Breaking News
light_mode

Tangani Pasien PDP, RSUD Rubini Batasi Jam Besuk Pasien

  • calendar_month Kam, 26 Mar 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ternyata, sejak 21 Maret 2020 lalu, RSUD Dr Rubini Mempawah telah membatasi jam besuk bagi masyarakat yang berkunjung di rumah sakit daerah itu.

Kebijakan itu diambil sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Apalagi, saat ini pihak RSUD Dr Rubini Mempawah tengah menangani satu pasien PDP Covid-19.

“Waktu besuk hanya 1 jam baik siang maupun sore, bahkan masyarakat kita himbau untuk tidak berkunjung, terkecuali sangat penting,” ungkap Direktur RSUD Dr Rubini Mempawah, dr David Sianipar, Kamis (26/3/2020).

Jam besuk pertama pasien di rumah sakit, kata dia, dimulai pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB. Selainjutnya pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB.
“Lewat dari waktu jam besuk tidak diperbolehkan,” ucapnya.

Ditengah wabah Covid-19 saat ini, kata David, tidak memungkinan bagi masyarakat berkunjung ke rumah sakit. Apalagi, pihaknya saat ini tengah menangani satu pasien PDP asal Kecamatan Sadaniang.

“Jika semakin banyak orang berkunjung, maka resiko penyebaran covid 19 semakin tinggi, untuk itu jam besuk pasien kita batasi,” ungkapnya.

Namun, tegas David, tidak menutup kemungkinan juga jam besuk ditiadakan sama sekali, apabila pihaknya banyak menangani pasien yang diduga terinfeksi positif Covid-19.

“Kalau semakin banyak pasien PDP covid-19, kita akan tiadakan jam besuk pasien, karena sangat rentan bagi masyarakat untuk berkunjung,” ujarnya.

Seperti diketahui, sejak satu pekan terakhir ini saat RSUD Dr Rubini Mempawah tengah fokus menangani satu pasien PDP Covid-19. Kendati kondisi pasien PDP saat ini dalam kondisi membaik dan stabil, pihak RSUD masih tetap menunggu hasil pemeriksaan uji laboratorium Litbangkes Jakarta. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    Dana Desa Tak Mungkin Selesaikan 52 Indikator Desa Mandiri

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mewujudkan suatu desa menjadi desa mandiri tidak hanya mesti mengandalkan dana desa, karena tidak akan dapat memenuhi 52 idikatornya. “Jangan berharap dengan dana desa, itu tidak mungkin. Saya sudah hitung dengan 52 indikator 1 Desa sangat tertinggal bisa menjadi Desa Mandiri ketika investasi di situ diperlukan antara Rp20 sampai 40 miliar, sementara […]

  • Kebakaran, FX Imbau Masyarakat Tak Tumpah di Jalan Protokol

    Kebakaran, FX Imbau Masyarakat Tak Tumpah di Jalan Protokol

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat masih sering ditemui tumpah ruah di jalan protokol setiap kali terjadi insiden kebakaran di Kabupaten Sintang. Kondisi itu jelas menghambat kendaraan pemadam kebakaran untuk memasuki lokasi kejadian. “Jangan tumpah dan padati arus jalan protokol. Karena kendaraan pemadam kebakaran akan sulit memasuki tempat kejadian,” kata Sekertaris Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang, […]

  • Dorong SPIP Terintegrasi

    Dorong SPIP Terintegrasi

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kota Pontianak terpilih sebagai best practice pelaksanaan SPIP Terintegrasi di Kalimantan Barat tahun 2024. Hal itu diungkapkan Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian saat membuka Workshop Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di Hotel Ibis, Kamis (18/7/2024). Menurutnya, skor SPIP di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengalami peningkatan pada Maturitas SPIP, Manajemen Risiko […]

  • Sekda Kesal PJU Sering Tidak Menyala

    Sekda Kesal PJU Sering Tidak Menyala

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sering kali dijumpai tidak menyala. Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mengaku kesal akan kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) di Sintang. “Saya sudah sering komplain terkait kondisi PJU yang sering tidak menyala,” kesal Sekda, Senin (14/8). Menurut Sekda, kondisi tidak menyala PJU di Sintang bukan baru-baru ini saja terjadinya. Bahkan, sudah sekian […]

  • Pasien Covid-19 Membaik

    Pasien Covid-19 Membaik

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah bertemu dan berbicara langsung dengan satu pasien terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19 yang masih di rawat di ruang isolasi RSUD Ade M Djoen Sintang. Bupati Sintang, Jarot Winarno menyatakan bahwa kondisi pasien Covid-19 dalam keadaan membaik. Bahkan, kata Jarot, saat ini pasien sudah dipindahkan ke ruang isolasi mandiri. Artinya, pasien tidak […]

  • Hujan, Lima Kecamatan Rawan Banjir

    Hujan, Lima Kecamatan Rawan Banjir

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang, Simon Patanduk menyebutkan, kawasan bantaran sungai juga rawan tergenang akibat luapan Sungai Melawi dan Kapuas. Kawasan bantaran sungai tersebut meliputi Kecamatan Dedai, Serawai, Ambalau, Kayan Hilir dan Hulu. “Kelima kecamatan ini dialiri sungai Melawi. Untuk wilayah Serawai, hingga September tahun ini, sudah empat kali dihantam banjir,” […]

expand_less