbar di Kabupaten Mempawah. Pasalnya, dengan kegiatan tersebut dapat membentuk anak-anak di Kabupaten Mempawah tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangan usianya.
“Sehingga memiliki kesiapan yang optimal dalam memasuki pendidikan dasar,” kata Bunda PAUD Kabupaten Mempawah, Hj Erlina Ria Norsan, usai menghadiri kegiatan DPD GOPTKI yang mengusug tema pelatihan pendidik anak usia dini yang inspiratif tahun 2017, Rabu (6/12) di Gedung PGRI Kabupaten Mempawah.
Pendidikan anak usia dini, kata Erlina, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta harus mampu bekerjasama lebih efektif antara penyelenggara, para guru, dan orangtua.
“Hal ini agar memberikan yang terbaik dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini maupun ppendidikan TK itu sendiri,” katanya.
Baca: Namanya Sering Dicatut, Karolin Ancam Lapor Polisi
Meski demikian, bakal calon Bupati Kabupaten Mempawah itu, meminta kepada jajaran pengurus DPD GOPTKI Provinsi Kalbar maupun DPC kabupaten untuk mengamati berbagai hambatan dan tantangan di lapangan, seperti masih banyaknya anak usia dini yang belum memperoleh pendidikan secara memadai.
“Kondisi seperti ini sudah seharusnya menjadi perhatian dan memotivasi bagi seluruh jajaran pengurus GOPTKI untuk mengembangkan lembaga/ pengelolaan pendidikan anak usia dini. Sehingga pelayanan pendidikan kepada anak usia dini, tidak hanya terbatas pada daerah perkotaan saja, akan tetapi dapat pula dinikmati dan dirasakan oleh seluruh anak-anak di seluruh wilayah Kabupaten Mempawah,” kata Hj Erlina Ria Norsan.
Menurut dia, kehadirian GOPTKI akan benar-benar memberi manfaat yang berguna bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.
“Bangsa kita tidak mungkin mampu bersaing dalam menghadapi masa mendatang, jika generasi penerus tidak berkualitas. Kualitas SDM generasi penerus terkait erat dengan masalah pendidikan yang diberikan. Oleh karena itu, masalah pendidikan ini harus benar-benar mendapat perhatian, mulai dari pendidikan anak usia dini, termasuk pendidikan TK,” ulasnya.
Hal terpenting yang perlu menjadi perhatian, tambah Erlina, bagaimana agar terciptanya kualitas pendidikan anak usia dini dan pendidikan TK yang baik serta terjalinnya kerjasama antara penyelenggara pendidikan TK, para guru dan orangtua.
Baca: Pamit ! Cornelis Mohon Maaf
“Pendidikan yang bermutu tidak dapat diciptakan dalam waktu yang singkat, tapi memerlukan proses yang panjang. Proses tersebut dimulai sejak anak usia dini, karena usia dini merupakan usia emas bagi perkembangan anak. Ada pepatah mengatakan, apabila membuat rencana satu tahun, tanamlah padi. Apabila ingin membuat rencana sepuluh tahun, tanamlah pohon. Apabila anda membuat rencana untuk seumur hidup, maka didiklah anak-anak sejak dini agar dapat menjadi insan yang berkarakter. Karena dalam jangka panjang, karakter adalah faktor penentu dalam kehidupan individu,” tuturnya.
Erlina berpendapat kehilangan kekayaan, tidak apa-apa karena rejeki bisa dicari. Namun jika kehilangan karakter, kita akan kehilangan segalanya.
“Kini semua tergantung pada kita. Jika ingin membangun karakter, maka revolusi mental pendidikan harus dilakukan sekarang juga,” tegasnya. (Syf)
Baca Juga:
Lagi, PKK dan PMI Mempawah Salurkan Bantuan Korban Banjir
Erlina Ajak Orangtua Bekali Anak Pengetahuan Keagamaan
Salurkan Bantuan, Erlina Minta Warga Hati-hati Cuaca Ekstrim
Sah..! UMP Kalbar 2018 Rp2.046.900
Penjaringan Dirut PDAM Sintang Masuki Tes Wawancara Kepala Daerah