Breaking News
light_mode

Program Merdeka Belajar Efektif Bentuk SDM Berkualitas

  • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta perangkat daerah untuk adaptif dengan perubahan regulasi dari pemerintah pusat. Tidak terkecuali di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak.

Terbaru, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tengah menggencarkan aksi ‘Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan’ di seluruh lembaga pendidikan.

“Transformasi ini menunjukkan pertumbuhan dan perbaikan. Saya imbau perangkat daerah bisa mempelajari kebijakan yang baru dari pusat. Tujuannya agar pendidikan kita seragam,” tuturnya usai menghadiri agenda Deklarasi dan Sosialisasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di Kota Pontianak, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (31/5/2023).

Edi mengatakan, dengan adanya program Merdeka Belajar dari Kemendikbudristek, proses belajar-mengajar fokus kepada nilai-nilai esensi ilmu pengetahuan.

Ia mencontohkan, beberapa tahun belakangan, siswa hanya belajar hitung-menghitung, tanpa tahu penjelasan dari hitung-menghitung tersebut.

“Jadi hanya menghafal, tidak paham prosesnya. Kalau sekarang ini kita diarahkan ke proses, kenapa dua dikali tiga hasilnya enam. Itu contohnya ya,” ungkapnya.

Program Merdeka Belajar juga membebaskan peserta didik memilih pelajaran berdasarkan minat dan bakat.

Hal ini, menurut Edi, secara tidak langsung melatih generasi penerus untuk belajar memilih apa yang terbaik bagi masing-masing individu. Sebagaimana target pemerintah pusat untuk meraih Indonesia Emas 2045, sumber daya manusia menjadi urgensi perbaikan negara. Begitu pula dengan Kota Pontianak.

“Orang yang sukses bisa beradaptasi dengan lingkungan dan menguasai data lalu mengubah masalah menjadi potensi yang baik. Tanpa memaksakan jalan yang kita pribadi yakini,” sebutnya.

Pemerintah Kota Pontianak terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Edi menyampaikan pihaknya kini sedang menyusun rencana kerja untuk mendorong kualitas pendidikan secara simultan. Perlahan tapi pasti, beberapa sekolah tampak mengalami perbaikan, baik dari segi fisik maupun sumber daya manusia. Tugas lainnya kini, sambungnya, adalah pendalaman Merdeka Belajar dan pelaksanaannya di lapangan. Ia menilai, tidak mudah menjalankan sesuatu hal yang baru.

“Apalagi sistem yang dulu sudah mengakar di kita. Tapi mudah-mudahan segera kita bisa lakukan peningkatan kualitas pendidikan. Ada yang sudah mantap dan ada yang masih proses, sembari kita lihat kemampuan keuangan daerah,” tukasnya. (prokopim/LK1) 

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal Oikumene, Askiman Ajak Gereja Ciptakan Persahabatan Antar Umat Beragama

    Natal Oikumene, Askiman Ajak Gereja Ciptakan Persahabatan Antar Umat Beragama

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Askiman berharap gereja dapat berperan aktif dalam menciptakan rasa persahabatan antar sesama umat beragama maupun di tengah lingkungan masyarakat. Hal tersebut penting untuk dilakukan. Sebab, pesan persahabatan yang membawa kita semua kembali kepada sejarah bangsa Indonesia. “Cta-cita bersama dan perjuangan bersama bagi kemanusiaan, bagi indonesia yang bermartabat. Damai yang diciptakan […]

  • Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan di Era Digital
    OPD

    Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan di Era Digital

    • calendar_month Rab, 25 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lurah Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, Yenni Yunita melaksanakan sosialisasi pemberdayaan perempuan dalam dunia digitalisasi di Aula Kantor Lurah Kapuas Kanan Hilir, Rabu (25/10/2023). Hadir sebagai peserta adalah ibu-ibu kader posyandu, kader PKK kelurahan dan para pelaku usaha kecil menengah. Sementara hadir memberikan narasumber Syukur Saleh Kabid Komunikasi Publik pada Dinas Kominfo Sintang […]

  • Sekda Sintang Beri Pandangan Rujukan Online

    Sekda Sintang Beri Pandangan Rujukan Online

    • calendar_month Kam, 8 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kemudahan layanan yang diharapkan peserta JKN-KIS kini telah diberikan oleh BPJS Kesehatan dalam bentuk digitalisasi rujukan atau sistem rujukan online. Pada fase ini, diharapkan implementasi rujukan online dapat lebih baik dari sebelumnya dan tujuan untuk memudahkan dan memberikan kepastian layanan dapat dirasakan oleh pasien. Sistem rujukan online memberikan kepastian layanan kepada pasien serta mengurangi waktu tunggu antrean karena […]

  • Audiensi ke Kemendikti, Bupati Dorong Pembangunan Sekolah Unggulan Garuda

    Audiensi ke Kemendikti, Bupati Dorong Pembangunan Sekolah Unggulan Garuda

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menyatakan dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan pembangunan Sekolah Unggulan Garuda. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Mempawah, Erlina saat audiensi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Sains Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (14/8/2025). Bupati Erlina menyebut Sekolah Unggulan Garuda merupakan langkah strategis pemerintah pusat untuk mencetak sumber daya […]

  • Bupati Erlina Buka Wonderful Mempawah Festival 2025

    Bupati Erlina Buka Wonderful Mempawah Festival 2025

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Suasana meriah menyambut pembukaan Wonderful Mempawah Festival 2025 yang digelar di halaman Kantor Dinas Dikporapar, Jumat (16/5/2025) sore. Festival kebanggaan masyarakat Mempawah ini kembali hadir dengan semangat baru, mengusung kreativitas dan potensi lokal. Pada kesempatan tersebut, Bupati Mempawah, Hj Erlina secara resmi membuka acara tahunan yang kini masuk dalam Calendar of Event Kalimantan […]

  • Tinjau Ulang Pembatasan 1 NIK Hanya untuk 3 Kartu Perdana

    Tinjau Ulang Pembatasan 1 NIK Hanya untuk 3 Kartu Perdana

    • calendar_month Sen, 16 Apr 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Pusat (Pempus) membatasi satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya untuk registrasi tiga kartu perdana. Hal ini dinilai akan membunuh outlet-outlet penjualan  sim card. Olehkarenanya, DPRD Kabupaten Sintang meminta kebijakan tersebut ditinjau ulang. “Kalau bisa jangan dibatasi atau jumlahnya ditambah,” kata anggota DPRD Sintang, Kusnadi, Senin (16/4). Permenkominfo 12/2016 tersebut tentang Registrasi Pelanggan […]

expand_less