Breaking News
light_mode

Penantian Suplai Listrik 24 Jam, Pemkab Jangan Lepas Tangan

  • calendar_month Sel, 22 Mei 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Keinginan masyarakat Kelurahan Batu Lalu dan Desa Kelansam, Kecamatan Sintang untuk menikmati suplai listrik 24 jam dari PLN, terus menjadi penantian panjang.

Pasalnya, selain janji mengalirkan listrik ke daerah yang hanya jarak tempuhnya 5 Kilometer dari Ibu Kota Kabupaten itu tak kunjung terealisasi, meski sempat direncanakan pertengahan tahun, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang terkesan lepas tangan.

“Kita sudah menyurati Pemerintah Kabupaten Sintang dan PLN. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan terkait hal ini. Jadi kita minta Pemkab Sintang peduli terhadap masalah listrik ini,” kata Anggota DPRD Sintang, Hamzah Sopian, Senin (21/5).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengungkapkan, bahwa warga yang berpenduduk kurang lebih 500 jiwa tersebut harus mengeluarkan uang yang cukup banyak, agar rumahnya dapat terang dan anak-anak dapat belajar dengan baik.

“Satu malam mereka bisa saja mengeluarkan uang lebih dari Rp20 Ribu untuk membeli bensin atau solar untuk menghidupkan Genset. Itu juga tidak semua warga yang bisa melakukannya, karena tidak semua yang memiliki alat itu,” ucap Hamzah.

Olehkarenanya, Hamzah berharap Pemkab Sintang dapat lebih mendorong PLN untuk mengalirkan listrik ke daerah yang tidak jauh dari pusat kota ini. Sehingga masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, dapat belajar dengan baik karena adanya penerangan tersebut.

“Mereka juga warga negara Indonesia, mereka juga berhak untuk mendapatkan fasilitas listrik tersebut. Terlebih lagi anak-anak di usia sekolah. Untuk itu Saya sangat berharap ada solusi untuk permasalahan listrik ini,” jelas Hamzah. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sintang Didemo, Ketua Dewan Jawab dan Tandatangani 4 Tutuntutan GMNI

    DPRD Sintang Didemo, Ketua Dewan Jawab dan Tandatangani 4 Tutuntutan GMNI

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sintang menggelar aksi di depan Kantor DPRD Kabupaten Sintang, Rabu (20/7/2022). Aksi demonstrasi ini diterima Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny didampingi Wakil Ketua DPRD, Jeffray Edward, dan sejumlah anggota DPRD lainnya. Ada empat tuntutan yang diusung mahasiswa dalam aksi […]

  • Diduga Dua Caleg Dapil 3 Lakukan Politik Uang, Bawaslu: Tidak Ada Temuan dan Laporan yang Masuk

    Diduga Dua Caleg Dapil 3 Lakukan Politik Uang, Bawaslu: Tidak Ada Temuan dan Laporan yang Masuk

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Beredar informasi dua calon anggota legislatif (Caleg) yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Sintang 3 diduga melalukan praktik politik uang (Money Politic), di Desa Mantir dan Merarai Satu, Kecamatan Tebelian. Untuk memastikan ihwal tersebut, Lensakalbar.com, Kamis (18/4/2019), mengkonfirmasinya ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sintang. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sintang, Fransiskus […]

  • Bupati Jarot Minta Status Jalan Provinsi Diprioritaskan

    Bupati Jarot Minta Status Jalan Provinsi Diprioritaskan

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Tatkala menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat di Pendopo Bupati Sintang, Rabu (15/01/2020) lalu, Bupati Sintang, Jarot Winarno berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kalbar terkait ruas jalan status provinsi yang rusak yakni, Jalan Sintang – Semubuk, kemudian Simpang Medang – Nanga Mau, Nanga Mau – Tebidah, kemudian […]

  • Kawasan Pesisir Pantai Mempawah jadi Perhatian Serius Pempus

    Kawasan Pesisir Pantai Mempawah jadi Perhatian Serius Pempus

    • calendar_month Sen, 20 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penataan kawasan pesisir pantai di Kabupaten Mempawah menjadi perhatian serius pemerintah pusat (Pempus). Karenanya pemerintah daerah setempat menggandeng Universitas Tanjung Pura, agar kawasan pesisir itu dapat bernilai ekonomi bagi masyarakat. “Kita berkumpul dengan niat yang sama ingin menjadikan kawasan pesisir pantai ini bisa bernilai ekonomi, memberikan manfaat kepada masyarakat dan membuka mata pencarian […]

  • Jika Tiada Kendala, Belajar Tatap Muka Akan Diperluas

    Jika Tiada Kendala, Belajar Tatap Muka Akan Diperluas

    • calendar_month Sen, 22 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Hari pertama pembelajaran tatap muka di beberapa sekolah negeri SD dan SMP yang menjadi percontohan di Kota Pontianak berjalan lancar. Satu-persatu siswa masuk ke kelas dengan mengikuti protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh, hingga memasuki kelas. Meskipun tidak seluruh sekolah, namun di enam kecamatan se-Kota Pontianak, ada satu SD dan […]

  • Pulang dari Jakarta dan Malaysia, 9 Warga Mempawah Timur Diperiksa Tim Medis

    Pulang dari Jakarta dan Malaysia, 9 Warga Mempawah Timur Diperiksa Tim Medis

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim medis Puskesmas Bakau Kecil memeriksa 9 warga Kecamatan Mempawah Timur. 3 di antaranya merupakan warga Kelurahan Pasir Wan Salim. Ketiganya dikabarkan baru saja pulang dari Jakarta. Sementara 6 warga lainnya merupakan warga Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur. Keenamnya adalah TKI yang baru pulang dari Malaysia. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap […]

expand_less