Breaking News
light_mode

Pemkot Pontianak Akan Lebarkan Jalan Daya Nasional

  • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan melanjutkan beberapa proyek pembangunan yang sempat tertunda. Satu di antaranya pelebaran Jalan Daya Nasional Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan pihaknya akan melanjutkan pelebaran Jalan Daya Nasional. “Jalan Daya Nasional akan dilebarkan dua hingga tiga meter,” ungkapnya saat meninjau lokasi jalan tersebut, Rabu (29/7/2020).

Setelah pelebaran jalan itu, lanjutnya, dilanjutkan dengan penataan kawasan agar lalu lintas kendaraan lancar. Edi menambahkan, pelebaran jalan merupakan bagian dari peningkatan jalan. Tujuannya untuk kelancaran arus lalu lintas. Seperti halnya Jalan Daya Nasional yang menjadi jalan pintas antara Jalan Ahmad Yani dan Imam Bonjol.

“Kita juga akan melanjutkan peningkatan ruas Jalan H Rais A Rahman tahun ini,” sebutnya.

Sementara untuk trotoar Jalan Ahmad Yani juga akan dilanjutkan dari Auditorium Untan hingga Bundaran Digulis. Kemudian dari Parit Tokaya hingga Jalan MT Haryono. Demikian pula di Jalan H Rais A Rahman dari gertak tiga hingga Jalan Bukit Barisan. Pembangunan tersebut diakuinya memang sempat tertunda akibat realokasi dan refocusing.

“Setelah perhitungan ulang memang ada anggaran yang dialokasikan untuk melanjutkan pembangunan,” tutur Edi.

Menurutnya, ada beberapa pekerjaan yang akan dimulai setelah proses lelang sudah selesai. Diantaranya trotoar Jalan Ahmad Yani hingga Bundaran Digulis. Kemudian overlay di Jalan Gusti Hamzah, Dokter Wahidin Sudirohusodo dan beberapa ruas jalan lainnya.

“Kemudian ada lanjutan penurapan dan trotoar di Jalan HOS Cokroaminoto,” terangnya.

Edi menuturkan pada saat adaptasi kebiasaan baru beberapa kegiatan fisik tengah dilakukan diantaranya pembenahan ratusan jalan lingkungan dan drainase. Selanjutnya ada beberapa hal lain yang akan difokuskan diantaranya pembebasan lahan duplikasi Jembatan Kapuas I.

“Target saya September sudah harus selesai. Kita akan sampaikan ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera menganggarkan pada 2021,” pungkasnya. (LK1/mau/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Minta Pemerintah Perhatikan Kualitas Air Bersih di Kayan Hilir dan Hulu

    Dewan Minta Pemerintah Perhatikan Kualitas Air Bersih di Kayan Hilir dan Hulu

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa mengharapkan pemerintah daerah dapat mengoptimalkan akan kebutuhan air bersih, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang kawasan sungai Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu. Persoalan kebutuhan akan air bersih ini, kata Santosa, menjadi hal utama yang dikeluhkan masyarakat di daerah pemilihannya ketika melakukan reses […]

  • Dirgahayu Kota Sanggau, Pangdam XII/Tpr: Tetap Jaga Kondusifitas Wilayah

    Dirgahayu Kota Sanggau, Pangdam XII/Tpr: Tetap Jaga Kondusifitas Wilayah

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Dalam rangka meningkatkan sinergitas antara Kodam XII/Tanjungpura dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau, Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab didaulat menjadi Inspektur Upacara pada upacara peringatan Hari Jadi ke-403 Kota Sanggau, Kamis (4/4/2019). Upacara dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Sanggau, dengan tema “Sanggau Rumah Kita, Bermartabat Untuk Semua Orang, Ukir Sejarah Untuk Maju […]

  • Puluhan Ruko Sungai Pinyuh Hangus Terbakar, Bupati Minta Polisi Bantu Korban Amankan TKP

    Puluhan Ruko Sungai Pinyuh Hangus Terbakar, Bupati Minta Polisi Bantu Korban Amankan TKP

    • calendar_month Kam, 3 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kamis, (3/8/2023), masyarakat Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah kembali dikejutkan dengan peristiwa kebakaran puluhan rumah toko atau ruko di Komplek Jalan Pasar Beringin. Belum diketahui pasti penyebab peristiwa kebakaran tersebut terjadi, namun hingga berita ini diturunkan belum ada ditemukan korban jiwa atas peristiwa kebakaran yang menghanguskan puluhan ruko itu. Bupati Mempawah, Hj Erlina mengetahui […]

  • Bupati Jarot Klaim Sintang “Forest Governance” Terbaik di Indonesia

    Bupati Jarot Klaim Sintang “Forest Governance” Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, Pemerintah Kabupaten Sintang mengklaim bahwa Sintang merupakan daerah dengan “Forest Governance” terbaik di Indonesia yang didukung pemanfaatan hutan dan lahan paling bagus. Perihal inipun diungkapkan Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) dan sosialisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) untuk Sumber Tanah Objek Reformasi Agraria […]

  • Midji Minta Santri Implementsikan UU Pesantren

    Midji Minta Santri Implementsikan UU Pesantren

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji mengharapkan kepada para Santri agar mengimplemantasikan Undang- undang tentang Pesantren. Pasalnya ihwal tersebut membuat santri setara dengan pendidikan formal lainnya. “Sekarang itu pesantren setara dengan pendidikan formal lainnya, bahkan mereka punya nilai plus karena pelajaran agamanya lebih kuat,” kata Sutarmidji saat menjadi pembina upacara Hari Santri di Halaman Kantor […]

  • Sekda Kartiyus Pastikan PBB-P2 Sintang Tak Akan Naik

    Sekda Kartiyus Pastikan PBB-P2 Sintang Tak Akan Naik

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Meski 104 kabupaten/kota di Indonesia sudah menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk menutupi efisiensi dan berkurangnya dana transfer pusat, Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan tidak akan mengikuti langkah tersebut. “Kita terakhir menetapkan nilai PBB-P2 itu tahun 2014. Sudah 11 tahun tidak pernah diubah. Kami tidak ingin meningkatkan PAD dengan […]

expand_less