Breaking News
light_mode

Pontianak Zona “Oranye”, Edi Minta Pelaku Usaha Dukung PPKM Level IV

  • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta para pelaku usaha untuk mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Kota Pontianak. Menurutnya, dengan upaya bersama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dengan pelaku usaha, Kota Pontianak diharapkan bisa keluar dari PPKM Level IV yang berlaku mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

“Hal ini akan tercapai kalau ada kerjasama dan dukungan dari pelaku usaha,” ujarnya usai sosialisasi Surat Edaran (SE) Wali Kota tentang PPKM Level IV di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Selasa (27/7/2021).

Sebagaimana diketahui, saat ini Kota Pontianak berada pada zona oranye dengan skor masih di angka 1,89. Skor itu, jelas Edi, masih dikategorikan pada level IV. Sebab untuk kategori level III, skor harus di atas angka 2 dengan zona oranye.

“Mudah-mudahan seiring berjalannya waktu hingga tanggal 2 Agustus 2021 mendatang, kondisi semakin membaik, levelnya turun ke level III, zona berubah menjadi zona kuning,” harapnya.

Dalam sosialisasi tersebut, pihaknya mengundang perwakilan para pelaku usaha, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), hotel, restoran, warung kopi dan lainnya untuk menyampaikan hal-hal berkaitan dengan PPKM Level IV. Di antaranya kelonggaran bagi usaha kuliner untuk mengizinkan pengunjung makan dan minum di tempat dengan ketentuan maksimum 25 persen dari kapasitas usaha.

“Intinya dalam PPKM Level IV ini adalah kelonggaran. Kalau sebelumnya makan minum di tempat tidak diizinkan, sekarang bisa makan minum di tempat dengan ketentuan maksimal 25 persen dari kapasitas,” ungkap dia.

Edi berharap adanya relaksasi atau kelonggaran ini bukan berarti masyarakat merasa euforia. Justru dirinya mengingatkan seluruh masyarakat Kota Pontianak ikut menjaga kondisi supaya terus membaik dengan mematuhi aturan-aturan yang diberlakukan selama PPKM Level IV ini serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Tak hanya relaksasi di sektor usaha, penyekatan di sejumlah ruas jalan pun sudah mulai dibuka.

“Penyekatan jalan juga sebagian besar sudah mulai dibuka kembali,” pungkasnya. (LK1/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenalkan Pola Makan Sehat Sejak Dini

    Kenalkan Pola Makan Sehat Sejak Dini

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka mencegah terjadinya gizi buruk dan membudayakan kebiasaan hidup sehat pada anak-anak, Dinas Kesehatan Kota Pontianak menginisiasi Gerakan Aksi Bergizi Tingkat Kota Pontianak di sekolah-sekolah. Pencanangan gerakan ini digelar di SMP Negeri 21 Pontianak Timur, Senin (20/2/2023). Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, pencanangan gerakan aksi bergizi ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran […]

  • Ibunda Gubernur Kalbar Meninggal Dunia

    Ibunda Gubernur Kalbar Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Duka mendalam dirasakan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji atas meninggalnya ibunda tercinta Hj. Djaedah binti Said Lajim, Sabtu (17/4/2021). Almarhumah wafat diusia 85 tahun akibat sakit dan langsung dimakamkan hampir bersebelahan dengan makam almarhum suaminya, H.M Tahir bin Abu Bakar yang wafat lebih dulu pada 2017 lalu. Keluarga besar Gubernur Sutarmidji beserta kerabat […]

  • Simulasi untuk Tingkatkan Pengamanan Tamu VIP dan Pejabat Negara

    Simulasi untuk Tingkatkan Pengamanan Tamu VIP dan Pejabat Negara

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kasus penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 menjadi evaluasi untuk meningkatkan keamanan tamu VIP dan pejabat negara. Termasuk di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat. Lalu, kemampuan seperti apa yang harus dimiliki personel pengamanan tamu VIP dan pejabat negara? Kapolsek Sepauk, […]

  • Ingat! 55 Relawan Demokrasi Wajib Patuhi Kode Etik

    Ingat! 55 Relawan Demokrasi Wajib Patuhi Kode Etik

    • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang, Hazizah mengingatkan 55 relawan demokrasi untuk Pemilu 2019 wajib mematuhi kode etik dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Dalam Petunjuk Pelaksanaan Program Relawan Demokrasi untuk Pemilu 2019,  Hazizah menyebutkan relawan demokrasi wajib mematuhi kode etik yang sudah ditetapkan. Berikut kode etik yang wajib dipatuhi 55 Relasi Kabupaten Sintang: […]

  • 8 Desa di Kecamatan Tempunak, Kurang Surat Suara

    8 Desa di Kecamatan Tempunak, Kurang Surat Suara

    • calendar_month Rab, 9 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejumlah TPS di Kabupaten Sintang, Kalbar, mengalami kekurangan surat suara saat pencoblosan Pilkada Sintang tahun 2020. Ketua Bawaslu Sintang, Fransiskus mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, ada 8 desa di Kecamatan Tempunak yang kekurangan surat suara. Desa tersebut di antaranya, Repak Sari kekurangan 92 surat suara, Pangkal Baru 84 surat suara, Pulau Jaya 164 […]

  • Wabup Pagi Minta OPD Susun Renstra Daerah

    Wabup Pagi Minta OPD Susun Renstra Daerah

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan, Pengganggaran dan Pengelolaan Aset Daerah ditutup Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi di Ballroom Hotel Swiss Bellin Kota Singkawang, Kamis (3/11/2022). Wabup Pagi berharap seluruh perserta bimtek untuk dapat memahami, mendalami serta menerapkan sistem yang dipelajari selama dua hari dan dapat dilaksanakan di jajaran Pemerintah Kabupaten Mempawah, terutama […]

expand_less