Breaking News
light_mode

Sekda Ismail Hadiri Expose dan Launching MTQ di Pendopo Gubernur Kalbar

  • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah Ismail mewakili Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri Expose dan Launching Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Kalbar Tahun 2023 di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (20/7/2023).

Ketua LPTQ Provinsi Kalbar, Andi Musa mengatakan, MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2023 akan dilaksanakan di Kabupaten Sanggau selama 7 hari, dari tanggal 25 hingga 31 Agustus 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Musa juga menyampaikan bahwa jumlah peserta MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2023 diperkirakan mencapai 1.040 orang yang berasal dari 14 LPTQ kabupaten/kota se-Kalimantan Barat yang terbagi dari peserta lomba, official dan pendamping serta dewan hakim.

Sedangkan, jumlah juara yang akan diperebutkan pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2023 sebanyak 312 juara dari 8 cabang lomba dengan 52 golongan lomba.

Karenanya, Andi Musa berharap melalui MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar Tahun 2023 dapat dilaksanakan MTQ yang berkualitas dan bermartabat untuk mengukir dan merepresentasikan Kalbar pada event nasional dan Internasional.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot selaku Wakil Ketua Umum Panitia Penyelenggara MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar Tahun 2023 menyampaikan Expose secara mendetail perkembangan kesiapan Kabupaten Sanggau dalam melaksanakan event tahunan tersebut.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji diwakili Kepala Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar, Mulyadi mengatakan bahwa MTQ menjadi ajang kontestasi seni baca kitab suci Al-Qur’an, yang mana sesungguhnya memiliki tujuan mulia yang belum banyak dipahami oleh masyarakat.

“Tujuan mulia tersebut adalah memelihara kesucian Al-Qur’an dan mengembangkan syiar Islam yang dapat membawa manfaat dan kemaslahatan dalam mengaktualisasikan nilai-nilai sifat dasar Islam secara damai di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, tujuan tesebut sejalan dengan upaya bersama untuk terus meningkatkan kualitas kehidupan beragama sekaligus kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Momentum pelaksanaan MTQ ini membuktikan bahwa diantara kita umat pemeluk agama yang berbeda dapat saling mendukung dan bekerja sama dalam kebaikan sesuai dengan peran dan tugas kita masing-masing,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan launching logo dan maskot MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2023 yang dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi LPTQ Se-Kalimantan Barat. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelatihan Vokasi Peluang Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    Pelatihan Vokasi Peluang Ciptakan Lapangan Kerja Baru

    • calendar_month Jum, 30 Agu 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya menekan angka pengangguran di Kota Pontianak. Saat ini angka pengangguran terbuka di Kota Pontianak tercatat 8,92 persen. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari pelatihan, pemberian bantuan peralatan kerja hingga kemudahan dalam memperoleh modal usaha. Seperti halnya yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak dengan menggelar pelatihan vokasi […]

  • Stabilkan Harga Sembako, Pemprov Kalbar Gelontorkan 1.000 Paket Murah di Pasar Masuka Sintang

    Stabilkan Harga Sembako, Pemprov Kalbar Gelontorkan 1.000 Paket Murah di Pasar Masuka Sintang

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral menggelar operasi pasar di Halaman Parkir Pasar Masuka, Sintang, Kamis (21/8/2025) pagi, untuk menekan inflasi dan menjaga harga sembako tetap stabil. Sebanyak 1.000 paket sembako berisi beras premium 5 kg, gula 1 kg, dan minyak goreng 1 liter dijual seharga […]

  • Akibat Infrastruktur Hancur, Ibu Ayang Terpaksa Ditandu

    Akibat Infrastruktur Hancur, Ibu Ayang Terpaksa Ditandu

    • calendar_month Sen, 2 Des 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ayang, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Dusun Lebuk Lantang, Desa Riam Batu, Kecamatan Tempunak, terpaksa ditandu sejauh 1,5 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 30 menit, Jumat (29/11/2019) lalu. Ayang ditandu pulang ke rumahnya akibat kondisi jalan dan jembatan yang rusak parah sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda […]

  • Prioritaskan Keseimbangan Belanja dan Pendapatan

    Prioritaskan Keseimbangan Belanja dan Pendapatan

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan pidato pengantar penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Senin (19/6/2023). Edi menerangkan, penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022 ini berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) […]

  • Dewan Sintang Desak Pemprov Perhatikan Jalan Nanga Mau – Tebidah

    Dewan Sintang Desak Pemprov Perhatikan Jalan Nanga Mau – Tebidah

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Rudy Andryas meminta agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperhatikan kondisi ruas jalan Nanga Mau – Tebidah. Pasalnya, ruas jalan itu merupakan kewenangan dan tanggungjawab pemerintah provinsi. “Kita minta ruas jalan Nanga Mau – Tebidah ini diperhatikan lah ya. Kan ini ruas jalannya provinsi,” pinta Rudy […]

  • Legislator Sintang Dukung Penuh Pembentukan Desa Mandiri

    Legislator Sintang Dukung Penuh Pembentukan Desa Mandiri

    • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Harus diakui, selama ini upaya untuk mewujudkan Desa Mandiri di Kabupaten Sintang belum maksimal. Dapat dilihat dari sedikitnya alokasi anggaran untuk memenuhi indikator-indikatornya. “Sekarang Gubernur Kalbar memprioritaskannya. Kita sangat mendukung, karena memang Desa Mandiri itu sangat dibutuhkan,” kata anggota DPRD Sintang, Abdul Razak, Sabtu (13/4/2019). Menurut Razak, sebenarnya banyak program yang bisa diarahkan […]

expand_less