Breaking News
light_mode
OPD

Plt Camat Sintang Temukan Belanja Tak Rasional dalam Rancangan APBDes 2025

  • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sintang, Erwan Candra mengungkapkan masih ditemukan sejumlah kejanggalan dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025. Salah satu sorotan utama adalah adanya belanja yang dinilai tidak rasional, terutama dalam hal volume pengeluaran yang tidak sebanding dengan kebutuhan riil di lapangan.

Menurut Erwan Candra, hasil evaluasi terhadap rancangan Peraturan Desa terkait APBDes menunjukkan adanya pembelanjaan alat tulis kantor (ATK) dan benda pos berupa materai Rp10.000 yang jumlahnya dinilai berlebihan. Materai tersebut tercantum dalam tiga kegiatan utama, yakni, Penyediaan Operasional Pemerintah Desa (termasuk ATK, honor PKPKD dan PPKD), Penyusunan Dokumen Perencanaan Desa, serta Penyusunan Dokumen Keuangan Desa. Total kebutuhan materai yang diajukan dari ketiga kegiatan itu mencapai 230 lembar.

“Kalau kita hitung, satu tahun ada sekitar 360 hari. Setelah dikurangi hari libur dan hari tidak kerja, berarti hampir setiap hari kepala desa harus menandatangani surat yang bermaterai,” ujar Erwan Candra saat ditemui LensaKalbar.co.id, Jumat (16/5/2025).

Untuk memastikan keakuratan data, Erwan Candra mengaku telah mengkonfirmasi langsung ke salah satu desa mengenai kebutuhan riil materai selama satu tahun. Hasilnya, desa tersebut hanya membutuhkan sekitar 50 lembar materai per tahun, jauh di bawah angka yang dianggarkan dalam rancangan APBDes.

Selain pembelanjaan materai, Erwan Candara  juga menyoroti anggaran untuk Barang dan Jasa yang diserahkan kepada masyarakat dalam bentuk uang. Jenis belanja ini ditemukan dalam dua kegiatan. Pertama kegiatan 3.2.03: Penyelenggaraan Festival Kesenian, Adat/Kebudayaan, dan Keagamaan. Kedua kegiatan 3.3.03: Penyelenggaraan Festival/Lomba Kepemudaan dan Olahraga Tingkat Desa.

Dalam kedua kegiatan tersebut, kata Erwan Candra, dianggarkan belanja untuk hadiah perlombaan dalam bentuk uang tunai.

Menurut Erwan, penganggaran seperti ini perlu dikaji kembali agar tidak menimbulkan permasalahan dalam aspek pertanggungjawaban maupun efektivitas penggunaan anggaran desa.

“Prinsip kehati-hatian dan efisiensi harus selalu dikedepankan. Apalagi ini menyangkut uang negara yang harus benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Erwan Candra berpesan. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Sepakat 9.0128 Hektar Dibebaskan untuk Bangun Ruas Jalan Nasional

    Masyarakat Sepakat 9.0128 Hektar Dibebaskan untuk Bangun Ruas Jalan Nasional

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk pembangunan Relokasi Jalan Nasional Ruas Sungai Duri-Mempawah di Mempawah Convention Center, Selasa (22/9/2020). Relokasi jalan nasional ini merupakan bagian dari pembangunan Pelabuhan Internasional – Terminal Kijing sebagai Proyek Strategis Nasional yang direncanakan akan diresmikan Presiden Joko Widodo. Tercatat ada empat desa di Kecamatan […]

  • Bupati Erlina Instruksikan Tiga OPD Kembangkan UMKM Melalui Platform Digital

    Bupati Erlina Instruksikan Tiga OPD Kembangkan UMKM Melalui Platform Digital

    • calendar_month Sel, 12 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menerima kunjungan Tempo Media Group di Ruang Kerja Bupati Mempawah, Selasa (12/7/2022). Kedatangan Tempo Media Group ke Kabupaten Mempawah ingin beraudiensi langsung dengan Bupati Mempawah. Hal itupun berkaitan dengan perkembangan dan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kabupaten ini. Pada kesempatan tersebut, […]

  • Pameran Ekraf dan Kuliner Sintang Berlangsung Sukses Selama 8 Hari
    OPD

    Pameran Ekraf dan Kuliner Sintang Berlangsung Sukses Selama 8 Hari

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gelaran Pameran Ekonomi Kreatif dan Kuliner serta Gebyar Musik Etnik yang berlangsung selama delapan hari di Stadion Baning Sintang resmi berakhir, Kamis (15/5/2025) malam. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sintang ini mencatatkan transaksi ekonomi yang sangat signifikan, yaitu lebih dari Rp2 miliar. Acara yang dibuka secara resmi […]

  • Dari Manis Raya untuk Indonesia

    Dari Manis Raya untuk Indonesia

    • calendar_month Sel, 12 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1439 Hijriyah sejatinya bertepatan 21 September 2017 Masehi. Tetapi warga Desa Manis, Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang sudah mulai merayakannya. Kemeriahannya sama dengan Tahun Baru Masehi. “Ini acara pertama yang saya hadiri dalam rangka Tahun Baru Hijriyah, semeriah Tahun Baru Masehi,” kata dr. Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang, usai […]

  • 2024, DPRD Akan Bahas 15 Raperda

    2024, DPRD Akan Bahas 15 Raperda

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius didampingi Wakil Ketua DPRD Sintang, Heri Jambri memimpin Rapat Paripurna ke-16 Masa Persidangan III Tahun 2023 di Ruang Sidang Utama DPRD Sintang, Jumat (17/11/2023). Rapat ini memutuskan untuk menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Sintang Tahun 2024. Pada kesempatan tersebut, Florensius Ronny menjelaskan […]

  • Ditarget Rp177,9 Miliar, Realisasi PAD Sintang 2019 Hanya Rp172,2 Miliar

    Ditarget Rp177,9 Miliar, Realisasi PAD Sintang 2019 Hanya Rp172,2 Miliar

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun anggaran 2019 lalu, Pemerintah Kabupaten Sintang menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp177, 9 miliar. Realisasinya hanya Rp172, 2 miliar atau 96,82 persen. Berdasarkan data Bappenda Kabupaten Sintang, kontribusi PAD terhadap penerimaan daerah sampai dengan triwulan IV tahun 2019 masih di bawah 25 persen. Ihwal tersebut mesti menjadi perhatian serius bagi semua […]

expand_less