LensaKalbar – Partisipasi pemilih di tahun 1999, 2004, 2009, dan 2014 dinilai menurun. Nah, pada Pemilu 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menargetkan partisipasi pemilih di Sintang lebih dari 77,5 persen.
Olehkarenanya, dimulai sejak tanggal 14 Januari hingga 16 Januari 2019 mendatang. KPU Sintang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi relawan demokrasi (Relasi).
Ketua KPU Sintang, Hazizah mengatakan pihaknya akan melakukan rekrutmen terhadap 55 orang untuk menjadi Relasi Pemilu 2019. 55 Relasi itupun berasal dari 10 basis pemilih.
Berikut 10 basis pemilih yang dimaksud Hazizah:
- Keluarga
- Pemilih
- Muda
- Perempuan
- Disabilitas
- Kebutuhan Khusus
- Kaum Marjinal
- Komunitas
- Keagamaan
- Warga Internet (Warganet)
“Rekrutmen Relasi ini terbuka untuk umum dan dilakukan secara transparan,” ujar Ketua KPU Sintang, Hazizah, Jumat (11/1/2018)
Adapun persyaratan untuk menjadi Relasi Pemilu 2019 yakni, WNI dan terdaftar dalam DPT, usia minimal 17 tahun, bukan anggota parpol atau tim kampanye, tim sukses, peserta Pemilu, dan merupakan satu di antara dari 10 basis pemilih.
“Perekrutan relawan demokrasi ini merupakan salah satu upaya KPU untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019,” katanya.
55 orang Relasi nantinya akan bertugas selama tiga bulan kedepan. Tugas mereka pun tidak lain melakukan penyuluhan demokrasi pada tahapan Pemilu 2019. Sasaranya adalah 10 basis tersebut.
Bagi masyarakat yang berminat menjadi Relasi Pemilu 2019, ungkap Hazizah, dapat menelusuri informasi lebih jelas dan lengkapnya di http://kpu-sintangkab.go.id/web/berita-pendaftran-relawan-demokrasi-pemilu-2019.html. (Dex)