Breaking News
light_mode

Sungai Kapuas dan Melawi Berhias 21 Sampan Menawan

  • calendar_month Sel, 8 Mei 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Masyarakat Kabupaten Sintang berduyun-duyun ke pinggiran Sungai Kapuas dan Melawi, Selasa (8/5), untuk menyaksikan Festival Sampan Hias, sebagai bagian dari kemeriahan Peringatan Hari Jadi ke-656 Kota Sintang 2018.

Setidaknya 21 sampan hias berseliweran di Sungai Kapuas dan Melawi di Bumi Senentang tersebut. Pemandangan yang menyejukkan mata.

“Sampan hias ini salah satu dari empat rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Sungai,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno.

Adapun empat kegiatan yang dilaksanakan secara berturu-turut sejak Senin tersebut meliputi, Lomba Sampan, Sampan Hias, Lomba Menjala, dan Umpan Benua.

Jarot mengatakan, pemusatan kegiatan di sungai tersebut memiliki makna tersendiri. Di antaranya, mengingatkan sejarah Kabupaten Sintang yang memiliki berbagai elemen suku bangsa, dapat hidup rukun dan damai di tepian sungai.

Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika membuka kegiatan Festival Sampan Hias, Selasa (8/5).

“Ini menjadi suatu cerminan kita untuk melestarikan kebudayaan,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sintang, Hendrika mengungkapkan, Festival Sampan Hias ini untuk mempererat tali silaturrahmi dan persatuan.

“Dengan kegiatan ini, semua etnis atau suku dan agama, bersatu padu. Tentunya ini yang kita inginkan, semua bersatu padu dalam bingkai NKRI,” kata Hendrika.

Ia mengungkapkan, festival ini diikuti 21 sampan hias dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), serta BUMN dan BUMD.

Sementara itu, salah seorang Dewan Juri Festival Sampan Hias, Rusmayudi mengungkapkan, penilaian lomba ini didasarkan pada tiga kriteria, pertama keunikan hiasan sampan, kedua keserasian antara hiasan dengan sampan, dan ketiga kesan yang dihias secara keseluruhan

Rusmayudi mengungkapkan, Juara I Festival Sampan Hias ini diraih  Sekretariat Daerah (Setda) Sintang dengan nilai 28,6. Disusul RSUD Ade M Djoen Sintang dengan nilai 28 dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sintang dengan nilai 26,3 sebagai Juara II dan III.

Sementara Juara Harapan I diraih Persatuan Orang Melayu (POM) Sintang dengan nilai 26. Juara Harapan II Inspektorat dengan nilai 24, dan Juara Harapan II Pengadilan Negeri (PN) dengan nilai 23,1. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunker Bupati Erlina ke Kecamatan, Ajak Sinkronisasi Program Pembangunan

    Kunker Bupati Erlina ke Kecamatan, Ajak Sinkronisasi Program Pembangunan

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Belakangan ini, Bupati Mempawah, Hj Erlina melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Mempawah. Sebelumnya, kunjungan kerja dilakukan di Kecamatan Segedong dan Jongkat. Kedua, di Kecamatan Anjongan dan Sungai Pinyuh. Nah, Senin (30/1/2023), orang nomor satu di Bumi Galaherang ini melanjutkan kunjungan kerjanya di Kecamatan Mempawah Hilir dan Mempawah […]

  • Mulai Besok Hingga 17 Mei 2021, Polres Mempawah Gelar Operasi Ketupat

    Mulai Besok Hingga 17 Mei 2021, Polres Mempawah Gelar Operasi Ketupat

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hari raya Idul Fitri semakin dekat, berbagai upaya untuk mencegah tingginya mobilitas masyarakat pun terus dilakukan. Salah satunya yakni terkait dengan tradisi mudik umat muslim di Indonesia, yang kerap dilakukan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta. Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang masih juga belum usai, kegiatan mudik kini secara resmi dilarang […]

  • Momentum Bangun Kembali Kebersamaan di Tengah Pandemi Covid-19
    OPD

    Momentum Bangun Kembali Kebersamaan di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Sintang menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk membangun kembali kebersamaan, gotong royong, dan optimisme rasa kebangsaan di tengah pandemi Covid-19. “Gotong royong dan optimisme rasa kebangsaan di tengah pandemi covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan akan membawa Sintang […]

  • Berikut 7 Sasaran Operasi Pekat Polres Sintang
    OPD

    Berikut 7 Sasaran Operasi Pekat Polres Sintang

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang Ramadan dan Idulfitri, Polres Sintang menjalankan Operasi Pekat Kapuas, Senin  (29/3/2021) hingga 14 hari kedepan. Kegiatan digelar dalam rangka penindakan dan penegakan hukum terhadap jenis kejahatan yang termasuk ke dalam bagian penyakit masyarakat. Operasi Pekat sendiri adalah upaya penanggulangan penyakit masyarakat yang nantinya akan dilaksanakan menjelang perayaan Idulfitri 1442 H. Wakapolres Sintang, […]

  • Hadiri Natal Bersama, Begini Pesan Erlina

    Hadiri Natal Bersama, Begini Pesan Erlina

    • calendar_month Jum, 19 Jan 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten  Memapwah, 27 Juni mendatang, suhu politik terus memanas. Saling sindir antar kandidat tidak terelakkan. Olehkarenanya seluruh elemen masyarakat diingatkan untuk lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan. “Jika ingin Mempawah lebih maju dan sejahtera, masyarakat harus bersatu. Jangan lagi ada perpecahan, baik itu mengatasnamakan suku, agama, etnis, maupun […]

  • Bupati Jarot Minta POM Jaga Adat dan Tradisi Melayu

    Bupati Jarot Minta POM Jaga Adat dan Tradisi Melayu

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Persatuan Orang Melayu (POM) diharapkan mampu menjaga marwah adat budaya Melayu, marwah agama, dan menjaga NKRI. Hal ini penting dilakukan agar Melayu tak hilang ditelan zaman. “Nah, kita patut berbangga karena adat budaya melayu ada yang merawat dan mejaga marwahnya. Ini penting karena zaman sekarang bukan lagi perang macam dulu pakai bala tentara, […]

expand_less