Breaking News
light_mode

Smart City Ubah Pola Pikir Masyarakat

  • calendar_month Sen, 9 Des 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Sadjan menyebut, tantangan utama dalam penerapan smart city adalah bagaimana mengubah pola pikir masyarakat atau birokrasi yang tidak atau belum mau berubah. Bagaimana mengubah pola pikir yang biasa saja menjadi pola pikir yang maju ke depan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi menjadi tulang punggung dalam tata kelola pemerintahan.

“Nah ini akan menjadi tantangan Bapak Wali Kota dan pimpinan daerah lainnya bahwa komitmen untuk merubah mindset atau pola pikir itu penting dilakukan,” tuturnya saat berkunjung ke Pontive Center dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Ditjen Aptika, kemarin.

Dalam hal ini, Sadjan mengatakan, tugas Dinas Kominfo Kota Pontianak bekerjasama dengan Dinas Kominfo di kabupaten/kota lainnya atau provinsi melakukan sosialisasi bagaimana birokrasi itu mau memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk membangun tata kelola pemerintahan yang makin modern, canggih, mau berubah serta siap melayani masyarakat secara cepat, efektif dan efisien.

Dirinya juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam rangka penerapan Program 100 Smart City. “Komitmen daerah khususnya Kota Pontianak sangat luar biasa dalam penerapan program smart city ini,” ujarnya.

Pontianak merupakan satu di antara kota lainnya yang menjadi pilot project dalam Program 100 Smart City. Kehadiran dirinya ke Kota Pontianak untuk melihat langsung sejauh mana komitmen Pemkot Pontianak dalam melaksanakan Program 100 Smart City. Menurutnya, sebuah kota dikatakan smart city indikator utamanya adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di dalam pemerintahan atau kerap disebut e-government.

“Ciri utama dari Pemkot Pontianak ini adalah menggunakan teknologi informasi dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan,” sebutnya.

Sadjan menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi itu harus bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai penerima manfaat. Sedangkan sebagai pelaksana pembangunan itu adalah seluruh stakeholder di lingkungan Pemkot Pontianak dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Tidak hanya oleh Dinas Kominfo, tetapi juga oleh OPD-OPD terkait,” ungkapnya.

Kepala Diskominfo Kota Pontianak, Uray Indra Mulya menilai, sehebat apapun aplikasi yang diciptakan, se-smart city apapun Kota Pontianak, yang terpenting adalah bagaimana masyarakat mau memanfaatkan apa yang sudah disediakan Pemkot Pontianak kaitan dengan penerapan smart city. Salah satu yang dilakukan pihaknya terkait dengan masyarakat adalah bagaimana pelayanan publik yang ada di kecamatan atau kelurahan menggunakan aplikasi.

“Kami berupaya membiasakan masyarakat menggunakan fitur-fitur yang ada dalam aplikasi,” terang dia.

Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai model sosialisasi terkait smart city. Salah satunya saat Car Free Day, di mana di lokasi itu Diskominfo Kota Pontianak menempatkan sebuah booth untuk masyarakat bertanya-tanya soal aplikasi, atau kaitan dengan smart city.

“Kemudian juga dalam pertemuan-pertemuan besar, seperti Musrenbang dan sebagainya,” pungkasnya. (Jim/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Pasukan PAM Pilkada Mempawah 2024

    Gelar Pasukan PAM Pilkada Mempawah 2024

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menghadiri Apel Gelar Pasukan PAM Pilkada Kabupaten Mempawah Tahun 2024 di Halaman Kodim 1201/Mph, Senin (2/9/2024). Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Ismail menyambut baik Apel Gelar Pasukan PAM Pilkada Kabupaten Mempawah Tahun 2024 ini sebagai upaya pencegahan dan pengamanan dalam melancarkan dan menjaga kondusifitas Pilkada di Kabupaten Mempawah. […]

  • Melkianus Ingatkan Pemerintah untuk Perhatikan Pustu di Pedalaman Sintang

    Melkianus Ingatkan Pemerintah untuk Perhatikan Pustu di Pedalaman Sintang

    • calendar_month Ming, 29 Mei 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bangunan sejumlah Puskemas Pembantu (Pustu) yang menjadi andalan masyarakat dalam memeriksakan kesehatan di kawasan pedesaan, Kabupaten Sintang memprihatinkan dan tidak layak digunakan. Sebagian besar bangunan layanan kesehatan itu kurang terawat. Bahkan ada yang sudah lapuk karena dimakan usia. Kondisi ini mendapat perhatian dari Legislatif yang meminta pemerintah daerah segera memperhatikan prasarana kesehatan tersebut. “Kami minta kepada pemkab […]

  • Veddriq Dukung Rencana Pemkot Bangun Venue Panjat Tebing

    Veddriq Dukung Rencana Pemkot Bangun Venue Panjat Tebing

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Veddriq Leonardo, pemecah rekor dunia panjat tebing tercepat di kejuaraan International Federation of Sport Climbing (IFSC) di Seoul, Korea Selatan beberapa waktu lalu, menyambut baik rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk membangun venue panjat tebing di Kota Pontianak. Hal itu disampaikannya usai pertemuan dengan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Ruang VIP […]

  • Bupati Erlina Sapa dan Semangati Pasien Covid-19 Lewat Panggilan Video

    Bupati Erlina Sapa dan Semangati Pasien Covid-19 Lewat Panggilan Video

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi Direktur RSUD Rubini Mempawah, David meninjau ruang isolasi dan perawatan pasien infeksi virus Corona atau Covid-19 di RSUD Rubini Mempawah, Senin (12/7/2021). Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Bumi Galaherang inipun menyempatkan diri menyapa tenaga kesehatan dan satu di antara pasien infeksi Covid-19 lewat panggilan video atau […]

  • BPJS Kesehatan Sintang Bayar Hutang Rp28 Miliar

    BPJS Kesehatan Sintang Bayar Hutang Rp28 Miliar

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak Rp28,316 miliar pembayaran klaim fasilitas kesehatan sepanjang bulan April 2019, yang harus dibayar Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sintang. Klaim tersebut dibayar kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang berjumlah 121 dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dengan jumlah 16 yang berada di Bumi Senentang. “FKTP dan FKRTL tersebut […]

  • Askiman : Manajerial Koperasi Lemah

    Askiman : Manajerial Koperasi Lemah

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Persoalan perkoperasian di Kabupaten Sintang cukup krusial, khususnya yang bermitra dengan perus ahaan perkebunan kelapa sawit. Lantaran berkaitan dengan kinerjanya. “Koperasi kita lemah dari sisi manajerialnya,” kata Askiman, Wakil Bupati Sintang, ketika membuka Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi, kemarin. Askiman mencontohkan, lemahnya kinerja koperasi yang bermitra dengan perkebunan di tingkat desa. Beberapa permasalahannya terlihat […]

expand_less