Breaking News
light_mode

Pendidikan, Generasi Z dan Era Industri 4.0

  • calendar_month Rab, 22 Jan 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Baru saja generasi milenial atau generasi Y mengguncang dunia, kini generasi baru di bawahnya mulai muncul ke permukaan.

Generasi baru tersebut dikenal sebagai generasi Z. Mereka adalah anak muda yang lahir pada era 2000-an. Itu artinya, saat ini mereka tengah berproses sebagai seorang remaja.

Generasi Z memiliki karakteristik berbeda dibandingkan generasi Y atau bahkan generasi X (baby boomers). Generasi Z lahir saat teknologi digital tengah berkembang pesat. Generasi ini juga lebih melek internet dibandingkan generasi-generasi sebelumnya.

Olehkarenanya, Wakil Bupati Mempawah, M Pagi menyambut baik seminar pendidikan dengan tema “Tantangan Pendidikan Pada Abad 21 Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidik Di Era Digital” yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah (STAIM), Senin (20/1/2020) lalu.

Menurutnya, pendidikan masa depan adalah pendidikan yang tanggap dengan tantangan persaingan dan kerjasama global. Terutama dalam menjawab tantangan di era revolusi industry 4.0.

Karena itu, tenaga pendidik juga diharapkan mampu menyesuaikan perekembangan zaman dan menjawab tantang revolusi industry 4.0 itu.

“Saya minta tenaga pendidik di Kabupaten Mempawah terus semangat dalam memberikan ilmu kepada anak didiknya, dan tidak lupa juga untuk terus dan selalu menciptakan inovasi dan kreasi dalam menyampaikan pesan kepada anak didiknya,” katanya.

Inovasi dan kreasi yang dimaksud, Wabup Mempawah itu suatu metode pembalajaran yang dapat dipahami dan dimengerti oleh anak-anak didiknya, sehingga mereka dapat cepat paham dalam menerima ilmu yang diterapkan masing-masing sekolah.

“Seminar pendidikan ini merupakan kegiatan yang sangat positif bagi tenaga pendidik maupun anak didik. Saya sangat senang pihak STAIM dalam HUT ke 5 ini mengadakan kegiatan seminar yang sangat bermanfaat bagi guru-guru kita dan menambah khasanah ilmu serta kompetensi pribadi,” ujarnya.

Ketua STAIM, Rondang mengatakan bahwa seminar pendidikan yang dilaksanakan tersebut sebagai bentuk STAIM konsen terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Mempawah. Apalagi,
melihat tantangan yang akan dihadapi oleh tenaga pendidik pada saat ini.

“Kami sebagai institusi yang bergerak di dunia pendidikan, melihat tantangan tenaga pendidik semakin kompleks, karena dituntut untuk bersaing dalam revolusi industry 4.0. Ini sangat berat. Namun, harus dilalui bersama,” pumgkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang Pontianak Barat, Prioritaskan Jalan dan Drainase Lingkungan

    Musrenbang Pontianak Barat, Prioritaskan Jalan dan Drainase Lingkungan

    • calendar_month Kam, 11 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Infrastruktur masih menjadi prioritas sasaran pembangunan di wilayah Kecamatan Pontianak Barat. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menerangkan, pihaknya fokus pada sektor tersebut lantaran pada tahun 2020 lalu pembangunan fisik sempat terkendala akibat pandemi Covid-19. “Oleh sebab itu kita kembali lanjutkan pembangunan infrastruktur tersebut di wilayah Pontianak Barat ini,” ucapnya usai membuka Musyawarah Perencanaan […]

  • Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, Edi Dorong OPD Bentuk Humas

    Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, Edi Dorong OPD Bentuk Humas

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kelurahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengoptimalkan fungsi bagian Hubungan Masyarakat (Humas). Dia menilai seluruh OPD hingga kelurahan di lingkungan pemerintah Kota Pontianak harus bisa memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Edi meminta seluruh ASN di lingkungan Pemkot Pontianak untuk […]

  • Sintang Gelar Sosialisasi Ketaspenan untuk ASN yang Pensiun

    Sintang Gelar Sosialisasi Ketaspenan untuk ASN yang Pensiun

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang yang diwakili Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Bidang Pemerintahan, Syarief Yasser Arafat membuka Sosialisasi Pembekalan Ketaspenan Bagi Aparatur Sipil Negara yang akan memasuki batas usia pensiun pada Tahun 2021 di Pendopo Bupati Sintang,  Rabu (18/3/2020). Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Syarief Yasser Arafat menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang menyampaikan banyak […]

  • Sukseskan Pemilu 2024
    OPD

    Sukseskan Pemilu 2024

    • calendar_month Kam, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang bertekad mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi melalui Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang dengan melaksanakan sosialisasi pendidikan politik kepada masyarakat di 14 kecamatan. Hal tersebut disampaikan Kepala Kesbangpol Sintang, Kusnidar saat ditemui, Kamis (12/10/2023). Kusnidar menjelaskan bahwa tugas pokok dan fungsi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten […]

  • Upacara HUT RI ke-75 Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Bupati Erlina Ajak Masyarakat Pertahankan Zona Hijau Covid-19

    Upacara HUT RI ke-75 Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, Bupati Erlina Ajak Masyarakat Pertahankan Zona Hijau Covid-19

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang diperingati di Halaman Kantor Bupati Mempawah terlihat khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, Senin (17/8/2020). Para peserta maupun undangan upacara yang hadir di lokasi, diwajibkan memakai masker serta jaga jarak dengan jumlah terbatas. Meskipun saat ini Kabupaten Mempawah zona hijau Covid-19, […]

  • Pelaku FS: <b>“Saya Menyesal”</b>

    Pelaku FS: “Saya Menyesal”

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah berhasil ditangkap pihak kepolisian, pelaku FS mengaku semua perbuatannya. Bahkan pelaku menyesal telah menghilangkan nyawa korban (kepsek,red). “Saya tidak ada niat membunuh. Semuanya terjadi spontan karena terbawa emosi. Saya menyesal,” ujarnya saat ditemui sejumlah awak media, di Mapolres Sintang, Kamis (17/10/2019). Dengan nada terbata-bata, FS mengatakan sebilah pisau dapur yang dibawanya hanya […]

expand_less