Breaking News
light_mode
OPD

Posko Sepulut Telan Rp300 Juta Dana Satgas Covid-19

  • calendar_month Rab, 2 Jun 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Posko Penyekatan Covid-19 di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk berakhir operasionalnya beberapa hari lalu usai beroperasi selama 26 hari sejak 6 Mei 2021.

Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sintang Bernard Saragih pun menjelaskan sumber dana dan total dana yang digunakan dalam operasional posko tersebut, Rabu (2/6/2021 ).

Saragih mengatakan bahwa pada tahap pertama yaitu penyekatan mudik yang dimulai pada 6 sampai 17 Mei 2021, operasional posko dibiayai dengan dana rutin penanganan Covid-19 yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang.

Sedangkan pada masa perpanjangan operasional posko sebanyak 2 kali untuk mengantisipasi arus balik lebaran yang dikhawatirkan akan menjadi sarana penularan virus melalui pelaku perjalanan, digunakan Biaya Tak Terduga (BTT).

“Sedangkan dari tanggal 18-31 Mei, sesuai dengan hasil rapat dan petunjuk Bupati, kita menggunakan dana BTT,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD Kabupaten Sintang ini.

Saragih pun mengatakan, total dana yang disalurkan untuk operasional Posko Penyekatan Sepulut mencapai lebih dari 300 juta rupiah.

“Berkisar 300 juta lebih. Dana yang saya sebutkan ini adalah yang dikelola oleh Sekretaris Satgas. Khusus untuk operasional, mulai dari pembuatan posko hingga uang lelah petugas,” ucapnya.

Lebih lanjut Saragih menjelaskan, dana tersebut dialokasikan untuk membayar uang harian petugas piket, uang makan, dan uang transport. Adapun petugas piket adalah tim gabungan dari TNI, Polri, Polisi Militer, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol-PP, dan masyarakat desa.

“Nah ini lagi kita siapkan SPJ. Uang lelah mereka semua ini akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing petugas jaga,” ucapnya.

Dana tersebut belum termasuk dengan pengadaan alat tes usap antigen yang digunakan untuk mengetes kesehatan pelaku perjalanan yang melewati Posko Penyekatan Sepulut.

“Antigen ini ada bantuan dari provinsi yang dikelola Dinas Kesehatan. Ada yang diadakan sendiri melalui dana penanganan Covid-19 di Dinas Kesehatan,” ucapnya.

Saragih mengatakan, usai Posko Penyekatan Sepulut diakhiri operasionalnya, Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang akan memfokuskan antisipasi penularan Covid-19 melalui pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di posko-posko yang ada di tingkat desa.

“Harapannya semua posko di desa sudah mulai aktif mencegah masyarakat-masyarakat kita yang kemungkinan pulang dari luar Sintang harus diisolasi. Jika ada gejala tertular Covid-19, silahkan langsung dibawa ke pelayanan medis agar langsung di swab,” pungkasnya. (LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Dikunjungi Norsan, PLN Langsung Survei Desa Suak Barangan

    Usai Dikunjungi Norsan, PLN Langsung Survei Desa Suak Barangan

    • calendar_month Ming, 19 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pasca kunjungan perdana Bupati Mempawah, H Ria Norsan ke Desa Suak Barangan, Kecamatan Sadaniang, survei dan pemetaan pun langsung dilakukan PT PLN (Persero) Rayon Mempawah. Bahkan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menawarkan solar cell untuk mengatasi belum teralirinya listrik di daerah tersebut. “Kita telah berusaha menjangkau layanan kelistrikan ke Desa Suak […]

  • 9 Siswa Wakili Sintang di OSN Kalbar

    9 Siswa Wakili Sintang di OSN Kalbar

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hasil Olympiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP/Mts se Kabupaten Sintang telah selesai dilaksanakan. Tercatat 9 nama yang berprestasi yang akan mewakili Sintang di tingkat provinsi pada 13 April 2019 mendatang. 9 nama yang mewakili Sintang pada OSN tingkat Provinsi Kalbar itupun, adalah: Hendri Andika Putra Rivaldi Aria Zhio Goffani Mufidah Fajariyanti Nadila Nur […]

  • Wow, Akta Lahir Pontianak Lampaui Target Nasional

    Wow, Akta Lahir Pontianak Lampaui Target Nasional

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar  – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak menggelar rapat Peningkatan Koordinasi Pencatatan Sipil Lintas Sektor di Aula Gedung Kantor Terpadu, Rabu (15/11). Kegiatan ini dalam rangka percepatan kepemilikan cakupan akta kelahiran usia 0-18 tahun. Kepala Disdukcapil Kota Pontianak Suparma menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 09 Tahun […]

  • Si Jago Merah Hanguskan Ruko Pasar Inpres

    Si Jago Merah Hanguskan Ruko Pasar Inpres

    • calendar_month Kam, 1 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sintang. Kali ini si jago merah menghanguskan sejumlah bangunan di kawasan Pasar Inpres Sintang, Kamis (1/10/2020) pukul 16.35 WIB. Belum diketahui pasti penyebab peristiwa kebakaran tersebut. Namun, Kasat Satpol PP dan Damkar Sintang, Martin Nandung mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar pukul 16.35 WIB. “Kalau ruko […]

  • Hadiri Naik Dango 2026, Wabup Ajak Masyarakat Jaga Warisan Leluhur

    Hadiri Naik Dango 2026, Wabup Ajak Masyarakat Jaga Warisan Leluhur

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi menegaskan bahwa tradisi Naik Dango bukan cuma ritual seremonial tahunan, melainkan warisan budaya dan spiritual masyarakat Dayak yang harus terus dilestarikan di tengah derasnya arus modernisasi. Penegasan tersebut disampaikannya saat menghadiri Ibadah Naik Dango Tahun 2026 yang dipusatkan di Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKI) Takong, Desa Sepang, […]

  • Yasser: Desa Bisa Pilih Penyaluran Dana Ketahanan Pangan Lewat BUMDes atau Kopdes Merah Putih
    OPD

    Yasser: Desa Bisa Pilih Penyaluran Dana Ketahanan Pangan Lewat BUMDes atau Kopdes Merah Putih

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat, menegaskan bahwa alokasi dana ketahanan pangan sebesar 20 persen dari Alokasi Dana Desa (ADD) bisa disalurkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau koperasi desa (Kopdes) Merah Putih. Opsi ini menjadi pilihan yang bisa ditentukan oleh masing-masing desa sesuai dengan […]

expand_less