Breaking News
light_mode

Tantangan Semakin Kompleks, Tenaga Kesehatan Dituntut Profesional dan Berkualitas

  • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar  – Pelayanan kesehatan di Kabupaten Sintang masih sangat minim. Apalagi  di wilayah pedalamannya. Olehkarenanya peran tenaga kesehatan dinilai sangat penting untuk mendongkrak mutu pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

“Masih sangat minim, bahkan kita juga dihadapkan dengan tantangan yang semakin kompleks dalam dunia kesehatan,” kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Marchues Afen, ketika mewakili Bupati Sintang, pada kegiatan sidang senat terbuka wisuda Akademi Keperawatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (6/09/2018), di Gedung Pancasila Sintang.

Menurutnya, peran tenaga kesehatan seperti tenaga keperawatan menjadi elemen yang penting di Kabupaten Sintang. Sebab sesuai dengan visi pembangunan Kabupaten Sintang.

“Kita ingin mewujudkan masyarakat Sintang yang sehat, dengan demikian maka kita ingin capai dengan melaksanakan pembangunan kesehatan yang menyeluruh, adil dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Sintang, dan juga tenaga kesehatan dipandang sebagai ujung tombak dari pada pelaksanaan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sintang,” katanya.

Hari ini, kata Afen, kurang lebih ada 74 mahasiswa – mahasiswi Akademi Keperawatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang tergabung dalam angkatan XV tahun akademik 2017/2018 diwisudakan.

“Ini merupakan langkah awal dalam menciptakan tenaga kesehatan yang berkualitas. Tentunya saya memberikan apresiasi atas terselenggara kegiatan wisuda mahasiswa ini, serta seluruh mahasiswa Akper yang diwisudakan pada hari ini dapat memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin, karena kalian dipersiapkan untuk menjadi tenaga kesehatan yang dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Afen mengingatkan kembali, bahwa dinamika masyarakat kini terus berkembang, seperti berlakunya kompetisi global, yaitu Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita di tenaga kesehatan harus mampu bersaing.

“Maka dari itu kita membutuhkan tenaga kesehatan yang memiliki nilai profesionalitas dan integritas sehingga memiliki daya saing yang tinggi untuk mengutamakan pembangunan kesehatan di daerah kita,” katanya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Instruksikan Camat dan Lurah Inventarisasi PAUD

    Wali Kota Instruksikan Camat dan Lurah Inventarisasi PAUD

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menginstruksikan para camat dan lurah untuk menginventarisasi keberadaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di wilayahnya masing-masing, baik yang dikelola oleh PKK Kota Pontianak maupun swasta. Menurutnya, masih ada beberapa PAUD yang bangunannya menumpang, baik di rumah penduduk maupun pengurus PAUD. “Saya minta ini diinventarisasi […]

  • Berikut Penjelasan Direktur RSUD Ade M Djoen soal Pasien Covid-19 yang Terobos Ruang ICU
    OPD

    Berikut Penjelasan Direktur RSUD Ade M Djoen soal Pasien Covid-19 yang Terobos Ruang ICU

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pada Selasa malam (4/5/2021) pukul 23.30 WIB, beredar video di WhatsApp yang menunjukkan seorang pria sedang tergeletak dengan darah di tubuhnya. Di sisi lain video juga terlihat pintu kaca yang pecah. Beredar informasi di WhatsApp kalau kejadian itu terjadi di Ruang ICU RSUD Ade M. Djoen Sintang. Sedangkan lokasi kejadian adalah Ruang ICU […]

  • Bebas Murni? Ketua PN: Ada Proses yang Harus Dimusyawarahkan

    Bebas Murni? Ketua PN: Ada Proses yang Harus Dimusyawarahkan

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Massa menuntut agar 6 terdakwa karhutla dibebaskan murni dari status hukum yang menjeratnya. Pengadilan diharapkan bijak dalam mengambil sikap terkait soal tuntutan massa tersebut. Mengingat berladang menurut massa adalah sebuah tradisi dan kearifan lokal yang sudah dilakukan turun-menurun sejak zaman nenek moyang terdahulu. Massa kembali mengingatkan penegak hukum bahwasanya “Peladang Bukanlah Penjahat”. Kata […]

  • Mulai 1 Desember 2025, Warga Sintang Wajib Bawa Tas Belanja dari Rumah

    Mulai 1 Desember 2025, Warga Sintang Wajib Bawa Tas Belanja dari Rumah

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang menegaskan bahwa mulai 1 Desember 2025, seluruh aktivitas belanja di pusat perbelanjaan, toko modern, hotel, restoran, rumah makan, hingga pasar tradisional tidak lagi diperbolehkan menggunakan plastik sekali pakai. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala Nomor 600.4.15.1/30153/DLH-C/2025 tentang Penghentian Penggunaan Plastik Sekali […]

  • Wako Edi Sambut Kedatangan Jurnalis Malaysia

    Wako Edi Sambut Kedatangan Jurnalis Malaysia

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 20 orang awak media dari Sarawak Malaysia melakukan lawatan ke Kota Pontianak, Kamis (6/7/2023). Kedatangan rombongan yang tergabung dalam Federation of Sarawak Journalists Association (Persatuan Wartawan Sarawak) bersama Konsul Malaysia di Pontianak Azizul Zekri serta didampingi pihak KJRI diterima langsung Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Ruang Pontive Center. Kedatangan wartawan […]

  • Distanbun Sintang Usulkan Bantuan Alsintan ke Pempus
    OPD

    Distanbun Sintang Usulkan Bantuan Alsintan ke Pempus

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Sintang, Martin Nandung menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada pemerintah pusat. Langkah ini diambil karena kebutuhan alsintan di Kabupaten Sintang masih cukup besar, sementara anggaran daerah dinilai belum mampu mencukupi. “Kita memang berharap bantuan alsintan ini bisa datang dari […]

expand_less