Breaking News
light_mode

Proyek DAK Sudah Dilelang, APBD Sintang Menyusul

  • calendar_month Sen, 21 Mei 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Proyek pembangunan dengan sumber pembiayaan Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai 105 paket sudah dilelang. Masih tahap evaluasi untuk menentukan pemenangnya. Sedangkan lelang proyek yang didanai APBD Sintang segera menyusul.

“Kalau DAK sudah lelang sejak April,” kata Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan, Sekretariat Daerah (Setda) Sintang, Helmi, Senin (21/5).

Paket yang dilelang terbagi di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Paling banyak di Dinas Pekerjaan Umum (PU) 68 paket. Dinas Kesehatan 21 paket, selebihnya di beberapa OPD di bawah 10 item pekerjaan.

Kemudian Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman 7 paket, Dinas Perhubungan 4 paket. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade Moch Djoen Sintang 3 paket. Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), masing-masing mempunyai satu paket.

Helmi mengungkapkan, proses pengadaan akan sampai Mei 2018. Pemenang dalam waktu dekat akan segera diumumkan, jika  proses tahapan telah tuntas. Kini penawaran yang diajukan sedang dievaluasi. Adapun dasar pelaksanaan pengadaan masih mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor Nomor 54 Tahun 2010.

Pengadaan yang dibiayai DAK memang diprioritaskan pelelangannya. Sehingga disegerakan. Tujuannya, agar penyerapan anggaran bisa lebih maksimal. Karena itu, bagian pengadaan intens berkoordinasi dengan OPD terkait, yang memiliki paket DAK. Bersinergi dalam mempercepat lelang.

Ia menambahkan, sebagian untuk paket proyek melalui pembiayaan APBD sudah mulai dikoordinasikan OPD terkait dengan bagian pengadaan. Kendati belum sampai tahap pelelangan.

Pengumuman belum dilakukan. Namun dipastikan dalam waktu segera lelangnya akan dimulai. Optimis dengan sisa masa waktu masih panjang, pekerjaan akan dapat terselesaikan tepat waktu.

“Juni diupayakan lelang proyek APBD sudah bisa terlaksana. Sambil berjalan APBD yang sudah diusulkan ke bagian pengadaan. Pelaksanaan enam bulan masih cukup waktunya,” tutup Helmi. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipuji Bak Pahlawan, Guru Honorer Diupah di Bawah UMR

    Dipuji Bak Pahlawan, Guru Honorer Diupah di Bawah UMR

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bukan rahasia umum bila gaji menjadi guru honorer saat ini terbilang rendah, bahkan di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Ada banyak guru honorer dengan pendidikan tinggi setingkat sarjana yang mendapatkan gaji di bawah Rp 1 juta/bulan. Kenapa gaji guru honorer kecil? Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang, Lindra Azmar menjelaskan rendahnya gaji […]

  • Tanpa PLBN, Perbatasan Sintang Rawan Perdagangan Ilegal dan TPPO
    OPD

    Tanpa PLBN, Perbatasan Sintang Rawan Perdagangan Ilegal dan TPPO

    • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Sintang, Zulkarnaen, menegaskan bahwa pembangunan pintu masuk resmi atau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sungai Kelik di wilayah perbatasan merupakan kewajiban negara. Hal ini, menurutnya, penting untuk memperbaiki akses masyarakat, meningkatkan pengawasan, serta meminimalisir praktik perdagangan ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di kawasan perbatasan […]

  • NasDem Tunjuk Florensius Ronny jadi Ketua DPRD Sintang

    NasDem Tunjuk Florensius Ronny jadi Ketua DPRD Sintang

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi menunjuk Florensius Ronny sebagai Ketua DPRD Sintang periode 2019-2024. Ihwal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPD NasDem Sintang, H Herry Syamsudin kepada Lensakalbar.co.id, Kamis (19/9/2019). Menurut Herry, dari tiga nama yang diusulkan. Florensius Ronny dipercayakan untuk menduduki ssbagai Ketua DPRD Sintang. “Dari surat keputusan yang dikeluarkan, […]

  • Guru yang Positif Covid-19 Mengajar di SMAN 1 dan SMPN 1 Mempawah Hilir

    Guru yang Positif Covid-19 Mengajar di SMAN 1 dan SMPN 1 Mempawah Hilir

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mempawah mengaku telah menerima surat resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar terkait delapan kasus baru terkonfirmasi Covid-19. “Berdasarkan hasil swab PCR di laboratorium RS Untan, 8 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah guru di SMP Negeri 1 Mempawah Hilir. Usia mereka antara 25 tahun hingga 54 tahun,” ungkap […]

  • Yasinta Segera Rilis Single Terbaru, Mohon Doa dan Dukungannya

    Yasinta Segera Rilis Single Terbaru, Mohon Doa dan Dukungannya

    • calendar_month Rab, 19 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Yasinta sedang menyiapkan album single-nya yang ke-10. Album tersebut dikabarkan akan dirilis pada tahun 2022 ini. Kabar tersebut dikonfirmasi AG Production, agensi yang menaungi Yasinta. Namun, sejauh ini AG Production belum memberi penjelasan lebih detail tentang album single artis jebolan Indonesia Nextstar pada 2007 silam. Artis kelahiran 1 September 1991 itu juga pernah […]

  • Terbentur Batas Usia , 297 Honorer K2 Minta Diangkat PNS

    Terbentur Batas Usia , 297 Honorer K2 Minta Diangkat PNS

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 297 guru honorer K2 di Kabupaten Sintang mendesak Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Pemerintah Kabupaten Sintang agar diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya, tidak memungkinkan bagi mereka honorer K2 untuk mengikuti tahapan seleksi penerimaan CPNS 2018. “Kami ingin diangkat sebagai PNS. Karena honorer K1 dulu bisa diangkat sebagai PNS tanpa melalui tahap […]

expand_less