Breaking News
light_mode

Sekda Mempawah Tekankan Empat Kunci, Target KLA Naik Kelas

  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa lagi semata diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, melainkan dari sejauh mana negara hadir menjamin hak-hak anak.

Penegasan itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di Aula Dinsos PPPAPM dan Pemdes Mempawah, Selasa (7/4/2026).

Dalam forum tersebut, Sekda Ismail langsung menggarisbawahi empat aspek krusial yang harus segera dibenahi jika Mempawah ingin keluar dari zona nyaman kategori Pratama. Pertama, penguatan sinergi lintas sektor bukan hanya formalitas rapat, tetapi kerja nyata seluruh OPD, dunia usaha, dan masyarakat dalam satu irama.
Kedua, pembenahan data dan layanan ramah anak.

Sekda Ismail menilai, tanpa basis data yang akurat, program pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak hanya akan berjalan tanpa arah dan sulit diukur dampaknya.

Ketiga, pencegahan kekerasan dan eksploitasi anak. Menurutnya, ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga keluarga yang menjadi garda terdepan. Edukasi dan sistem perlindungan harus diperkuat agar kasus-kasus yang selama ini kerap tersembunyi bisa dicegah sejak dini.

Keempat, membuka ruang partisipasi anak. Karena itu, Sekda Ismail menekankan bahwa anak tidak boleh lagi diposisikan sebagai objek kebijakan, melainkan subjek yang suaranya harus didengar dalam setiap keputusan yang menyangkut masa depan mereka.

“Anak-anak adalah investasi masa depan daerah. Kita wajib memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan potensi mereka,” tegas Sekda Ismail.

Sejak menginisiasi program Kabupaten Layak Anak pada 2019, Mempawah memang menunjukkan progres, namun belum sepenuhnya solid. Penghargaan kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI yang diraih pada 2023 dan 2025 menjadi bukti capaian, sekaligus pengingat bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang belum tuntas.

Hasil evaluasi terbaru bahkan mengungkap sejumlah klaster yang masih rapuh, mulai dari kelembagaan, hak sipil dan kebebasan anak, hingga lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif.

Celah-celah ini menjadi indikator bahwa implementasi KLA belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan di lapangan.

Olehkarenanya, Sekda Ismail meminta Rakor tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Ia menuntut lahirnya rencana aksi yang konkret, terukur, dan berkelanjutan, dengan target jelas, yakni mempertahankan capaian sekaligus mendorong Mempawah naik ke level KLA yang lebih tinggi.

“Komitmen ini harus menjadi gerakan nyata, bukan sekadar dokumen. Anak-anak kita menunggu hasil, bukan janji,” pungkas Sekda Ismail. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Harga Beras, Bulog Sintang Launching KPSH

    Jaga Harga Beras, Bulog Sintang Launching KPSH

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga Beras, Pemerintah melalui Perum Bulog melakukan Launching Pelaksanaan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium (KPSH) Tahun 2019 di Kantor Bulog Sintang, Kamis (3/1/2019) pagi. Untuk di wilayah Kabupaten Sintang, kegiatan KPSH dilaksanakan di Pasar Masuka. terlihat masyarakat setempat menyambut baik operasi pasar yang digelar oleh Bulog Sintang […]

  • Bawa Dua Butir Ekstasi, Seorang Pemuda Parit Wan Salim Diringkus Polisi

    Bawa Dua Butir Ekstasi, Seorang Pemuda Parit Wan Salim Diringkus Polisi

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seorang pemuda berinisial IQ (21) warga Kelurahan Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur berhasil diringkus jajaran Reskrim Polsek Mempawah Timur di Penginapan Wisma Nusantaran, Sabtu (28/3/2020) pukul 23.00 WIB. IQ diringkus petugas lantaran diduga membeli, menerima, dan memiliki narkotika jenis ekstasi berwarna pink sebanyak 2 butir seberat 0,79 gram. Penangkapan terhadap IQ, berawal […]

  • Usulkan Tiga Raperda untuk Permudah Iklim Usaha

    Usulkan Tiga Raperda untuk Permudah Iklim Usaha

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyampaikan usulan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Ketiga Raperda itu adalah Pajak dan Retribusi Daerah, Bangunan Gedung dan Penyelenggaraan Perizinan Berusaha. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan bahwa penyampaian usulan tiga Reperda tersebut merupakan tindak lanjut dari program pembentukan Perda Kota Pontianak yang telah disusun bersama oleh Badan […]

  • Mulai Besok Hingga 17 Mei 2021, Polres Mempawah Gelar Operasi Ketupat

    Mulai Besok Hingga 17 Mei 2021, Polres Mempawah Gelar Operasi Ketupat

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hari raya Idul Fitri semakin dekat, berbagai upaya untuk mencegah tingginya mobilitas masyarakat pun terus dilakukan. Salah satunya yakni terkait dengan tradisi mudik umat muslim di Indonesia, yang kerap dilakukan untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta. Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang masih juga belum usai, kegiatan mudik kini secara resmi dilarang […]

  • Kunjungi Lokasi Kebakaran, Ketua DPRD Sintang Dengarkan Curhatan Korban

    Kunjungi Lokasi Kebakaran, Ketua DPRD Sintang Dengarkan Curhatan Korban

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Musibah kebakaran di Sungai Mawang, Kelurahan Mekar Jaya, Sabtu (11/6/2022), kemarin mendapat perhatian dari Ketua Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny. Ronny sapaan akrabnya menyambangi lokasi kejadian tersebut, Minggu (12/6/2022) pagi. Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini mengaku turut prihatin atas musibah kebakaran yang dialami rakyatnya. “Saya turut merasakan dampak […]

  • SAH…! Eksekutif dan Legislatif Sepakati 5 Raperda

    SAH…! Eksekutif dan Legislatif Sepakati 5 Raperda

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan persetujuan bersama antara Wali Kota Pontianak dan DPRD Kota Pontianak terhadap lima raperda yang diusulkan sebagai acuan pelaksanaan perda tersebut. ” Kelima raperda yang diajukan ke DPRD Kota Pontianak tersebut tentu akan berdampak baik bagi Kota Pontianak,” ujarnya usai menyampaikan pendapat akhir Wali Kota Pontianak dan […]

expand_less